#luka dan obat
Explore tagged Tumblr posts
alfisyahrin · 1 year ago
Text
Kadang allah menutup jalan yang sedang kamu tuju supaya kamu berbelok mencari jalan yang lain.
dimana fiddunya hasanah wa fil aakhiroti hasanah yang kamu minta dalam doa-doamu ada di jalan itu.
60 notes · View notes
albertaverony · 5 months ago
Text
Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media
KLIK WA 087770986673, Obat Luka Lambung, Obat Luka Air Panas, Obat Luka cakar, Obat Luka Biar Cepat Kering Melayani Nganjuk, Obat Luka Biar Cepat Kering Melayani Tabanan, Obat Luka Biar Cepat Kering Melayani Wonogiri . Ramuan Herbal Ekstrak Cangkang Kepiting China yang mengandung bahan efektif untuk pengering luka luar dan luka dalam dengan waktu penyembuhan yang LEBIH CEPAT. . Alamat Pengiriman : Perumahan Griya Sakinah Jl. Kyai Mbilung Gang Mubarak Kumpul Rejo Argomulyo Salatiga Jawa Tengah (Dekat SMA Al Azhar 30 Salatiga) Google Maps : Agen Resmi Tiens dan Tianshi Syariah Salatiga.
0 notes
agenobatjerawat · 8 months ago
Text
GARANSI 100%!! WA 0811-1115-754, Obat Jerawat Alami
Tumblr media
KLIK https://wa.me/628111115754, Obat Jerawat Batu Paling Ampuh, Obat Jerawat Batu di Apotik, Obat Jerawat Batu Alami, Obat Jerawat Batu Paling Ampuh di Apotik Dan Harganya, Obat Jerawat Batu di HidungAbaha DermaTerbuat dari 100% Murni Ekstrak Herbal Alami1. Centella asiatica herba (Pegagan)2. Curcuma xanthorrhiza rhizoma (Temulawak)3. Curcuma domestica Rimpang (Kunyit)4. Curcuma zedoaria rimpang (Temu Putih)5. Abrus precatorius folium (Daun Sega)KhasiatMembantu mengatasi jerawatMengurangi radang pada luka jerawatAnti penuaan diniMenghaluskan kulitMenangkal radikal bebasMelembapkan kulitMencerahkan kulitAturan Pakai Dewasa: 2 kali sehari 2 kapsulNomor Pokok Wajib Pajak 243 014 591Di Produksi oleh:CV. Toga Nusantarabekasi - IndonesiaDidistribusikan oleh:CV. Abaha Herbal UmmahBogor IndonesiaHARGA GROSIR LEBIH MURAH!!Whatsapp : 0811-1115-754Shopee : ABAHA HERBAL UMMAH #ObatJerawatAmpuh, #ᴏʙᴀᴛᴊᴇʀᴀᴡᴀᴛᴀᴍᴘᴜʜ, #ObatJerawatAmpuhDanCepat, #ObatJerawatAmpuhi, #ObatJerawatAmpuhApotik, #ObatJerawatAmpuhAlami, #ObatJerawatAmpuhAman, #ObatJerawatAmpuhAlamiIndonesia, #ObatJerawatAmpuhAtasiJerawat, #ObatJerawatAmpuhBekasiObat Jerawat Batu Di Apotik Paling Ampuh, Obat Jerawat Batu Paling Ampuh di Apotik Dan Harganya, Obat Jerawat Batu Paling Ampuh Alami, Cara MENGHILANGKAN Jerawat Batu Secara Alami Dalam 1 Hari, Obat Apotik Penghilang Jerawat Dan Bekasnya, Cara Menghilangkan Jerawat Batu Dengan Cepat, Obat Jerawat Batu Di Pipi, Obat Jerawat Batu untuk Pria
0 notes
abahaderm · 8 months ago
Text
Obat Jerawat Herbal
Tumblr media
1 note · View note
jndmmsyhd · 17 days ago
Text
Setiap sakit akan ada obat dan masa sembuhnya, setiap luka akan ada yang membasuhnya, bahkan setiap dosa akan sangat mudah bagi Allah untuk menghapusnya.
Dan ternyata, semua itu berkumpul dalam 1 waktu, saat kamu menangis dalam doamu, tak ada yang tahu kecuali kamu dan Tuhanmu. Malam ini, bangunlah, mendekatlah, menengadahlah, berceritalah pada Tuhanmu.
216 notes · View notes
catatanmudri · 1 month ago
Text
Menjadi dewasa berarti hidup di bawah ekspektasi yang tak pernah surut, dihujani tuntutan dan tatapan yang seakan selalu mencari celah untuk menghakimi. Di tengah masyarakat yang sibuk menakar nilai hidup dari gaji, status, dan seberapa cepat seseorang “jadi orang,” bertahan tanpa kehilangan diri sendiri sudah bisa dianggap pencapaian—meski tak ada yang peduli, apalagi memberi selamat.
Karena, di dunia yang sibuk menghitung pencapaian dengan angka, siapa peduli pada mereka yang hanya berusaha bertahan? Tak ada medali untuk orang-orang yang sekadar menjaga diri agar tidak hancur. Tak ada piala bagi mereka yang bangun pagi bukan untuk menaklukkan dunia, tapi sekadar untuk tidak tenggelam dalam beban hidup.
