#layar Gadget
Explore tagged Tumblr posts
Text
2 notes
·
View notes
Text
Orang tua dari anak2 yang super aktif, akan diuji dengan mudahnya mengasuh pakai gadget (screen time). Ketika ditunjukkan video warna-warni, seketika anak jadi anteng, tidak perlu khawatir akan membuat kekacauan di rumah dll. Sekali, dua kali tidak apa-apa, tapi lama-lama bisa jadi jurus andalan.
Sayangnya, dari sekian manfaat screen time ternyata dampak buruk yang ditimbulkan justru lebih mengkhawatirkan. Terutama dari sisi psikologi. Dari berbagai literatur yang saya baca, terlalu banyak screentime secara membuat anak menjadi tidak peka terhadap lingkungan. Tidak peduli dengan hal-hal di sekitar karena lebih fokus pada gadgetnya. Inilah jawaban mengapa anak-anak remaja saat ini rata-rata tidak memperhatikan ketika orang tua berbicara pada saat dia sedang memegang handphone. Tidak menyapa ketika berpapasan dengan orang lain, tidak peka apabila ada orang lain yang membutuhkan bantuannya.
Memang mudah, nengasuh anak dengan menonton layar. Tapi ini ujian. Melenakan, dan lama-lama menjerumuskan. Sayangnya, kesadaran ini mungkin hanya muncul pada orang tua yang benar-benar mencintai anaknya. Yang rela meninggalkan kemudahan itu lalu memilih bercucuran berkeringat mengejar anak yang lari-lari di jalan. Rela mengorbankan waktu dan tenaga, bahkan tak jarang kesehatannya sendiri.
Maka boleh saya katakan, andai ada orang lain yang bisa mengasuh anak dengan kasih sayang sebagaimana sayangnya orangtua yang demikian, maka tidak akan ada yang bisa membayar upahnya, selain Allah. Terlalu mahal. Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang lebih baik.
_Ujung hari yang lelah, 7/11/2024
25 notes
·
View notes
Text
Apakah isi kepalamu juga ribut layaknya punyaku? Riuh sekali rasanya. Memasuki usia hampir menginjak seperempat abad seakan tanaman-tanaman khawatir, ragu, takut, dan lainnya seakan tumbuh tanpa henti dan permisi.
Pertanyaan berdatang di kepala
"Beneran dah usia segini?" "Ya Allah aku belum punya pencapaian apa-apa?" "Ya Allah masih di level yang tidak pantas dipersaingkan atau dipersandingkan dengan siapa-siapa," "Pengen mencoba tapi rasa takut gagal mengalahkan berani yang dilaku sendiri,"
Pertanyaan-pertanyaan itu tumbuh dengan benar di kepala, di tengah gadget yang sudah berkembang pesat dan menjadi kebutuhan harian manusia.
Layar maya yang menampil banyak hal seakan membuat kita kadang ciut dan merasa gagal dalam studi kehidupan. Kita yang sedang membangun jalan liar agar juga sampai pada tuju yang diyakini. Meski rasanya tertatih sangatlah sulit sekali, tetapi kau terus melangkah dengan gagah berani.
12 notes
·
View notes
Text
"Mendidik anak yang diasuh oleh Tiktok, Instagram, dan media sosial lainnya."
Terhitung tiga puluh empat hari sejak pertama kali kembali ke rumah yang pernah kutinggali selama enam tahun lamanya ini.
Berinteraksi dengan santri yang memiliki sifat dan karakter yang beragam menyadarkanku banyak hal, salah satunya adalah kenyataan bahwa cara pendekatan untuk menghadapi santri zaman sekarang, sedikit berbeda dengan menghadapi santri ketika zamanku dahulu.
Sejauh ini, yang terlihat dipandanganku adalah media sosial sangat berpengaruh pada kehidupan mereka, pertanyaan tentang trend yang sedang ramai di Tiktok atau laman Instagram menjadi hal yang lazim mereka tanyakan. Belum lagi ekspresi heran mereka ketika aku menjawab bahwa aku tidak memiliki akun atau bahkan aplikasi Tiktok di gawaiku. Seolah aplikasi yang berisi tayangan berdurasi pendek itu menjelma kebutuhan pokok, dan panduan hidup yang mereka ikuti, namun mirisnya hanya beberapa dari mereka yang paham tentang bagaimana cara menyaring konten yang mereka konsumsi itu.
Hal itu mungkin terjadi karena minimnya sentuhan literasi pada enam tahun fase awal kehidupan anak, atau adanya miskonsepsi tentang makna literasi, dan boleh jadi tempat belajar tidak lagi menjadi zona nyaman dan menyenangkan lagi bagi anak. Lingkungan menuntut mereka menjadi orang seperti itu. Sehingga mereka lebih tertarik dengan gadget dan menghabiskan waktu mereka untuk melihat atau mendengar apa yang layar mereka tayangkan.
Dari situlah pentingnya peran orang tua, tenaga pendidik, pembuat kebijakan, politikus, dan seluruh lapisan masyarakat untuk mencontohkan bagaimana cara menggunakan media sosial yang baik. Kita semua bertanggung jawab atas konten yang anak-anak kita konsumsi. Bagi saya, mendidik anak tidak cukup hanya dengan memberi informasi tentang peraturan-peraturan dasar cara berkehidupan yang baik atau berperilaku yang seusai norma, lebih dari itu hadirnya sosok yang bisa anak teladani juga menjadi kunci kesuksesan dalam mendidik anak. Bukan hanya diawasi dengan ketat selama 24/7 dengan banyak peraturan, tapi juga memberi anak ruang untuk berkomunikasi dan berdiskusi, ingat bukan hanya dari satu arah melainkan dua arah, anak juga perlu diberi waktu untuk mencurahkan isi pikirannya bukan hanya duduk mendengar nasehat dari orang dewasa, dari situlah kita bisa mengasah cara anak untuk berpikir secara kritis. Pun, anak akan menyadari betapa kita percaya pada potensi yang mereka miliki. Berharap dengan begitu anak akan tumbuh menjadi sosok yang kritis, optimis, dan dapat berempati dengan baik.
Wallahu a'lam bishawab.
🌼👋🏻
4 notes
·
View notes
Text
UNTUK K-POP'ERS!! TIPS FANSIGN ONLINE BUAT YANG MASIH BINGUNG

Fansign, bukan hal asing lagi yang mungkin sering kali kalian dengar atau ketahui.Bertatap muka dengan sang idola atau yang biasa dikenal dengan sebutan fansign adalah keinginan semua fans tak terkecuali k-popers.
