#ganti lantai
Explore tagged Tumblr posts
eaaa10 · 3 months ago
Text
Lantai Vinyl Anti Air dan Awet
Lantai vinyl menjadi pilihan populer di banyak rumah dan gedung komersial. Salah satu alasan utamanya adalah kemampuannya untuk tahan terhadap udara dan daya tahannya yang luar biasa. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang keuntungan lantai vinyl yang anti air dan awet, serta mengapa banyak orang memilihnya sebagai solusi lantai untuk berbagai kebutuhan.
Tumblr media
Keunggulan Lantai Vinyl Anti Air
Lantai vinyl anti air dikenal memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap kelembapan. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk ruang-ruang yang sering terpapar air, seperti dapur, kamar mandi, hingga ruang cuci. Berbeda dengan jenis lantai lainnya, vinyl tidak mudah menyerap air, yang berarti risiko kerusakan akibat kelembapan sangat minim.
Selain itu, lantai vinyl juga memiliki lapisan pelindung yang membantu menjaga permukaannya tetap kering dan bebas dari noda. Dengan teknologi modern, lantai vinyl yang dilapisi dengan lapisan anti air dapat dengan mudah dibersihkan hanya dengan menggunakan kain lembab, tanpa khawatir akan kerusakan.
Keunggulan lain yang tak kalah penting adalah ketahanannya terhadap perubahan suhu dan cuaca. Dalam kondisi ruangan yang cenderung lembap, lantai vinyl tetap stabil, tidak mengembang atau menyusut. Ini membuatnya menjadi pilihan yang sangat praktis, terutama di daerah dengan kelembapan tinggi.
Lantai Vinyl yang Awet dan Tahan Lama
Selain anti air, lantai vinyl juga dikenal karena daya tahannya yang luar biasa. Bahan vinyl memiliki kekuatan mekanis yang tinggi dan tidak mudah tergores atau pecah. Inilah mengapa lantai vinyl sering digunakan di area yang sering mengalami lalu lintas tinggi, seperti ruang tamu, koridor, dan kantor.
Ketahanan lantai vinyl terhadap kerusakan fisik juga ditambah dengan lapisan pelindung tambahan yang mencegah terjadinya noda atau bekas lecet. Lantai vinyl yang berkualitas tinggi bahkan dapat bertahan hingga lebih dari 20 tahun dengan perawatan yang tepat. Keawetan ini menjadikan lantai vinyl sebagai investasi jangka panjang yang menguntungkan.
Keunggulan lain dari lantai vinyl adalah perawatannya yang mudah. Tidak diperlukan perawatan khusus yang rumit. Cukup dengan menyapu atau mengepel secara rutin, lantai vinyl akan tetap terlihat bersih dan terjaga kualitasnya. Ini tentu menjadi keuntungan bagi mereka yang menginginkan lantai dengan perawatan yang tidak memakan banyak waktu dan tenaga.
Variasi Desain dan Estetika
Lantai vinyl juga menawarkan berbagai pilihan desain yang bisa disesuaikan dengan gaya interior ruangan. Dengan kemajuan teknologi, kini lantai vinyl tersedia dalam berbagai motif, seperti motif kayu, batu, bahkan ubin keramik. Hal ini memungkinkan Anda untuk menciptakan tampilan yang diinginkan tanpa harus mengeluarkan biaya yang lebih tinggi untuk material asli.
Tersedia dalam berbagai pilihan warna dan tekstur, lantai vinyl memberikan fleksibilitas untuk mencocokkan desain interior rumah atau gedung dengan lebih mudah. Sebagai contoh, lantai vinyl dengan motif kayu memberikan kesan alami dan elegan tanpa harus khawatir tentang perawatan yang memakan waktu seperti pada lantai kayu asli.