Lucunya, kita tumbuh dengan doktrin bahwa dewasa itu soal mapan—punya pekerjaan bagus, rumah sendiri, tabungan stabil. Seolah-olah hidup hanya tentang naik pangkat, beli aset, lalu pensiun dengan tenang. Tak ada yang mengajarkan bahwa dewasa juga berarti menghadapi hari-hari penuh ketidakpastian, bertahan dalam kesunyian yang kadang menyesakkan, dan menerima bahwa tak semua luka bisa segera sembuh.
Tapi begitulah hidup. Ia tak selalu memberi penghargaan, tak selalu menawarkan jeda. Kita dipaksa berlari meski napas sudah sesak, dipaksa kuat meski hati sudah lelah. Dan di antara semua tuntutan itu, mungkin satu-satunya yang bisa kita lakukan adalah tetap berjalan—meski tertatih, meski sendiri, meski tanpa tepuk tangan.
Kau berjalan di antara waktu, menggenggam janji-janji yang lama basi, dengan pundak yang dipaksa tegak meski lelahnya sudah menjalar hingga ke ubun-ubun. Di kantong celanamu, ada sebundel kuitansi kehidupan: listrik, kontrakan, cicilan motor, dan harga diri. Segalanya ditagih setiap bulan, kecuali harga diri—itu ditagih setiap hari.
Orang-orang bilang, menjadi dewasa adalah soal membangun rumah. Tapi di kota ini, rumah adalah suatu benda abstrak: bisa berupa kamar petakan dengan kipas angin yang berdecit, atau sekadar tempat duduk kosong di angkringan, di mana kau bisa meletakkan ransel dan pura-pura tidak tersesat. Rumah bisa berarti sepasang telinga yang tabah mendengar keluhmu tanpa menagih balasan. Atau, rumah adalah notifikasi WhatsApp dari bapak: “Kapan pulang?”
Pulang.
Kata itu adalah utopia bagi mereka yang berangkat terlalu jauh. Pulang bukan lagi perkara jalan dan alamat, tapi juga keberanian untuk mengakui bahwa hidup ini tak seindah rencana. Bahwa ekspektasi yang dulu kau rawat seperti anak kandung, kini tumbuh menjadi menuntut lebih banyak daripada yang bisa kau beri.
Jadi kau berjalan lagi. Ke warung kopi kesukaan, tempat cangkir retak dan bangku kayu lebih setia daripada beberapa orang yang pernah kau kenal. Kau pesan kopi hitam, pahitnya lebih jujur daripada banyak hal di dunia ini.
Menjadi dewasa adalah berdamai dengan ketidakpastian. Mengerti bahwa tak semua luka butuh obat, kadang hanya perlu waktu. Bahwa tidak semua keinginan harus dikejar, beberapa lebih baik dibiarkan menjadi kenangan.
Dan malam ini, di antara bisiknya kota yang tak peduli, kau tetap melangkah. Tidak harus menang, tidak harus megah—cukup tidak tumbang.
101 notes · View notes
kevinsetyawan · 2 months ago
Text
Rapuh
Tumblr media
Saat aku tak tahu lagi sedang berada dimana diriku terbayang tidur di tengah hamparan luas, memimpikan dirimu datang kembali memeluk jutaan luka pada diriku.
Melawan permainan takdir yang begitu nyata ini yang membuat diriku kian rapuh bagaimana aku bisa menghadapi hari hari kedepannya lagi.
Bukankah engkau selalu mengerti bagaimana laki laki yang kuat sebenarnya ialah yang rapuh dari dalam.
Duduklah sebentar kita nikmati hari ini tanpa batas ruang dan waktu biarkan luka yang menganga ini perlahan sembuh, jangana biarkan dirimu menjadi obat sekaligus luka bagi yang lainnya
24 notes · View notes
arsualas · 3 months ago
Text
Menerima Luka dan Menyembuhkan Diri
Luka, baik itu fisik maupun emosional, selalu meninggalkan bekas. Ada kalanya luka itu dapat terlihat jelas, seperti goresan di kulit, atau terkadang tersembunyi dalam-dalam di dalam hati kita. Namun, satu hal yang pasti: luka tidak bisa disembuhkan hanya dengan harapan atau keinginan semata. Penyembuhan adalah proses, dan sering kali, luka memerlukan waktu untuk benar-benar sembuh. Seperti halnya memaafkan, yang sering kita anggap sebagai solusi instan untuk menghilangkan rasa sakit—memaafkan ternyata bukanlah obat mujarab yang bisa menghapus segala perasaan terluka dalam sekejap.
Memaafkan, meskipun sering dianggap sebagai kunci utama untuk penyembuhan, pada kenyataannya bukanlah langkah yang mudah atau cepat. Memaafkan bukan berarti melupakan atau menerima segala yang telah terjadi tanpa memperhitungkan dampaknya. Memaafkan adalah proses yang membutuhkan waktu, pengertian, dan, yang terpenting, kesabaran.