K-popers merupakan sebutan bagi orang yang menyukai k-pop. Musik populer yang berasal dari negeri ginseng, korea selatan.
Fansign juga bukan hal yang mudah untuk didapatkan lohh. Pastinya berjuta juta orang berlomba agar dapat berkomunikasi dengan sang idola. yang beruntung saja yang bisa merasakan fansign.
Fansign bukan hanya bertatap muka secara langsung dengan sang idola, bertatap muka melalui layar hp,computer atau pun laptop juga termasuk fansign secara online lohh.
Disaat kali pertama kamu dapat merasakan fansign rasanya tuhhhhh deg-deg an gasiii....takut Salah ngomong, bingung mau ngomong apaa, Harus bagaimana?, pokoknya kayak orang linglung yang gatau mau ngapain. padahal untuk bisa fansign tuhhh butuh banget effort. Yang pasti berjuta juta orang berlomba agar dapat merasakan fansign dengan idolanya. harga untuk fansign juga ga murah kann??
Pasti masih bayak nih dari kamu sebagai k-popers yang seperti itu, atau mungkin kamu termasuk salah satunya? Deg-degan, gatau mau ngapain, bahkan saking bingung dan gugup nya kamu, untuk mengeluarkan satu kalimat pun rasanya gabisa. mulai saat ini gaperlu khawatir lagi.... disini aku mau kasih sedikit tips untuk kamu, yang mungkin berguna buat yang baru pertamakali fansign. biar kamu ga bingung lagii.
1) script
catat pertanyaan atau pernyataan yang mau di obrolin saat fansign nanti.
menurutku ku ini pasti berguna bangetttt buat kamu. terlebih buat kamu yang memang pelupa. biar ga bingung dan linglung saat fansign berlangsung. kamu bisa catat di buku catatan kamu. apa saja yang mau kamu obrolkan saat fansign nanti.
2) cari tempat yang sepi dan nyaman bagi kamu.
ini bisa membuat kamu merasa lebih santai saat fansign. karna tempat nya yang nyaman dan sepi, mungkin bisa membuat kamu merasa lebih konsentrasi.
3) pastiin koneksi internet lancar tanpa kendala apapun.
kalau jaringan nya putus putus emang mau?
akibatnya fansign jadi sedikit memiliki gangguan koneksi. itu juga dapat menggangu kamu dan juga idola kamu saat fansign berlangsung.
Jadiii...pastiin koneksi jaringan mu lancar yaa..
4) pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang pas.
kalau menurut mu lampu ruangan nya memang gelap, kamu bisa pakai ring light supaya pencahayaan lebih bagus.
5) usahakan tenang dan santai.
jangan terlalu memperlihatkan bahwa kamu sedang dalam situasi gugup dan tegang.hal itu bisa saja membuat sang idola merasa kebingungan karna sikap kamu yang mungkin sedikit gugup dan bingung akibat terlalu tegang.
Mungki tips dari ku ini memang ga banyak siii tapi siapa tau berguna buat kamu yang memang akan merasakan fansign untuk kali pertama.
jadii jangan khawatir lagi yaa... kamu bisa terapkan tips nya saat pelaksanaan fansign pertama mu.kalau sudah terbiasa kamu jadi gaperlu untuk merasa khawatir lagi.
oiya jangan lupa siapkan mental kamu juga yaaa...ini penting bangetttt.karna, disaat bertatap muka dengan idola pasti otak berasa udah ga bekerja.bingung mau ngapain, dag dig dug, pokoknya nge-blank dan campur aduk dehhh. Kalau mental kamu siap, pasti mudah bagi kamu untuk melewati itu semua.
Selain daripada itu, aku juga mau ngasih tau beberapa barang yang menurut ku ini juga membantu banget untuk fansign.
1) ringlight.
Seperti yang aku kasih tau di awal. Rinlight ini juga lumayan penting untuk fansign. Karna dengan bantuan ringlight kamu bisa menambahkan pencahayaan objek di kamera hp ataupun kamera digital, agar foto atau vidio menjadi lebih jelas.
2) phone holder.
Dapat membantu supaya hp atau tablet berada di posisi yang pas. Kamu juga bisa mengatur sendiri jarak phone hoder itu.
3) gadget tambahan.
Seperti hp tambahan atau ipad juga bisa. Ini opsional dan mungkin ga begitu penting. Tapiii, bisa membantu kalian yang mungkin ingin mem-vidio kan momen fansign.
Setau ku ada beberapa hp yang tidak ada suara nya saat merekam layar. Gadget tambahan itu dapat membantu untuk merekam tambahan agar suara tetap ada.
Kalo menurut kamu sendiri gimana?? Kira kira tips dari ku ini membantu ga yaaa....semoga aja membantu yaaaa...
Penulis: Alizza Alya Ghassani (Kelas 8 SMp Citra Alam)
3 notes
·
View notes
Text
Aku duduk seberes mengambil nomor antrean. Ketika kulihat layar antrean pelayanan, ternyata masih ada belasan nomor yang belum dilayani sebelum nomor antreanku. “Huft”, batinku.
Kulihat kondisi sekitar, ada yang sibuk ngobrol dengan sesama pengantre, ada yang bermain gadget, ada yang menonton tv, dan aku hanya duduk diam melipat-lipat kertas antrean. Sungguh beragam.
Bagi yang ngobrol, mungkin mereka bisa mendapatkan kenalan baru, keluarga baru, atau mungkin bisa mendapatkan target baru. Bagi yang bermain gadget, mungkin mereka sedang asyik melayani respons pembeli dalam bisnis online mereka. Bagi yang menonton tv, mungkin mereka mendapatkan ilmu baru, wawasan baru. Sementara aku? Membuang waktu dan yang kulakukan tak ada faedahnya.
Iya, aku dan semua orang itu berada dalam ruang dan waktu yang sama, ruang tunggu. Hanya saja, apa yang kita hasilkan dari sana bisa saja berbeda-beda.
Dan nyata sungguh nyata, kita selalu berada dalam ruang tunggu. Disadari, ataupun tidak.
Yang sedang kuliah, menunggu merasakan indahnya wisuda.
Yang sudah wisuda, menunggu diterima pekerjaan.