Instalasi yang Mudah dan Cepat
Proses instalasi lantai vinyl juga relatif cepat dan tidak rumit. Lantai vinyl bisa dipasang langsung di atas lantai lama tanpa harus menghilangkan lapisan lama, asalkan permukaan lantai tersebut rata dan bersih. Beberapa jenis lantai vinyl bahkan dilengkapi dengan sistem pemasangan click-lock, yang memungkinkan Anda untuk memasangnya sendiri tanpa bantuan profesional.
Kemudahan instalasi ini tentu menjadi nilai tambah, terutama bagi mereka yang ingin memperbarui tampilan rumah atau ruang kerja tanpa harus menunggu lama atau mengeluarkan biaya instalasi yang mahal. Dengan lantai vinyl, perubahan suasana ruangan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.
Harga yang Terjangkau
Meskipun memiliki berbagai keunggulan, lantai vinyl tetap menawarkan harga yang relatif terjangkau dibandingkan dengan bahan lantai lainnya, seperti marmer, granit, atau kayu asli. Dengan harga yang lebih ekonomis, Anda dapat memperoleh lantai yang tidak hanya tahan air, tetapi juga tahan lama dan mudah dipasang. Ini menjadikan lantai vinyl pilihan yang sangat baik untuk anggaran terbatas namun tetap menginginkan kualitas terbaik.
Kesimpulan
Lantai vinyl anti air dan awet merupakan solusi praktis dan efisien untuk memenuhi kebutuhan lantai di berbagai jenis ruangan. Daya tahannya yang luar biasa terhadap air dan kelembapan, ditambah dengan kemudahan perawatan dan instalasi, menjadikan lantai vinyl pilihan yang sangat menguntungkan. Ditambah lagi dengan variasi desain yang bisa disesuaikan dengan interior ruangan, lantai vinyl mampu menciptakan suasana yang nyaman dan menarik. Jadi, jika Anda mencari lantai yang tahan lama, mudah dirawat, dan ekonomis, lantai vinyl adalah pilihan yang tepat.
0 notes
pengarangrahl · 2 months ago
Text
"Like the sun at dawn
As if darkness
had been replaced by light
Its broke, to grow
Lost, then change."
- Rahl, 22125
Aku masih mendengar detak jantungku sendiri. Setiap langkah dan perjalanan, ialah alasan untukku bertahan dari kegilaan.
***
[ Bu Ita : Rue, apa temenmu memang seperti ini ya, tidak minat kah untuk magang?? ]
Sebuah notifikasi pesan muncul di layar hp Rue, gadis itu sejak tadi ingin beranjak dari tempat tidurnya tapi terpaksa harus duduk kembali. Ia meletakkan gawainya di atas kasur dan mengambil segelas air minum dari meja di sisi kanannya. Rue mengatur napas, ia terpaku sekejap pada isi pesan yang baru masuk itu.
[ Mohon maaf sekali ibu atas kesalahan teman tim saya, kami akan lakukan evaluasi bersama agar mencegah kejadian ini berulang ]. Rue memberi emoticon mengatup kedua tangan di akhir pesan teksnya.
Rupanya setelah beberapa menit, pesan itu hanya dilihat saja oleh Bu Ita---Penanggung Jawab anak magang di kantor Rue sekaligus Pimpinan Redaksi Penerbitan. Gadis itu membaringkan tubuh, ia menatap lekat-lekat ponsel miliknya, berharap agar Bu Ita memberikan kata-kata selain pesan yang pertama tadi. Ia memejamkan mata kemudian mendengus kesal sebab malah teringat Desi---rekan kerjanya.
Mengapa Rue harus satu tempat magang dengan orang yang sama sekali tidak dapat dipahami perilakunya? Kali ini Desi telat dua jam dan tidak mengabari sama sekali. Rue bahkan sudah hafal dengan pola ini. Nantinya ketika ada yang bertanya pada Desi, pasti jawabannya tidak jelas, seperti orang linglung.