Ketika kita terluka, terutama oleh orang-orang yang kita percayai atau cintai, rasa sakitnya tidak akan hilang hanya dengan satu kata maaf. Memaafkan bisa menjadi langkah pertama untuk melepaskan beban emosional, namun proses ini jauh lebih kompleks daripada sekadar mengatakan kata "maaf". Memaafkan membutuhkan kita untuk menghadapi perasaan yang terkadang sangat dalam dan rumit—perasaan marah, kecewa, bahkan rasa tidak adil yang terpendam dalam diri kita. Memaafkan tidak serta-merta menghapus rasa sakit itu; yang ada adalah sebuah ruang untuk memulai proses pemulihan.
Penyembuhan diri, pada kenyataannya, dimulai dengan menerima luka tersebut. Menerima bahwa kita merasa terluka dan mengakui bahwa perasaan itu ada. Luka emosional sering kali dianggap sebagai kelemahan, sehingga kita cenderung menyembunyikannya atau mengabaikannya. Padahal, dengan menerima luka, kita memberi diri kita kesempatan untuk merasa dan meresapi proses penyembuhan itu. Jika kita terus-menerus menekan perasaan kita, luka tersebut hanya akan mengakar lebih dalam dan semakin sulit untuk disembuhkan.
Proses menerima luka tidak berarti kita harus menyetujui tindakan yang menyebabkan kita terluka, tetapi lebih kepada memberi diri kita ruang untuk merasakan sakit itu tanpa rasa malu. Hanya dengan begitu kita bisa mulai memproses perasaan tersebut dan melangkah menuju pemulihan. Penyembuhan emosional tidak bisa dipaksakan; itu adalah perjalanan yang memerlukan waktu dan penerimaan.
Setelah menerima luka, barulah kita bisa mulai membicarakan tentang memaafkan. Tetapi sekali lagi, memaafkan bukanlah langkah yang instan. Proses ini memerlukan waktu yang bervariasi bagi setiap orang. Ada kalanya kita merasa bahwa memaafkan adalah hal yang mustahil dilakukan, dan itu adalah hal yang wajar. Kadang-kadang, kita harus memberi diri kita waktu untuk tidak langsung "baik-baik saja" hanya karena kita sudah memaafkan seseorang.
Memaafkan bukan tentang membenarkan tindakan orang lain atau melupakan kesalahan yang terjadi. Memaafkan adalah tentang membebaskan diri kita dari beban emosional yang menghantui kita, yang sering kali menghalangi kita untuk melanjutkan hidup. Memaafkan memberi kita kesempatan untuk melangkah maju tanpa terikat oleh kebencian atau rasa sakit yang lama terpendam.
Namun, meskipun memaafkan adalah langkah penting, kita juga harus sadar bahwa luka tidak sembuh dalam semalam. Kadang-kadang, meskipun kita telah berusaha untuk memaafkan, rasa sakit itu tetap ada. Itu adalah bagian dari proses. Memaafkan, meskipun itu adalah tindakan yang membebaskan, memerlukan kesabaran dan keteguhan untuk terus berusaha hingga akhirnya kita bisa menemukan kedamaian dalam diri kita.
Penyembuhan diri, pada akhirnya, adalah tentang memberi kesempatan pada diri kita untuk tumbuh melalui luka tersebut. Luka yang kita alami bisa menjadi guru yang mengajarkan kita banyak hal—tentang kekuatan kita, tentang ketabahan, dan tentang bagaimana kita bisa mencintai diri kita sendiri meskipun telah terluka. Terkadang, luka mengajarkan kita untuk melihat dunia dengan cara yang lebih lembut, lebih bijaksana, dan lebih penuh kasih.
Seperti halnya memaafkan yang bukanlah obat instan, begitu juga dengan penyembuhan luka. Tidak ada jalan pintas untuk itu. Proses ini membutuhkan waktu, perhatian, dan usaha yang konsisten. Kita mungkin akan terjatuh beberapa kali, merasa kesakitan, atau merasa bahwa kita tidak akan pernah benar-benar sembuh. Namun, setiap langkah kecil yang kita ambil menuju pemulihan adalah bagian dari perjalanan yang lebih besar. Melalui luka, kita belajar tentang ketahanan, keikhlasan, dan kekuatan diri kita yang sejati.
Pada akhirnya, menerima luka, menyembuhkan diri, dan memaafkan bukanlah tentang menghapus apa yang telah terjadi, melainkan tentang memberi kita kesempatan untuk menjadi lebih baik. Luka akan selalu ada sebagai bagian dari perjalanan hidup kita, namun bagaimana kita menghadapinya—dengan menerima, memaafkan, dan akhirnya sembuh—adalah yang akan menentukan siapa kita ke depannya. Dalam setiap luka, ada potensi untuk menemukan kedamaian, dan dalam setiap proses penyembuhan, ada peluang untuk tumbuh menjadi lebih kuat dan lebih bijaksana.