Yang bekerja, menunggu datangnya sang belahan jiwa.
Yang sudah menikah, menunggu hadirnya sang buah hati.
Dan seterusnya.
Pun jika kau mengaku sedang tidak menunggu, sejatinya kita semua sedang berada di ruang tunggu yang sama. Menunggu sang malaikat maut datang menghampiri kita.
Kita berada dalam suatu ruang tunggu dan berproses menuju ruang tunggu berikutnya. Namun orang yang satu dan lainnya bisa menghasilkan hal yang berbeda-beda. Tergantung bagaimana memanfaatkan waktunya.
Mungkin, itulah kenapa waktu menjadi satu nikmat yang bisa jadi berbahaya. Berbahaya karena dapat menyeret kita dalam kerugian; berupa kemaksiatan atau minimal berupa kesia-siaan.
Jadi, sedang apa kamu di ruang tunggu?
5 notes
·
View notes
Text
Berhenti mencari pembenaran
Bismillahirrahmaanirrahiim..
Jika diingat-ingat lagi, begitu banyak hal yang kerap dimaklumi dan terus dicari pembenarannya, meskipun sudah jelas-jelas salah jika kita rujuk pada Al-Qur’an dan Hadist. Ibarat menumpuk-numpuk dosa kecil, semuanya akan menjadi bahaya jika kita biarkan terus menerus. Serupa dengan hadis Nabi s.a.w yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi dalam kitab Sunan-nya
Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah s.a.w bersabda : “Sesungguhnya seorang hamba, ketika berbuat dosa, ada titik hitam di hatinya. Ketika dia meninggalkan dosanya, memohon ampun, dan bertobat, hatinya kembali bersih. Dan jika dia kembali (berbuat dosa), titik hitam terus bertambah di hatinya sampai menggunung dan itulah yang menyeubungi hati (dari cahaya) seperti yang Allah firmankan, ‘Sama sekali tidak demikian, sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka”
Alhamdulillah, kita masih punya kesempatan gembiranya. Tangan masih bisa scroll-scroll di media social, mata masih mampu menatap layar gadget berjam-jam, pertanda masih ada celah waktu untuk berbenah. Mari, kita coba menampar diri sendiri, mencoba menenggelamkan berbagai pembelaan yang tidak pantas untuk dijaga.
1. –Ga tau aja, anak sekarang emang hobinya rebahan tambah main-main begituan-
Nabi s.a.w bersabda “Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang” (HR. Bukhari no. 6412)
Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan, “Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang diamanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannnya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak”
“Di antara tanda-tanda Allah berpaling dari seseorang ialah Allah menjadikan kesibukannya pada perkara-perkara yang tidak bermanfaat bagi dirinya” (Hasan Al Bashri)
2. -Maaf, saya orangnya memang emosional, jadi harap maklumi saja kalau saya sering marah-.
“Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memberi maaf kepada orang lain, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan” (Q.S Ali Imran ayat 134)
“Jagalah dirimu dari sifat marah. Karena kemarahan itu dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan” (Ali bin Abi Thalib)
3. –Kita kan manusia biasa, mana bisa terus-terusan sabar-
“Dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa” (Q.S Al Baqarah ayat 177)
“Kesabaran adalah harta yang paling baik; Allah tidak memberikannya kepada orang-orang yang dikasihi-Nya” (Hasan Al Bashri)
4. –Ah, nggak cuma saya kok yang ngomongin dia, semua orang juga sudah pada tau kalau dia memang begitu-
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.” (Q.S Al Hujurat ayat 11)
“Di antara para pendosa, yang paling buruk adalah dia yang meluangkan waktunya membahas kesalahan orang lain” (Utsman bin Affan)
Lihat, selalu ada ayat, hadist, dan nasihat para ulama yang bisa mematahkan berbagai pembenaran itu, bukan? Semoga beberapa monolog ini mewakilkan berbagai kekhilafan lain yang terlampau sering kita maklumi. Mari, sering-sering menghisab diri. Seperti kata Umar bin Khattab “Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah akan datangnya hari besar”. Wallahu ‘alam.
6 notes
·
View notes
Text
Rekomendasi Game Paling Seru di Dunia Menurut Para Ahli.
Dalam dunia teknologi yang semakin maju, berbagai permainan seru hadir untuk menghibur masyarakat dengan jalan cerita unik dan menantang. Di samping itu, ada sejumlah game paling seru yang sangat memorable bagi orang banyak dan telah mengukir sejarah industri. Sekalipun sudah hadir puluhan tahun lalu, berbagai game terpopuler di dunia masih berjaya dan belum kehilangan pesonanya di mata para pecinta game. Untuk menemukan sejumlah game paling seru yang hadir di industri ini, majalah GQ bahkan mengundang 300 tenaga ahli demi menemukan berbagai permainan terbaik sepanjang masa. Apalagi perkembangan teknologi pada gadget masa kini mampu menghadirkan pengalaman bermain yang jauh lebih imersif di genggaman tangan sehingga pengguna dapat menikmati nominasi terbaiknya. Nah, jika kamu ingin mencari suasana permainan baru dengan beragam jalan cerita menarik, berikut ini merupakan rekomendasi game paling seru yang menduduki peringkat teratas dalam ‘The 100 greatest video games of all time’ GC Magazine.
The Legend of Zelda: Breath of the Wild
Ranking pertama diduduki oleh The Legend of Zelda : Breath of the Wild karena game play-nya yang sangat memuaskan. Game paling seru yang satu ini sangat disukai di dunia gaming karena dunianya yang cukup luas dan bisa dijelajahi sesuka hati para pemain. Setelah dirilis pada 2017 lalu, ketenarannya pun pecah dan berhasil meraih penghargaan game of the year pada tahun yang sama dan menjadi salah satu game terpopuler di dunia kala itu.
Karena memiliki arena yang tidak terbatas, pemain dapat memilih berbagai tantangan yang tersedia untuk ditaklukkan dengan cara mereka masing-masing. Layaknya dunia nyata, avatar pada The Legend of Zelda : Breath of the Wild juga membutuhkan makanan untuk mengisi energy bar dengan cara berburu binatang, mengumpulkan buah-buahan, dan mengkombinasikan bahan makanan menjadi cemilan dan ramuan. Oleh karena itu, permainan tersebut cocok jadi rekomendasi game untuk dimainkan di waktu luangmu.