Rue beranjak dari tempat tidur, ia mengecas handphone miliknya lalu bergegas untuk mengotak-atik isi kulkas, membuat bekalnya, lalu mandi. Menunggu jam dua belas siang agar ia bisa pergi ke kantor penerbit tempatnya bekerja. Setidaknya ia bisa mendapat pengalaman dari sana untuk mengaplikasikan ilmu yang dia punya, meningkatkan softskill dan hardskill, serta memperluas wawasan.
Paling kurang dirinya harus bertahan di sana lima jam per-hari nya, karena kali ini shift siang, maka pukul 17.00 ia bisa pulang. Dan begitulah kegiatan gadis itu sampai hari-hari berikutnya. Hidup di kota orang yang jauh dari orangtua sempat membuatnya merasa kurang nyaman. Apalagi sebelum pergi merantau ia sempat berdebat dengan kedua orangtuanya yang sangat menentang keputusan Rue. Tetapi ia harus melakukannya, demi perubahan hidup keluarga. Ya, dengan tekad kuatnya Rue bisa meyakinkan sang ayah dan bunda.
***
"Selamat siang Bi Siti," sapa Rue pada salah satu CS di kantornya.
"Siang Rue, panas banget yah neng di luar?" sahut wanita paruh baya itu, dia menghentikan aktivitas bebersihnya sebentar.
"Iya, Bi. Nyengat mataharinya," kata Rue sambil tertawa ringan.
"Masuk jam dua belas, Neng?"
"Ngga, Bi. Saya shift siang masuk jam satu, cuma mau dateng agak cepetan dikit."
"Ooh gitu nyah, si eneng geulis telaten pisan," puji Bi Siti.
"Aamiin, Bi. Oiyah, saya bawa Brownies buat Bibi." Gadis itu membuka tas kemudian memberi satu kotak Brownies untuk Bi Siti. Wanita paruh baya itu terlihat riang sekali menerima hadiah dari Rue, dia tahu bahwa Rue yang membuatnya sendiri karena Rue suka bercerita bahwa ia suka membuat berbagai kue dan roti. Bi Siti berterima kasih pada anak baik itu dan dibalas ramah pula oleh Rue. "Ngomong-ngomong saya ke dalem duluan ya, Bi? Mau siap-siap ganti shift, hehe."
"Boleh-boleh. Sok atuh neng, Bibi teh juga mau pulang ini," Bi Siti nyengir sembari buru-buru melipat kain lapnya. Rue pamit pada Bi Siti dan melambaikan tangannya, mereka pun berpisah. Rue akan mulai bekerja, Bi Siti akan segera pulang ke rumah. Sebuah siklus dimana bekerja, akan selalu menemui waktu akhirnya, yakni pulang.
Waktupun berlalu, kini Rue sudah berada di depan laptopnya untuk mengolah data-data, sekitar pukul dua nanti ia harus turun ke divisi percetakan untuk sekedar mengawasi tumpukan buku-buku yang akan dijilid. Rue mengerjapkan mata, rupanya sudah hampir jam dua. Ia pun segera ke lantai satu dengan membawa tablet kantor.
Ia tampak menikmati perannya menjadi Kepala Produksi. Dia mengarahkan karyawan dengan sangat teliti, agar meminimalisir kesalahan. Namun tak jarang pula Rue turut serta membantu para pekerja di sana, merangkul mereka. Terkadang mentraktir snack atau membawakan kue buatannya untuk para staff dan karyawan.
"Maaf Kak Rue, izin melaporkan. Sampul buku yang edisi satu sepertinya tidak sesuai dengan konsep awal, apa mungkin memang sudah diganti ya, Kak?"
"Boleh saya lihat dulu, Dek?"
"Silakan, Kak, sebelah sini." Rue tercengang melihat sampul buku yang ada, 'Berantakan sekali!'
"Dek, apa yang ini sudah melewati tahap revisi kita kemarin?"
"Sudah, Kak. Saya yang mengantar sampelnya langsung pada kakak."
"Ini udah puluhan tercetak ya. Habis banyak kertas juga."
"Benar, maaf Kak Rue, padahal kita sudah sering sekali cek perkembangan buku-buku ini."