-s.b
16 notes · View notes
nonaabuabu · 1 year ago
Text
Untuk Kau di Masa Depan
Tumblr media
Aku tidak tahu kau siapa dan jika pun kau adalah nama yang pernah aku simpan, tubuh yang pernah memelukku erat atau bibir yang pernah menjanjikan aku istana, aku tetap ingin meninggalkan ini untuk siapapun kau.
Jelas kau tahu tak ada yang sempurna dalam hidup ini. Dan aku adalah ketidaksempurnaan dari yang tak sempurna itu. Aku cacat sana-sini, aku rumpang, aku gagal, aku tersayat, terseok, atau apapun kau ingin membahasakan untuk sesuatu yang tak bisa kau lihat utuh.
Tapi itu tak akan pernah menjadi alasanku untuk sembarang menemukanmu di manapun. Aku tak akan membawa kau ke hidupku sebagai obat atau jenis penyembuh. Tidak akan pernah.
Aku tahu aku tak bisa menyembuhkan diriku sendiri, jika pun aku mampu menyembuhkan satu dua hal dalam hidupku akan ada luka baru, sebab waktu terus melaju dan aku manusia dengan perasaan yang mudah sekali dicambuk. Percayalah, jika kau lihat aku tak tergoyahkan, maka itu adalah buah dari latihan mengeraskan jiwa. Sebab aku belajar bagaimana beradaptasi dengan kerasnya kehidupan.
Maka sekalipun nanti kita bertemu, tak akan ada yang kubebankan padamu sebagai bukti yang kuinginkan bahwa kau layak. Aku sudah lama tak menggantungkan kebahagiaanku kepada manusia lainnya.
Mungkin kau akan bingung, untuk apa kau ada di hidupku. Percayalah aku juga mencari makna hadirmu bertahun lamanya, hingga aku pernah merasa tak ada titik krusial yang membuat kau harus ada di hidupku. Hanya saja aku ingin hidup memberikan bonus yang baik lewat hadirmu. Biar seisi dunia tak baik padaku, mungkin akan impas jika kau ada memeluk saat duniaku hancur lebur. Itu saja, rasanya sudah jauh dari kata cukup.
Aku sudah menyiapkan diri seandainya takdir tak membawamu padaku, meski begitu aku tidak ingin angkuh lagi dengan mengatakan bahwa aku tak ingin kau. Setiap darah yang dipompa jantungku kepada seluruh tubuh di pukul dua pagi, saat seisi bumi dalam hening, aku tahu aku menginginkanmu. Meski sisanya aku berjalan sebagaimana seluruh mahkluk bumi melanjutkan hidup.
Maka datanglah dengan gagah, dengan keberanian yang tak akan bisa kutolak. Dengan semua hitam, putih, abu-abu, dan segala warna yang pernah kulukis, aku tak lagi memanipulasi ingin.
Ini aku, yang tak akan membuaimu dengan janji paling manis, sebab manusia yang aku benci setelah pembohong adalah yang mengingkari. Aku tak punya banyak, selain daya hidup yang terus meredup lalu benderang sedetik kemudian. Aku tak akan menyembunyikan satu inci pun kekuranganku agar kau tak menyesal memilih.
Sebagai bentuk dari hadiah yang hidup berikan padaku, sudah banyak yang ingin kuberikan padamu dan kulakukan bersamamu. Namun biarlah kau yang melihat dan merasakan sendiri, dengan segalaku apa saja yang mampu kuberi dan kulakukan. Aku tak akan bertaruh kau akan bahagia, bukan karena aku ingin melempar tanggung jawab. Hanya saja aku tetap lah pemula untuk hubungan dua manusia yang kuinginkan selamanya.
116 notes · View notes
palupiyuliyani · 3 months ago
Text
Kamu terluka, tetapi tidak bisa bercerita pada siapapun.
Semakin bertambah umur, kesedihan itu tak bisa sembarangan di umar seperti sebelumnya.
Kenyataan yang kadang membuatku sedih.
Tetapi, hal terbaik yang bisa dilakukan saat ini adalah terus berjalan, beraktifitas sambil membawa luka tersebut. Percayalah, luka itu akan Allah pertemukan sendiri dengan obatnya.
Obat yang bahkan kamu tak pernah menyangkanya, tiba-tiba saja kamu sembuh dan kembali bersinar
Obat itu bisa dengan bertemu senyuman kecil anak-anak yang bermain hujan-hujanan, bertemu orang asing yang bercerita tentang pengalaman hidupnya, bercanda dengan teman yang kamu tau dia juga tidak baik-baik saja, diberi kemudahan dalam menyelesaikan pekerjaan, tiba-tiba ketemu jajanan yang super enak, atau hal-hal random yang ternyata itulah obatnya.