The Last of Us Ranking dua pada ‘The 100 greatest video games of all time’ yang bisa jadi rekomendasi game paling seru untuk dicoba tidak lain adalah The Last of Us. Sempat tenar beberapa waktu lalu karena seriesnya, ternyata sejak sepuluh tahun silam telah hadir video gim yang dikembangkan oleh Naughty Dog digandeng Sony Computer Entertainment sebagai penerbitnya.
Menampilkan sudut pandang orang ketiga, dunia terinfeksi dengan jamur Cordyceps dan para survivor harus melawan mahluk kanibal yang sudah terinfeksi. Untuk bertahan, pemain akan menyusuri kota, gedung, bahkan selokan dengan menggunakan senjata. Permainan yang sempat jadi game terpopuler di dunia ini memang cukup menegangkan sehingga wajib untuk dicoba. Tetris Ditengah para kreator berlomba-lomba membuat game paling seru, industri sebenarnya telah lama kehadiran permainan dengan gaya simpel namun membuat ketagihan salah satunya Tetris. Tidak perlu diragukan, Tetris sudah dianggap sebagai salah satu game terpopuler di dunia karena sukses memulihkan kebosanan orang-orang di komputer kotak jaman dulu sejak 1984 silam. Cara mainnya pun cukup mudah, empat balok tersusun dengan model beragam akan jatuh secara perlahan dan pemain harus mengaturnya sehingga tumpukan balok tersebut tidak menyentuh batas garis. Baris yang sudah terisi penuh akan dihapus dari layar dan membuat tumpukannya semakin pendek.
0 notes
Text
TEKNOLOGI DIGITAL YANG SEMAKIN PESAT
Anak-anak zaman sekarang tumbuh di era digital yang sangat berbeda dengan generasi 90-an dan 2000-an. Dengan adanya gadget dan internet, pola bermain, belajar, dan berinteraksi mereka mengalami perubahan besar.
Pandangan Anak Zaman Sekarang
📱 Teknologi Sebagai Bagian Hidup Anak-anak saat ini sudah akrab dengan gadget sejak usia dini. Mereka lebih cepat menguasai teknologi, terbiasa dengan smartphone, tablet, dan internet sebagai alat utama untuk bermain dan belajar.
🎮 Hiburan Digital Menggantikan Permainan Tradisional Jika dulu anak-anak bermain di luar rumah dengan teman sebaya, kini mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan game online, menonton YouTube, atau scrolling media sosial. Interaksi lebih banyak dilakukan secara virtual dibandingkan tatap muka langsung.
📚 Akses Informasi yang Lebih Mudah Dengan internet, anak-anak zaman sekarang memiliki akses ke informasi yang luas dan cepat. Jika dulu kita harus membaca buku atau menunggu acara TV edukatif, sekarang mereka bisa mencari informasi di Google atau menonton tutorial di YouTube dalam hitungan detik.
🤳 Media Sosial dan Eksistensi Diri Anak-anak saat ini tumbuh dengan media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Mereka cenderung lebih cepat memahami konsep eksistensi digital dan membangun citra diri di dunia maya. Namun, hal ini juga membawa dampak seperti tekanan sosial, FOMO (Fear of Missing Out), dan kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain.
😟 Kurang Interaksi Sosial Secara Langsung Dibandingkan generasi sebelumnya yang sering bermain di luar rumah, anak-anak sekarang lebih jarang bersosialisasi langsung. Ini bisa menyebabkan kurangnya keterampilan komunikasi interpersonal dan rasa kebersamaan.
Anak zaman sekarang memiliki keuntungan dalam akses teknologi, informasi, dan kemudahan dalam berbagai hal. Namun, mereka juga menghadapi tantangan baru seperti ketergantungan pada gadget, kurangnya interaksi sosial langsung, serta risiko paparan konten negatif di internet. Berbeda halnya dengan anak kelahiran 1990-2000 Anak-anak yang tumbuh pada era 1990-2000 memang mengalami masa kecil yang berbeda dibandingkan anak-anak zaman sekarang. Tanpa gadget, mereka menikmati kebahagiaan dengan cara yang lebih sederhana dan alami.
Kenangan Indah Anak 90an - 2000an: 📺 Nonton Kartun di TV – Menunggu hari Minggu pagi untuk menonton kartun seperti Doraemon, Dragon Ball, Crayon Shinchan, atau Digimon. Tidak ada streaming, jadi kalau ketinggalan, harus sabar menunggu minggu depan.
🏃♂️ Main di Luar Rumah – Permainan tradisional seperti petak umpet, lompat tali, congklak, dan kelereng jadi aktivitas sehari-hari. Pulang ke rumah dengan baju penuh debu adalah tanda hari yang menyenangkan.
💿 Kaset & CD Lagu – Mendengarkan lagu di Walkman atau Discman, bahkan merekam lagu dari radio ke kaset dengan harapan tidak ada suara penyiar di tengah lagu.
📖 Majalah & Komik – Majalah Bobo, Fantasi, atau komik Detective Conan dan One Piece jadi bacaan favorit.
📠 SMS & Telepon Umum – Saat belum ada WhatsApp, komunikasi dilakukan lewat SMS yang terbatas 160 karakter atau lewat telepon umum dengan koin.
🍭 Jajanan Nostalgia – Anak-anak 90an pasti ingat permen karet Yosan (dengan hadiah yang tak pernah lengkap), ciki Taro, mie kremes Anak Mas, dan es lilin.
Lebih Banyak Interaksi Sosial Tanpa gadget, anak-anak lebih sering berinteraksi langsung. Persahabatan terjalin erat karena sering bermain bersama, bercanda tanpa distraksi layar, dan menikmati momen secara nyata.
Meskipun sekarang teknologi berkembang pesat, banyak yang merasa masa kecil di era 90an-2000an lebih berwarna dan penuh kenangan manis Bandar Bola
0 notes
Text

Penyuluhan Dampak Penggunaan Gadget Berlebih pada Anak
Penyuluhan Dampak Penggunaan Gadget Berlebih pada Anak: Upaya UNISSULA di Kampung Klawean, Botorejo, Demak
Demak, Jawa Tengah – Perkembangan teknologi yang pesat membawa berbagai dampak, termasuk di kalangan anak-anak. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan dan sosial. Menyikapi hal ini, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) melalui program pengabdian masyarakat mengadakan penyuluhan bertajuk Dampak Penggunaan Gadget Berlebih pada Anak di Kampung Klawean, Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan gadget yang sehat dan bertanggung jawab bagi anak-anak.