"Nggak apa-apa, Dek. Kita udah melakukan yang terbaik sebelumnya, sekarang kita harus cari solusinya saja daripada pusing. Emm, kamu tau ruang Kak Desi yang baru?"
"Di lantai dua, sampingnya ruang kerja Kak Rue. Mau saya antar, Kak? Mungkin saya perlu hadir menemui kakak itu."
"Tidak sayang, kamu lanjutkan saja pekerjaanmu, ya."
"Kalau begitu baik, Kak."
Rue tidak menyangka ia harus dihadapkan lagi oleh keadaan ini, sejujurnya ia agak muak berurusan dengan Desi. Rue mendatangi rekannya yang bermasalah itu dengan maksud untuk menanyakan tentang desain sampul. Kenapa tiba-tiba berubah? Apalagi banyak ketidaksesuaian konsep, bisa-bisa penerbit dan pihak penulis akan dirugikan jika hal ini terus berlanjut. Pun di kantor ini tidak boleh seenaknya saja.
"Permisi, Des," kata Rue. Ia mengetuk pintu kemudian melihat ke arah kaca tembus pandang, semua orang yang ada di dalam sana menatap gadis itu. Kemudian Desi mengangguk, tanda ia mempersilakan Rue untuk masuk. Setelah masuk ia tersenyum ramah kepada semua rekan kerja Desi dan dibalas serupa pula. Rue segera memberi kode kepada kawannya itu untuk bicara di luar.
"Kenapa, Rue?" tanya Desi seperti tidak tahu apa-apa.
"Laporan yang dirimu janji buat dua bulan lalu udah sampai mana?" balas Rue. Gadis itu memelankan suaranya agar orang lain tak terlalu mendengar, sebab ia tidak mau mempermalukan Desi.
"Oh itu ... aku kan dah buat. Tapi belum sempat di siapkan karna--emm, aku gak ngerti, masih bingung buatnya gimana. Di rumah pun ngga ada laptop, jadi kek mana lah susah. Kesempatan cuma di sini, tapi tiap udah masuk rame terus antrian data desain, proofread. Belum lagi editor naskah yang pakai laptop ruangan karena kami sama-sama ngga ada, dirimu juga ngga ada jadi aku gabisa pinjem siapa-siapa," jawab Desi panjang lebar.
Ia mengedip-ngedipkan kedua matanya, sejujurnya dia pun tidak bisa memastikan jawabannya masuk akal atau tidak. Ah ya, Rue juga tidak punya laptop atau tablet, ia hanya diberi dan memakai itu di kantor saja. Maka dari itu Rue memanfaatkannya sebaik mungkin agar selesai dan tidak menunda-nunda tugas.
"Aku kasihan sama kamu, tapi udah lima bulan kita magang, dirimu sama sekali ngga nyentuh dokumen laporan itu, bukannya kemarin uda kita buat kerangkanya bareng-bareng? Kamu tinggal isi dan sesuaikan sama divisi. Aku juga bingung tiap hari ditanyain Bu Ita terus. Dan kalau kamu ngga ngerti, bisa nanya ke aku kan?"
"I--iya mungkin ko bisa bantu aku pas nanti kita ketemu di weekend atau gimana ...."
Rue terdiam, ia sudah ngos-ngosan menahan amarah. Kemarin gadis itu sudah mengajak Desi untuk mereview laporan tersebut, tapi Desi banyak bertanya dan menyiratkan seakan tidak mau padahal itu juga di depan banyak orang. Jadi Rue memutuskan mengerjakan sendiri. Rue teringat bahwa setiap kali Desi melontarkan pernyataan, pasti Desi tak juga menepatinya. Sejak bulan pertama dan kedua mereka magang di sini, orang-orang tidak menyukai Desi karena sifat bebal dan kasarnya. Banyak rekan kerja lain yang selalu saja bertanya tentang Desi kepada Rue. Karena memang Rue adalah tetangga sebelah rumah Desi.