You will heal, just keep going :)
Setiap orang menyimpan luka, yang entah karena apa,siapa atau mungkin karena diri sendiri. Percayalah Allah akan pertemukan obatnya, kamu akan sembuh jadi teruslah berjalan :)
13 notes · View notes
albertaverony · 5 months ago
Text
Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media
KLIK WA 087770986673, Obat Luka Lambung, Obat Luka Air Panas, Obat Luka cakar, Obat Luka Biar Cepat Kering Melayani Nganjuk, Obat Luka Biar Cepat Kering Melayani Tabanan, Obat Luka Biar Cepat Kering Melayani Wonogiri . Ramuan Herbal Ekstrak Cangkang Kepiting China yang mengandung bahan efektif untuk pengering luka luar dan luka dalam dengan waktu penyembuhan yang LEBIH CEPAT. . Alamat Pengiriman : Perumahan Griya Sakinah Jl. Kyai Mbilung Gang Mubarak Kumpul Rejo Argomulyo Salatiga Jawa Tengah (Dekat SMA Al Azhar 30 Salatiga) Google Maps : Agen Resmi Tiens dan Tianshi Syariah Salatiga.
0 notes
diaryputri · 11 months ago
Text
Tak Ada Yang Salah
Setiap manusia terlahir dengan perasaan yang ia bawa sejak lahir. Perasaan tsb menjadikan manusia mudah berlemah lembut kep sesama, tak keras apalagi kasar sehingga menindas, juga enggan merasa lelah sebab yang terkasih selalu ada menemani perjuangan. Ialah cinta, kata sederhana yang sarat akan makna. tumbuh membersamai manusia hingga akhir usia. jutaan penyair berlomba-lomba mendefinisikan cinta dengan majaznya, pujangga enggan lelah menyelesaikan bait-bait puisinya, anak muda pun kian gemar mengenal & bersahabat dengannya. tak ada yang salah dengan cinta, sebagaimana tak ada yang salah dengan ciptaan-Nya. kasih sayang ayah ibu pada anak, guru pada murid, kakak pada adik, tetangga & tetangga, sesama rekan kerja, dan itu tak ada yang salah. Ketertarikan seseorang kep seseorang misalkan, apakah perasaan itu adl sebuah kesalahan? Apakah mengenalnya adl sebuah kekhilafan? Apakah melangitkan doa untuk kiranya diperkenankan bersama adl sebuah kekeliruan? Lalu timbul pertanyaan mengapa perasaan itu diciptakan? Apakah untuk saling menyakiti? Ataukan saling mengoles obat pada luka-luka yang tak pulih? tentu jawabannya tidak. mustahil Allah menciptakan sesuatu untuk menyakiti hamba-Nya. Perasaan cinta tak pernah salah, namun kesalahan sebenarnya terletak pada bagaimana ekspresi atau tindakan seseorang yang berprasaan tsb. banyak dr manusia merasa sudah memiliki, padahal langit belum memberi izin. Banyak dr manusia menjadikannya tujuan, padahal waktu belum berkemauan untuk menyatukan. Banyak dr manusia mudah mengikat janji, padahal ikrar akad belum terucapi. Banyak dr manusia melumrahkan pertemuan, jalan-jalan, hingga kenangan, padahal syariat jelas-jelas belum menghalalkan. Hingga diujung cerita manusia menggores lukanya sendiri, lalu kemudian bingung bagaimana hendak mengobati. tak ada yang salah dengan cinta. Melihatnya dari kejauhan mungkin memang menyenangkan, mendengar cerita baik buruk tentangnya juga menggembirakan, hingga tahu kekurangannya kadang-kadang hanya membuat kita tertawa tanpa sadar bahwa itu perlu dipertimbangkan. Melihatmu, mendengar namamu, menyimak ceritamu, mengetahui keseharianmu, mimpi-mimpi besarmu, kenangan penting dalam hidupmu, bagaimana engkau melewati hari-harimu yang berat, bagaimana engkau mempoles luka-lukamu yang perih, bagaimana keadaan ibu bapak & saudara saudarimu. Percakapan-percakapan sederhana yang mungkin memang menarik, akan tetapi tidak, maaf saya lebih pilih berkahnya. Ibadah, kebaikan, wawasan, pengalaman, ruh perjuangan seseorang sudah pasti mudah melemahkan hati. tapi semua akan tetap bernilai ibadah jika manusia sadar bagaimana harus mengambil langkah. tidak mungkin disebut syariat jika ia bukan jalan yang mengantarkan manusia pada kehidupan jauh dari maksiat. Tidak mungkin dihadiahi kecewa jika hamba-Nya mampu melewati dilema hatinya yang berat. So, semangat berjuang. Semangat berproses. Semangat menjadi peribadi yang lebih baik. Jadikan syariat jalanmu maka Allah akan menghadiahi salah satu hamba terbaik-Nya untukmu.
45 notes · View notes
sindilestariputrisworld · 1 year ago
Text
Bahan Renungan Diri
Dua hari sebelum lebaran Qodarullah kesedak tulang. Buka sama ceker mercon yang udah diekspetasiin bakalan enak sejak lama. Alhasil tulangnya nyangkut di tenggorokan. Perasaan teliti tapi ternyata emang kurang hati-hati malah kutelen semua tulangnya.
Segala cara udah dicoba biar tulangnya bisa ikut turun. Entah dengan banyak air, nasi digulung-gulung bulet, roti, dan segala macamnya yang diharapkan bisa membawa tulang itu turun ke bawah. Qodarullah tetep engga mau turun dan setiap nelen selalu ada yang mengganjal. Dan asli, ini sakit. Mencoba sabar dan setiap hari berharap kalau tulangnya turun alhasil tetep belum juga.