Dampak Negatif Penggunaan Gadget Berlebihan
Penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat berdampak pada berbagai aspek perkembangan anak, seperti:
Gangguan kesehatan fisik – Anak-anak yang terlalu sering menggunakan gadget rentan mengalami gangguan penglihatan, obesitas, dan postur tubuh yang buruk akibat kurangnya aktivitas fisik.
Gangguan perkembangan sosial dan emosional – Interaksi sosial yang minim dapat menyebabkan anak kesulitan dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
Menurunnya konsentrasi dan prestasi akademik – Penggunaan gadget secara berlebihan dapat mengurangi fokus anak dalam belajar.
Risiko kecanduan digital – Anak-anak yang kecanduan gadget cenderung mengalami gangguan tidur dan pola makan yang tidak teratur.
Strategi Edukasi dan Pencegahan
Dalam penyuluhan ini, tim pengabdian masyarakat UNISSULA menerapkan pendekatan yang mencakup aspek kesehatan, psikologi, dan edukasi berbasis keluarga. Beberapa strategi utama yang digunakan meliputi:
Edukasi tentang penggunaan gadget yang sehat – Memberikan wawasan kepada orang tua dan anak-anak mengenai batas waktu penggunaan gadget yang ideal.
Simulasi interaksi tanpa gadget – Mendorong anak-anak untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial tanpa ketergantungan pada perangkat digital.
Workshop pengelolaan waktu layar – Mengajarkan teknik mengatur waktu penggunaan gadget dengan menerapkan jadwal seimbang antara waktu bermain, belajar, dan aktivitas fisik.
Pemberdayaan peran orang tua – Mengajak orang tua untuk lebih aktif dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak dalam penggunaan teknologi.
Kolaborasi dengan Masyarakat Setempat
Penyuluhan ini mendapat dukungan penuh dari Ketua RT 01 RW 05, Ahmad Zazuli, yang menegaskan pentingnya peran komunitas dalam mengontrol penggunaan gadget di lingkungan keluarga.
"Kami berharap dengan adanya edukasi ini, para orang tua lebih peduli terhadap pola penggunaan gadget anak-anak mereka. Dengan pengawasan yang baik, dampak negatif dari teknologi dapat diminimalisir," ujar Ahmad Zazuli.
Dukungan terhadap SDGs (Sustainable Development Goals)
Program ini turut mendukung beberapa tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals - SDGs), di antaranya:
SDG 3: Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan – Meningkatkan kesadaran akan dampak kesehatan dari penggunaan gadget berlebih.
SDG 4: Pendidikan Berkualitas – Memberikan pemahaman tentang pengelolaan waktu belajar dan penggunaan gadget secara seimbang.
SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat – Mendorong partisipasi komunitas dalam mendukung perkembangan anak yang lebih sehat dan produktif.
Harapan dan Keberlanjutan Program
Sebagai langkah selanjutnya, UNISSULA berencana untuk mengadakan sesi edukasi berkelanjutan yang melibatkan lebih banyak sekolah dan komunitas di Demak. Rencana ke depan mencakup:
Pembuatan modul edukasi digital bagi orang tua dan guru.
Pelatihan bagi tenaga pendidik dalam mengawasi penggunaan teknologi di sekolah.
Pendampingan psikologis bagi anak-anak yang mengalami kecanduan gadget.
Melalui edukasi yang berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan anak-anak dapat menggunakan teknologi secara lebih bijaksana tanpa mengorbankan kesehatan dan kehidupan sosial mereka.
0 notes
Text
sudah berubah dan masuk ke dalam sebuah layar gadget. Cara bermainnya tetap sama, yaitu dengan menekan sebuah tombol di layar. Kemudian mesin akan berjalan sesuai dengan mesin asli pada umumnya.
0 notes
Text
Penglihatan Nyaman, Gaya Maksimal: KCMTKU Hadirkan Kacamata Stylish & Terjangkau
Perubahan gaya hidup digital telah membuat aktivitas sehari-hari semakin erat dengan penggunaan gadget multi-layar dalam durasi yang lama. Pergeseran kebiasaan ini meningkatkan kebutuhan akan koreksi penglihatan. Secara global, World Health Organization (WHO) memprediksi bahwa hampir 3,4 miliar orang akan mengalami rabun dekat pada tahun 2030, bersamaan dengan peningkatan kasus rabun jauh,…
0 notes
Text
Pekanbaru 23 Januari 2025 PGPAUDU
Universitas Lancang Kuning
Pembelajaran Neorosains ini akan menjelaskan FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FUNGSI EKSEKUTIF PADA ANAK . Dalam pembelajaran neurosains dapat membantu untuk:memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan otak dapat mendukung perkembangan kognitif anak.