"Rue ... kecewa ya samaku?" tanya Desi kala itu. Tapi Rue hanya bisa tersenyum simpul sembari terus menyemangati. Dan terus memberi info serta data-data yang diperlukan untuk memudahkan Desi. Beberapa kali ia melakukannya, baik lewat chat ataupun bicara langsung. "Kalau ada apa-apa bilang ya. Kalo ada masalah cerita aja gapapa," ucap Rue. Ia menepuk-nepuk pundak temannya itu.
Orang-orang berharap setidaknya Rue bisa menceritakan detail tentang orang seperti apa sebenarnya Desi ini? Sedangkan Rue tidak pernah terlalu memperhatikan Desi, ia hanya fokus pada dirinya, keluarga, sahabat, pekerjaan, tugas, juga orang-orang yang bisa diajak kerja sama. Tapi ketika gadis itu tahu bahwa ia akan sama-sama magang dengan Desi, Rue lah yang memulai pendekatan pertemanan agar ia merasa mereka tidak canggung ke depannya.
Rue menolong Desi sebisanya, semampunya, tapi Desi tidak pernah sebaliknya pada Rue. Atau mungkin ia tidak tahu diri? Tidak bisa memahami perjuangan orang lain. Tidak memiliki empati. Dia pernah bercerita bahwa keluarganya di rumah sangat kacau. Tetapi Desi juga tidak mau bangkit dari keterpurukannya, dan dia pun juga malas untuk menggerakkan perubahan hidupnya.
Pernah setelah banyaknya gosip miring tentang Desi, yang digosipkan itu pun berubah. Mulai cekatan dan inisiatif, pekerjaannya cepat terselesaikan serta datang lebih awal. Rue turut bahagia dengan itu. Tetapi ternyata hanya bertahan beberapa minggu saja. Desi kembali menjadi sosok yang sering terlambat dan tidak memberi kabar serta alasan yang jelas. Rue juga pernah diceritakan oleh rekan sejawatnya, bahwa ternyata Desi mengalami kekerasan dalam keluarganya.
Namun, Rue juga bisa lelah, ia bukan malaikat. Apalagi Rue selalu membawa beban ekspetasi orang lain di pundaknya. Orang lain berharap Rue bisa menarik Desi jadi lebih baik, jangan menyerah untuk mengajak Desi untuk berubah. Semua keluh yang mereka katakan tidak diungkap langsung pada Desi, hanya menyampaikan lewat Rue saja. Apakah mereka mengira bahwa Rue tidak pernah peduli? Apa orang-orang itu menganggap Rue cuek-cuek saja? Bahkan Rue melakukan hal lebih daripada sekedar menasehati.
Tetapi bagi Rue yang berhadapan langsung dengan Desi, mengubah orang sangat sulit dan mungkin mustahil apabila tidak ada niat dari hati Desi sendiri. "Untuk apa membantu orang lain, jika orangnya saja tidak mau dibantu?" Ucap Rue pada Fara kala itu. Karena, Desi tak berusaha sedikitpun. Hanya melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang.
Kadang Rue merasa selalu salah juga di mata mentornya, pekerjaan gadis itu sering diatasi oleh Kakak Seniornya karena Rue terkesan lambat di mata mereka. Tapi dengan semua itu Rue berprinsip mau terus belajar. 'Kalau tidak berani salah, namanya tidak belajar'. Ia selalu rajin, bertanya, dan tidak malu melakukan hal-hal baik yang semestinya. Berbeda dengan Desi yang sering berkata 'Aku nggak bisa ramah ke orang lain, aku ya gini.' Atau Desi yang sering mengeluh 'Capek banget di sini, magang di bidang ini bukan tujuanku.'