Besok malamnya panas dingin, meriang, badan seperti remuk, mata susah ngebuka, nafas panas banget ditambah lemes sebadan-badan. Minum obat radang & paracetamol. Saking panasnya diri sampai engga tau ngomong apa sampe gatau gimana letak posisi tidur hingga tiba waktu sahur.
Reda sebentar paginya mulai sakit lagi. Sudah sakit akibat tulang, sakit pula sebadan-badan, meriang, tak beraturan. Memutuskan ke klinik terdekat untuk diperiksa alhasil tensi darah rendah, dokternya nyuruh diri buat buka mulut selebar-lebarnya, dibawalah dokter alatnya semacam besi panjang untuk nahan lidah dan semacam gunting untuk korek-korek tulang yang nyangkut di tenggorokan. Engga kuat nahan muntah, berkali-kali dicoba alhasil tenggorokan rusak luka-luka semua bagian kirinya subhanallah sakitnya engga ketahan sampai badan betul-betul terasa lemah. Tapi sampai saat ini apakah tulangnya masih ada atau engga, semoga ini cuma sakit bekas luka pengambilannya.
Hanya bisa mentaddaburi apa yang menimpa diri. Yang pertama betapa jumawanya kita, entah dengan ilmu, harta, jabatan, nasab, dan hal lainnya tetapi ketika ada tulang kecil saja yang menyangkut di tenggorokan kita, kita hanya bisa kembali kepada Allah untuk berdoa dan bersabar. Ini adalah bukti, ketika Allah ingin timpakan kepada kita hukuman, ujian, atau cobaan, maka tidak akan ada yang bisa menepisnya. Jika Allah ingin menimpakan kita ketidaknyamanan, hanya dengan benda sekecil itu Ia timpakan pada kita, dan kita begitu merasa amat tersiksa dan sakit karenanya, dan itu merupakan hal yang begitu mudah bagiNya. Obat semahal apapun kita beli, dokter spesialis manapun kita datangi, kita tetap harus bersabar akannya, kita belum bisa menikmati hidangan dengan nyaman, dan tidak bisa menelan ludah sebagaimana biasanya. Begitu kuasanya Engkau ya Allah. Betapa tidak berdaya hamba yang penuh jumawa ini. Dan satu hal lagi pelajaran yang bisa diambil. Benar, semua orang bisa membeli obat tetapi tidak bisa membeli yang namanya kesehatan.
Yang kedua, sejak awal aku mentaddaburi pada doa kesembuhan. Bahwa tidak mengapa semoga saja dengan sakitnya bisa menggugurkan dosa-dosa. Aku berharap sakit ini menghapuskan sebagian banyak dosa-dosaku. Aku merenungi sakit ini mungkin ada seseorang yang tak kusengaja dilukai hatinya atas perkataanku maka ini balasannya untukku, aku mencoba merenungi dan menerimanya. Atas dasar ini aku malu sekali mengeluhkannya. Tetapi yaAllah rasanya sakit sekali aku takut luka yang ditorehkan atas kata-kataku pada seseorang lebih menyakitkan.
Ya Allah terima kasih telah memberiku kesempatan untuk dihapuskannya dosa-dosaku. Aku tau Engkau menyayangiku. Ya Allah redakan sakit ini sesungguhnya aku telah menangis di hadapan kedua orang tuaku dan aku membuat mereka kesusahan merawatku. Aku merindukan khusyuk berdoa di awal waktu, sekarang aku lemah ya Allah bantulah aku menyelesaikan apa yang akan kuhadapi. Engkau Maha Pengasih Maha Penyayang.
25 notes · View notes
andromedanisa · 2 years ago
Text
Perihal kehilangan..
Beberapa waktu lalu mengunjungi rumah sakit kembali. Menyapa dokter dan beberapa perawat yang sepertinya sudah menjadi langganan (semoga pada bagian ini masih tetap bisa disyukuri, sebab mengenal orang-orang baik dan melayani dengan begitu tulus).
Sembari menunggu dokter yang masih ada jadwal operasi mendadak, aku berjalan-jalan sendiri disekitar rumah sakit. Sementara suami sedang membaca buku yang selalu ada didalam tas beliau. Tiba-tiba ku dengar ada suara perempuan yang teriak-teriak sedang menuju ruang operasi. Seorang perempuan yang akan menjadi seorang ibu.
Momen seperti ini membuatku ingat perihal tindakan kuretase kedua kala itu. Datang ke rumah sakit jam 8 pagi, masuk ke ruang tindakan jam 9. Dan tindakan kuretase dilakukan jam 5 sore. Karena menunggu reaksi obat peluruh dan hal lainnya. Selama menunggu hanya sendiri saja diruang itu, dan hanya bisa video call (ngobrol hal receh) dengan suami untuk menenangkan. Dan minta ke suami agar setelah tindakan kuretase untuk pindah kamar.