https://images.app.goo.gl/LSyB5sXAyMuFv7cY8
Fungsi eksekutif adalah kemampuan kognitif yang mengatur, mengendalikan, dan mengarahkan perilaku anak dalam proses berpikir, merencanakan, dan membuat keputusan. Menurut Piaget,” fungsi eksekutif berkembang seiring dengan tahap-tahap perkembangan kognitif. Anak-anak melalui empat tahap utama (sensorimotor, praoperasional, konkret operasional, dan formal operasional), yang masing-masing memiliki karakteristik perkembangan kognitif tertentu. Perkembangan fungsi eksekutif terutama terjadi pada tahap praoperasional dan konkret operasional, saat anak mulai mengembangkan kemampuan berpikir logis dan abstrak”. Fungsi ini sangat penting dalam perkembangan anak karena mempengaruhi kemampuan mereka untuk fokus, mengendalikan emosi, menyelesaikan masalah Ada beberapa faktor yang mempengaruhi fungsi eksekutif pada anak, di antaranya: 1. Faktor Genetik:Genetik berperan besar dalam perkembangan fungsi eksekutif anak. Anak yang memiliki riwayat keluarga dengan masalah kognitif atau gangguan fungsi eksekutif cenderung berisiko lebih tinggi mengalami gangguan yang sama. 2. Kondisi Pranatal dan Perinatal:Faktor selama kehamilan seperti stres ibu, paparan zat berbahaya (rokok, alkohol, dan obat-obatan), serta malnutrisi dapat memengaruhi perkembangan otak janin. 3. Pola Asuh dan Lingkungan Keluarga:Pengasuhan yang konsisten, dukungan emosional, dan stimulasi kognitif dari orang tua dapat meningkatkan fungsi eksekutif anak. lingkungan yang penuh stres, kekerasan, atau ketidakstabilan emosional dapat menghambat perkembangan fungsi eksekutif mereka. 4. Kualitas Interaksi Sosial:Hubungan sosial yang sehat dengan orang tua, teman, dan guru dapat membantu anak mengembangkan keterampilan dalam mengelola emosi, menyelesaikan konflik, serta meningkatkan kemampuan fokus dan pengendalian diri. 5. Stimulasi Kognitif:Aktivitas yang merangsang otak, seperti bermain permainan yang melibatkan strategi, membaca, membantu anak mengasah kemampuan, pemecahan masalah 6. Nutrisi:yang baik sangat penting untuk perkembangan otak anak. Kekurangan nutrisi seperti zat besi, asam lemak omega-3, atau vitamin tertentu bisa mengganggu perkembangan kognitif anak. 7. Paparan Teknologi dan Media:Waktu layar yang berlebihan tanpa pengawasan dapat mengganggu kemampuan anak dalam berkonsentrasi dan mengatur diri. Paparan yang berlebihan pada gadget. 8. Kualitas Tidur:Tidur yang cukup dan berkualitas berperan penting dalam memfasilitasi perkembangan otak, termasuk fungsi eksekutif. 9. Kesehatan Mental dan Emosional:Kondisi kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, atau gangguan perhatian (ADHD) bisa menghambat fungsi eksekutif. 10. Latihan dan Aktivitas Fisik:Aktivitas fisik teratur berkontribusi pada kesehatan otak dan fungsi kognitif secara keseluruhan. Kesimpulan : Jadi perkembangan fungsi eksekutif pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh perpaduan antara faktor biologis ,faktor lingkungan dan pengalaman anak sehari-hari.Dukungan positif dan lingkungan yang sehat sangat membantu meningkatkan kemampuan anak usia dini Kata Patira azzahra,Dea Nita Cahyani Putri,Risma inem
1 note
·
View note
Text
Family Strategic Planning (FSP) 2025 Part 2

Pada 11 Januari 2025, Sabtu kemarin adalah perdana kami lakukan forum keluarga secara sengaja untuk membahas peta keluarga. Sehari sebelumnya saya sudah membagikan draft peta keluarga tersebut di WAG keluarga. Forum ini kami awali dengan jalan pagi terlebih dahulu. Semua anak-anak mengikuti aktifitas jalan pagi sesuai ritmenya yang masih ogah-ogahan melangkahkan kaki. Namu berbeda bagi si bayi, ia sangat lincah berlari ditemani oleh pak suami. Sepeda tiga rodanya akhirnya saya yang dorong tanpa penumpang. Kami dapat 3 putaran lalu memutuskan menyudahi jalan pagi, selanjutnya kami menuju sebuah kafe untuk sarapan yang letaknya dekat dari tempat jalan pagi tadi.
Kafe yang dituju sudah buka. Kami memilih tempat duduk di bagian pojok biar berasa lebih privat. Anak-anak sudah memesan menu kesukaannya begitupun kami. Sambil menanti pesanan datang, saya memanfaatkan momen tersebut menyampaikan peta keluarga yang telah dibagikan sebelumnya. Saya pinjam gadget pak suami untuk menampilkan draft peta karena layar gadgetnya lebih lebar. Anak-anak termasuk pak suami sudah bersiap mendengarkan apa yang ingin saya sampaikan.
Saya memulai obrolan dengan menjelaskan apa itu peta keluarga. Menjelaskannya seperti apa yang saya tuliskan pada part 1. Berikutnya menjelaskan mengapa memberi nama "Pasompe Mallinrung" untuk peta keluarga kami. Saya sampaikan bahwa dua kata ini adalah bahasa Bugis, dimana Pasompe artinya perantau, Mallinrung artinya gigih atau tidak mudah menyerah. Dari dua kata tersebut memiliki makna bahwa kami adalah keluarga perantau yang gigih berjuang dalam menghadapi dinamika kehidupan dimanapun berada. Sebuah nama yang awalnya saya usulkan lalu kami sepakati bersama bahwa itulah nama keluarga kami. Sampai obrolan di bagian ini belum ada pertanyaan atau sanggahan dari siapa pun, maka saya teruskan obrolan berikutnya.Berdasar petunjuk di buku FSP, urutan aktifitas adalah membahas masalah tujuan bersama mengikut tentang current condition & situation, support system, bekal dan golden rules. Berhubung item-item pembahasan ini sudah saya buat draftnya, sisa menjadikannya bahan obrolan dengan anak-anak dan pak suami. Saya menjelaskan bahwa penentuan tujuan berdasar situasi dan kondisi keluarga saat ini, jadi hal pertama yang kami obrolkan adalah tentang kondisi terkini. Apa sajakah itu? antara lain mengenai potensi dominan atau kekuatan tiap anak, saya maupun suami. Saya sampaikan kekuatan anak-anak berdasarkan pengamatan sehari-hari dan juga hasil assesment dari sekolah. Pada poin ini anak-anak belum sepenuhnya menyadari akan kekuatan dan kelemahannya. Tidak apa, kali ini masih perdana menjalankan forum diskusi tentang peta keluarga kami sehingga porsi obrolan masih lebih banyak dilakukan oleh saya. Yang penting anak-anak memahami dulu Apa, Mengapa peta ini dibuat. Sementara bagi suami, strategic planning sudah menjadi makanannya sehari-hari sehingga beliau yang mendapat porsi memperkuat dan memperjelas obrolan saya. Pada obrolan tentang kondisi aset dan keuangan, semua saya sampaikan sesuai keadaan sebenarnya. Baik dari segi materi maupun jumlahnya. Pada bagian ini, anak-anak tertarik ketika saya menyebutkan Surat Berharga Negara (SBN) berupa Sukuk. Saya dan Pak Suami menjelaskan bahwa negara menerbitkan surat pinjaman modal kepada warga negara yang dinilai per unit itu sekian Rupiah. Modal atau dana ini digunakan oleh negara untuk membiayai pembangunan infrastruktur, usaha-usaha milik negara dan pengembangannya. Negara menjanjikan pembagian hasil bagi dari kegiatan tersebut dalam jumlah tertentu selama periode tertentu. Saya menyampaikan bahwa pembelian SBN adalah salah satu upaya pengelolaan keuangan yang belum digunakan dalam waktu dekat. Aktifitas ini disebut investasi. Yang saya tekankan bahwa tidak semua tabungan yang dimiliki diinvestasikan hanya karena tergiur dengan imbal hasil. Semua tetap harus terukur. Pada kesempatan ini saya memberi contoh bagaimana anak-anak juga perlu melakukan pengelolaan terhadap uang yang dimiliki, seperti merencanakan pengeluaran. Membuat pos-pos budget misalnya untuk menabung berapa, infak, bersosialisasi atau hiburan dan seterusnya.