Suami sudah berencana setelah tindakan kuretase akan dipindahkan ke kamar kelas. Agar aku merasa nyaman setelah tindakan tersebut, namun ditengah menunggu itu, aku meminta suami untuk pindah kamar dari kelas ke bangsal. aku yang mencintai keheningan entah tiba-tiba saja saat itu aku ingin sekali berada ditengah banyak orang untuk sedikit merasa terhibur atas hal ini.
Suami menyetujui. Setelah tindakan kuretase dan hal lainnya. aku dibawa oleh adikku untuk menuju kamar bangsal. Suami saat itu sedang sholat dengan bapak ibu juga. Bergantian untuk sholat. Selama menunggu suami datang sholat, aku melihat banyak hal. Ada yang bahagia sebab kelahiran, ada pula yang masih basah menangis sebab kehilangan.
Perempuan sebelah kiriku sedang menangis dengan memegangi perutnya. Lalu sebeorang perempuan sebelah kananku mengatakan,
"ia baru saja kehilangan bayi yang telah dilahirkannya mba. Bayi yang sudah ditunggunya selama 13 tahun lebih."
Seketika akupun menangis, ya Allaah pasti hancur sekali. Tolong kuatkan perempuan itu ya Allaah. Ganti dengan yang jauh lebih baik lagi. Doaku dalam hati.
Sementara depanku juga ikut menangis. Saat itu aku pikir dia ikut sedih melihat sebelahku yang menangis dengan histeris. Rupanya, ia juga mengalami kesedihan yang serupa, tiga kali kuretase dengan penantian 7tahun lamanya.
Satu ruangan ditempati 5 orang. 2 kuretase, 3 melahirkan, namun 1 bayi meninggal setelah dilahirkan. Suami kembali dari sholatnya, adik pergi bergantian untuk sholat. Setelah semua tenang. Aku masih saja menangis sebab merasa kurangnya rasa syukur dalam diri. aku menangis didepan suamiku, dan suami menguatkan ku berkali-kali.
"Mas, kini aku paham mengapa aku ingin sekali pindah ruangan." Kataku kepada suami dengan menangis.
"kenapa?" Jawab suami singkat sambil memegang tanganku.
"agar aku tahu diri, agar aku paham bahwa sekalipun sedih selalu ada hikmah yang baik untuk diri ini. Meski nggak harus saat itu aku tahu, dan agar aku lebih banyak syukur. Kehilangan hari ini itu sebetulnya nggak ada apa-apanya dibandingkan mereka. Aku selalu merasa mengapa seberat ini rasanya kehilangan. Padahal kehilangan mereka jauh lebih dalam dari ujianku pada hari ini. Betapa sedikit sekali rasa syukurku ini." Tangisku semakin menjadi meski lirih.
Suami menguatkanku dengan beberapa kisah para salafush sholih untuk lebih membuat hatiku tertunduk.
Mengingat momen itu dengan sangat jelas, namun maju mundur untuk menuliskannya. Takut sekali kala menulisnya aku menangis. Dan benar, menulis inipun aku menangis. Sebab masih ingat betul rasa dan hal yang terjadi kala itu.
Seiring waktu berjalan, luka tetaplah luka. Sesuatu yang terjadi tidak benar-benar kita lupakan sekalipun ingin. Dan kesembuhan hanya diperoleh ketika kita meminta kepada Allaah agar diberikan kelapangan hati setelah rasa sakit. Ada yang lebih sedih dan lebih dalam ujiannya. Mereka menangis namun mereka bersabar akan hal itu.
Mba Nana (Najwa Shihab) pernah mengatakan seperti ini dalam suatu acara, "tapi kan walaupun Namiya baru 4 jam kan, kita jatuh cinta pada anak kita sejak kita tahu kita hamil ya kan? We fell in love with our children once we know kalau misalnya dia itu ada dikita gitu. Mau yang 4 jam, mau yang keguguran, yang belum sempet lihat jasadnya. Kepadihannya menurut gue sama."
Iya, benar. Tidak ada yang boleh menyepelekan rasa kehilangan seorang ibu terhadap anaknya. Karena Allaah ciptakan hati seorang ibu itu sangat lapang dan luas cintanya untuk anaknya..
Allaah beri kami kelapangan hati, agar kami paham bahwa cintaMu lebih luas dari apapun ujian yang menimpa hidup kami.
Menuliskan ini dilobi rumah sakit dengan mata sembab kala itu..
Tumblr media Tumblr media Tumblr media
53 notes · View notes
ismahaha · 11 months ago
Text
Para Lelaki, Aku Bocorkan Tentang Perempuan
"Jangan banyak bertanya, lakukan dan berikan. Ia manusia termudah, sekaligus manusia tersulit."
Lagi dan lagi, membahas perempuan. Aku bahas juga kemarin di dua link ini.
Sesekali ku bocorkan rahasia perempuan tentang perasaannya. Kali ini, aku bocorkan hal lain lagi. Agar yang sudah paham, semakin paham. Agar yang belum paham, makin merasa bingung. Dan yang belum tau, semakin penasaran.
Jangan Banyak Tanya
Perempuan itu aneh, iya kuakui. Aneh dalam menghadapi sikap seseorang. Di hadapan temannya ia suka ditanya, kenapa? Mau apa? Mau yang mana? Jadi? Di hadapan lelaki (ya entahlah kau menganggap ini siapanya), dia gak suka ditanya.