Masuk ke sesi obrolan tentang kondisi keuangan. Pada kesempatan tersebut saya menyampaikan berapa pendapatan setiap bulannya diikuti berapa jumlah beban utang keluarga yang menuntut fokus bersama terutama saya dan pak suami agar utang tersebut segera terselesaikan. Pada momen ini saya benar-benar menekankan bahwa kita semua dapat berkontribusi untuk hal tersebut, dengan cara apa? Hayo...mari sama-sama meniadakan kemubassiran. Contohnya : jika sudah berinvestasi dengan mengeluarkan sejumlah biaya masuk sekolah, bimbingan belajar, pengadaan perangkat seperti komputer maka selayaknya ada output dari invetasi tersebut. Bagaimana caranya? yaah dengan bersungguh-sungguh menjalani kegiatan sekolah, giat belajar agar pengetahuan dan kesadaran ingin memiliki kualitas hidup menjadi lebih baik, perilaku-perilaku baik bertumbuh serta memiliki kemampuan menyelesaikan masalah secara cermat.
Bersambung....
1 note
·
View note
Text
Dampak Buruk Gadget pada Anak di Bawah Umur: Menjaga Keseimbangan antara Teknologi dan Perkembangan Anak
Di era digital saat ini, keberadaan gadget atau perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, dan komputer sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi ini memudahkan banyak aspek kehidupan, termasuk bagi anak-anak yang hidup dalam dunia yang serba terkoneksi. Namun, meskipun gadget menawarkan berbagai manfaat, penggunaannya pada anak di bawah umur perlu mendapat perhatian serius, karena dapat memberikan dampak buruk terhadap perkembangan fisik, mental, dan sosial anak. Artikel ini akan membahas beberapa dampak buruk yang mungkin terjadi akibat penggunaan gadget yang berlebihan pada anak-anak di bawah umur.
Gangguan pada Perkembangan Fisik Anak-anak yang terlalu sering menggunakan gadget berisiko mengalami gangguan fisik, terutama terkait dengan penglihatan, postur tubuh, dan pola tidur mereka. Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah penurunan kualitas penglihatan. Penggunaan gadget dalam waktu lama, apalagi dengan jarak pandang yang terlalu dekat, dapat menyebabkan kelelahan mata, mata kering, bahkan gangguan penglihatan seperti rabun jauh. Selain itu, duduk terlalu lama sambil menggunakan gadget dapat mempengaruhi postur tubuh anak. Mereka cenderung membungkuk atau tidak menjaga posisi tubuh yang benar, yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan sakit punggung atau masalah pada tulang belakang. Penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat mengurangi waktu anak untuk bergerak dan bermain fisik, yang seharusnya penting untuk perkembangan motorik dan kesehatan tubuh mereka.
Gangguan pada Kualitas Tidur Salah satu dampak buruk gadget yang paling signifikan adalah gangguan tidur. Paparan layar gadget yang mengeluarkan cahaya biru dapat mengganggu produksi hormon melatonin, yang berperan dalam mengatur siklus tidur. Anak yang sering menggunakan gadget, terutama menjelang waktu tidur, akan lebih sulit untuk tidur dengan nyenyak dan memiliki kualitas tidur yang buruk. Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan anak menjadi lebih mudah lelah, mudah marah, dan mengalami penurunan konsentrasi di sekolah. Tidur yang tidak cukup juga dapat mengganggu perkembangan fisik dan mental anak, karena tubuh membutuhkan tidur yang cukup untuk proses pemulihan dan pertumbuhan.
Pengaruh Negatif terhadap Perkembangan Kognitif dan Emosional Penggunaan gadget yang berlebihan juga dapat berdampak buruk pada perkembangan kognitif anak. Meskipun beberapa aplikasi edukatif dapat membantu anak belajar, terlalu banyak waktu yang dihabiskan di depan layar bisa mengurangi kesempatan anak untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain, yang sangat penting untuk perkembangan sosial dan emosional mereka. Interaksi langsung dengan orang tua, teman sebaya, atau guru memberikan pengalaman belajar yang lebih baik dan mendalam dibandingkan dengan belajar melalui layar. Selain itu, paparan yang terus-menerus terhadap konten negatif, seperti kekerasan, bahasa kasar, atau perilaku buruk yang ada di media sosial atau video online, bisa mempengaruhi perkembangan emosional anak. Anak-anak yang terlalu terpapar konten semacam ini bisa menjadi lebih agresif, kurang empati, atau terpengaruh oleh norma sosial yang tidak sehat.
Penyalahgunaan Media Sosial dan Konten Tidak Sesuai Usia Salah satu masalah utama dalam penggunaan gadget pada anak-anak adalah akses tanpa batas ke media sosial atau konten yang tidak sesuai dengan usia mereka. Di dunia maya, anak-anak dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi yang tidak layak, termasuk konten kekerasan, pornografi, atau ideologi ekstrem yang bisa memengaruhi cara berpikir mereka. Selain itu, banyak anak yang merasa terdorong untuk mengikuti tren atau perilaku tertentu di media sosial, seperti mengikuti gaya hidup yang konsumtif atau mengejar popularitas secara berlebihan. Hal ini bisa menyebabkan gangguan mental seperti kecemasan sosial atau ketergantungan pada pujian dan like dari orang lain, yang sangat tidak sehat bagi perkembangan mental anak.