Sederhana, sesuai kondisi. Dia mau diperhatikan dengan diperlakukan.
Sakit? Kirim obat, ajak pergi berobat.
Marah? Minta maaf, manjakan, beri sesuatu yang membuat ia bisa happy lagi.
Mau kasih hadiah? Kasih aja, ga usah banyak tanya. Lagian kau hanya basa-basi bertanya kan? Padahal sebenarnya kau sudah tau harus memberi apa?
Dan banyak, tak perlulah kukasih tau semua. Kau pasti paham.
Jadi, salah bertanya ya?
Gak! Kamu ga salah bertanya, yang salah itu banyak bertanya. Terlalu berisik dunia perempuan cuma karena pertanyaanmu, menariknya kau tak apa memberi berisik dengan perhatian dan sebagainya.
Diabaikan
Ya pada umumnya siapa sih yang suka diabaikan🙏 Bahkan sesama perempuan, ketika salah satunya bercerita dan satunya menyimak, ia akan marah ketika temannya tidak menunjukkan ketertarikan dengan cerita dia. Empati dan simpati bahkan tak sedikitpun terlihat.
Kalau gak bisa kasih saran, ya dengarkan aja. Perempuan datang dengan membawa cerita, ya itu lumrahnya. Sayangnya ia merasa terabai ketika si pendengar bahkan tak menunjukkan kesigapan.
Jadi, siap hidup dengan perempuan, ya siap juga untuk mendengar ceritanya. Dan siap juga untuk bercerita. Perempuan akan sangat suka jika ada timbal baliknya.
Udahlah. Aku kira akan membahas banyak, tapi rupanya aku terlalu malas untuk membahas semua. Nanti ku bocorkan hal lainnya🤣
Yayaya lagi-lagi, perempuan juga harus sadar apa hal berlebihan yang harusnya tak boleh terlalu sering dilakukan. Jangan selalu ngeribetin orang lain karena sifat dramatis yang agak anu. Iya sama, aku juga suka yang drama kadang wkwk.
Terserahnya ya memang terserah, jangan banyak komplen kalau terserahnya dikabulin.
Gak maunya ya memang gak mau, jangan marah kalau memang gak diwujudin.
Kenapanya ya dijawab, jangan tunggu dibujuk mampus dulu baru dijawab.
Marah sekadarnya, ngambek sewajarnya.
Laki-laki, tetap hebat. Tetap sabar.
Jangan selalu mencari rumus bagaimana memahami perempuan. Perempuan memang gitu adanya. Si lembut yang sensitif, si periang yang mudah luka, si kuat yang mudah meleleh, si pintar yang bisa tiba-tiba jadi bodoh karena mulut manismu.
Saling memahami, saling membantu.
Semoga Allah mudahkan mendapat pasangan yang siap untuk bersama-sama diajak berjuang.
Perempuan hebat di luar sana,
tetap kuat dan waras ya❤
#tautannarablog #day6
18 notes · View notes
randomtought · 1 month ago
Text
Mungkin menjadi manusia sempurna adalah sebuah ketidak mungkinan yang memungkinkan. Menjamah dengan leluasa mengulik memori lama lekat-lekat hanya akan menjadikan diri semakin skeptis pada keadaan. Beberapa orang bilang, itu adalah proses menuju matinya nurani.
Apa iya?
Jika diputar balik ke memori-memori lama. Mencari penyebabnya kenapa hal itu bisa terjadi, bolehkan dimaklumi?
Saya berusaha mencerna sejadi-jadinya berbagai memori mulai dari masa kecil sampai dewasa ini. Mencari cari celah luka mana yang belum terobati. Semakin dicari kenapa semakin banyak spot yang saya garis bawahi memakai beberapa tinta. Tinta hitam, untuk luka kecil, tinta biru untuk luka sedang, tinta merah untuk luka besar menganga. Lalu mencoba menutup luka2 tersebut sesuai dengan dosis obat yang tepat guna dengan warna tintanya.
Lalu menunggu luka mengering bukan sembuh.
Sementara menunggu. Tiba tiba pola pikir baru terbentuk.
Apa jadinya saya tanpa memori memori tersebut?
Apakah saya akan menjadi saya yang sekarang? Bagaimana bentuk karakter saya tanpa luka itu? Bagaimana cara saya menyelesaikan berbagai masalah tanpa memori2 itu?
Apakah saya akan menjadi diri saya yang sekarang?
Apakah saya akan menjadi manusia utuh dan sempurna sesuai standart yang mereka inginkan?
Tumblr media
Dasar aku si pemikir handal.
Tumblr media
*demiii dehhhh... mengcapeeeeeeeekkkkkkkkk 🌱
Tumblr media
Dah ah rebahan aja dulu. Glundang glundung. Have a nice day! 🌱
Barakallahufikum. Hibernation mode on.
Btw,dia lagi apa ya? 😽 (*Jiah mulai lagi....bisa libur bentar ga woiy otaakkkkk) astaghfirullahhhhhh... 🌱
4 notes · View notes