Ketergantungan pada Gadget (Addiction) Salah satu dampak paling serius dari penggunaan gadget yang berlebihan adalah ketergantungan atau adiksi. Anak-anak, terutama yang masih di bawah umur, memiliki kemampuan kontrol diri yang terbatas, sehingga mereka lebih rentan terhadap ketergantungan pada perangkat elektronik. Mereka bisa merasa cemas, marah, atau gelisah ketika tidak bisa mengakses gadget atau bermain game online. Ketergantungan ini dapat mengganggu aktivitas lain yang lebih penting, seperti belajar, bermain di luar ruangan, berinteraksi dengan keluarga dan teman-teman, serta menjalani rutinitas sehari-hari. Jika tidak ditangani dengan bijak, ketergantungan pada gadget dapat mempengaruhi kualitas hidup anak dan membatasi kemampuan mereka untuk berfungsi secara normal dalam kehidupan sosial.
Gangguan Sosial dan Isolasi Meskipun gadget dapat mempermudah komunikasi, penggunaan berlebihan dapat menyebabkan anak menjadi lebih tertutup dan terisolasi. Alih-alih berinteraksi langsung dengan teman-teman sebaya di dunia nyata, anak-anak yang terlalu sering menggunakan gadget mungkin lebih memilih berinteraksi di dunia maya. Hal ini bisa mengurangi keterampilan sosial mereka, seperti kemampuan berbicara di depan umum, menyelesaikan konflik, atau bekerja sama dalam tim. Akibatnya, anak-anak mungkin merasa kesulitan beradaptasi dalam lingkungan sosial nyata, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kualitas hubungan mereka dengan keluarga, teman, atau guru. Jika kebiasaan ini dibiarkan, bisa menumbuhkan rasa kesepian atau keterasingan di masa depan.
Solusi untuk Mengurangi Dampak Buruk Gadget pada Anak Untuk mengurangi dampak buruk gadget pada anak-anak, orang tua dan pengasuh harus terlibat aktif dalam membatasi waktu penggunaan gadget dan memastikan bahwa konten yang diakses anak sesuai dengan usia mereka. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
Batas Waktu Penggunaan Gadget: Tetapkan batas waktu yang jelas untuk penggunaan gadget setiap hari, dan pastikan ada waktu untuk aktivitas fisik, belajar, dan bermain tanpa gadget.
Kontrol Konten: Pastikan anak hanya mengakses konten yang sesuai dengan usia mereka. Gunakan aplikasi atau fitur kontrol orang tua untuk memblokir konten negatif atau berbahaya.
Ajarkan Penggunaan Gadget yang Sehat: Berikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara dunia nyata dan dunia maya. Dorong mereka untuk berinteraksi langsung dengan teman dan keluarga.
1 note
·
View note
Text
Eclipse Run: Melarikan Diri dari Bayangan
Bermain di tempat main game yang menawarkan kenyamanan maksimal adalah kunci untuk menikmati game seru seperti Eclipse Run: Melarikan Diri dari Bayangan. Game ini membawa pengalaman yang mendalam dengan narasi menegangkan dan gameplay penuh aksi yang menantang.
Cerita yang Mencekam dalam Eclipse Run
Eclipse Run adalah game bertema aksi-petualangan yang berlatar di dunia dystopia yang dikuasai oleh bayangan misterius. Anda berperan sebagai pelarian terakhir yang mencoba melarikan diri dari kekuasaan tiran dan mengungkap rahasia di balik fenomena gerhana abadi yang menguasai dunia. Cerita ini dirancang dengan banyak lapisan plot yang memadukan ketegangan, misteri, dan kejutan yang tak terduga.
Setiap level membawa pemain lebih dalam ke wilayah bayangan, di mana ancaman selalu hadir. Memainkan game ini di tempat main game dengan fasilitas unggulan, seperti layar besar dan koneksi internet stabil, memungkinkan Anda untuk terjun sepenuhnya ke dalam suasana yang mencekam.
Gameplay Intens dengan Tantangan Unik
Eclipse Run menghadirkan gameplay yang menguji keterampilan refleks, pemecahan teka-teki, dan strategi. Pemain harus:
Menghindari Bayangan: Berlari, melompat, dan menyelinap untuk menghindari musuh yang terus memburu.
Memecahkan Teka-Teki: Setiap area memiliki teka-teki kompleks yang harus diselesaikan untuk membuka jalan keluar.
Menggunakan Peralatan Canggih: Pemain dapat mengumpulkan gadget futuristik untuk membantu bertahan hidup dan melawan ancaman.
Gameplay yang cepat dan intens ini membuat Eclipse Run sangat ideal dimainkan di tempat main game yang menyediakan perangkat dengan respons tinggi. Hal ini memastikan pengalaman bermain yang lancar tanpa lag, terutama pada momen krusial.
Visual dan Atmosfer yang Mendalam
Salah satu kekuatan Eclipse Run adalah visualnya yang gelap tetapi memukau. Dunia dalam game ini dirancang penuh detail, dengan efek cahaya dan bayangan yang menciptakan atmosfer intens. Gerhana abadi yang menjadi latar belakang permainan memberikan nuansa misterius yang khas.
Musik latar yang dinamis semakin memperkuat suasana, mulai dari nada yang tenang saat eksplorasi hingga melodi cepat saat pengejaran. Dengan memainkan game ini di tempat main game yang dilengkapi dengan perangkat audio berkualitas, Anda dapat merasakan detail audio yang memperkaya pengalaman bermain.
Keuntungan Bermain di Tempat Main Game Berkualitas
Memilih tempat main game yang nyaman dan aman sangat penting untuk menikmati Eclipse Run secara optimal. Tempat yang menyediakan perangkat gaming terbaik akan membantu Anda menikmati grafis, gameplay, dan audio secara maksimal tanpa gangguan teknis.
Selain itu, tempat main game yang ideal juga memastikan suasana yang mendukung konsentrasi, sehingga Anda dapat fokus pada pelarian Anda dari bayangan. Ini menjadi nilai tambah yang besar, terutama untuk game yang membutuhkan ketangkasan dan strategi seperti Eclipse Run.
Kesimpulan
Eclipse Run: Melarikan Diri dari Bayangan adalah game yang menawarkan kombinasi cerita yang mendalam, gameplay yang penuh aksi, dan visual yang memikat. Dengan tantangan yang intens dan teka-teki yang menarik, game ini memberikan pengalaman bermain yang tidak terlupakan.
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, mainkan Eclipse Run di tempat main game yang aman dan nyaman. Dengan fasilitas unggulan, Anda dapat merasakan ketegangan setiap level dan menikmati permainan tanpa gangguan. Bersiaplah melarikan diri dari bayangan dan mengungkap rahasia di balik gerhana abadi dalam Eclipse Run!
0 notes