Bulan ketiga makin banyak yang tidak menyukai Desi, karena sikapnya yang keras kepala, sering terlambat, tidak inisiatif, serta tidak mau berbaur dengan benar untuk menyesuaikan diri. Dengan kata lain, dia pun tidak pernah intropeksi. Sekalipun diberi nasihat oleh kakak senior, ditegur rekan sejawat, atau dibilangi secara halus dan empat mata oleh Rue. 'Kalo sifatnya emang kayak gitu, susah untuk di rubah dek karna udah bawaan.' Sebuah kalimat dari salah satu Kakak Senior mereka yang selalu Rue ingat.
Rue sendiri sering berhadapan dengan banyak manusia bermasalah, tapi yang kali ini beda. Anak itu seakan tidak mau ditarik, tak mau dibantu. Ia hanya bersembunyi di dalam kurungan zona nyaman yang rupanya merugikan banyak orang. Bu Ita sampai tidak mau mengajak Desi bicara secara langsung untuk menjelaskan kesalahan-kesalahan Desi. Dan dengan semua keadaan runyam itu Rue sama sekali tidak tahu harus melakukan apa. Energinya semakin lama semakin terasa habis, sinarnya memudar.
"Kita kan juga udah sepakat buat ngga ganti desain tanpa sepengetahuanku? Kenapa ngga bilang dulu kalo mau ubah? Klien udah setuju sama yang lama kan?" tanya Rue lagi.
"Maaf, Rue." Dua kata lucu yang dilontarkan oleh Desi. Maaf yang hanya sekedar kalimat, bukan perubahan sikap dan sifat.
"Des, tolong kerjasama nya, buatlah laporan data dari divisimu dan aku minta bantuan untuk tidak melakukan kesalahan seperti ini lagi."
"Iya ...."
"Yasudah aku balik dulu mau lanjut kerjaan, jangan lupa tugasmu." Rue melihat Desi mengangguk-angguk, kemudian ia pun pergi berlalu menuju ke ruangannya.
Hari itu setelah Rue berbincang dengan Desi, ia melihat tetangganya itu pulang agak lebih lama karena mengganti jam terlambatnya tadi pagi. Rue pun segera menyelesaikan jobdesk nya dengan cekatan. Ia mengesampingkan dulu pikiran-pikiran jeleknya, berusaha fokus pada apa yang harus dilakukan sekarang. Jam dinding berdetik, suasana kantor kadang hening, kadang ada suara bicara orang-orang. Tetapi lebih sering terdengar suara mesin cetak dari lantai bawah.
Orang-orang di sini sangat tepat dan cepat kerjanya. Penerbit Sun95 memang terkenal sebagai tempat terbaik, berkualitas dan akurat dalam memproses tiap pesanan. Magang di tempat ini adalah sesuatu yang luar biasa. Rue bersyukur bisa mempelajari banyak hal di sini, tempat yang benar-benar ideal untuk magang. Ah, waktu terasa berjalan terlalu cepat, kini sudah pukul 16.49. 'Bentar lagi pasti Pak Trio kemari untuk memeriksa ruangan-ruangan karyawan. Aku mau kasih bapak Brownies buatanku tadi siang,' batin Rue.
Rue segera merapikan meja, juga menata penampilannya yang tampak lelah, lalu dia menenggak jus alpukat di dalam botol yang dibawa dari rumah. Gadis itu meregangkan badan, lalu bergegas keluar dari ruang kerjanya. Tak lama, ia melihat Pak Trio---Satpam jaga yang sedang berkeliling.
"Selamat sore Pak Trio ...!" Rue agak berlari untuk menghampiri pria paruh baya itu.
Yang dipanggil tersentak dan reflek berkata, "Rue, what's up??" Pak Trio nyengir lalu Rue tertawa pelan.
"Baik kok, hahaha. Ini bapak, saya bikin Brownies buat bapak loh."
"Woiya? Wih, hebat. Nduk Rue bisa baking ternyata. Ohoho, sini bapak cobain yo!"
"Boleh, ini buat bapak semua." Rue menyodorkan sekotak Brownies yang telah terpotong dadu, Pak Trio sumringah ketika menggigit kue buatan Rue.
"Wadooh, kalo semua opo ora kebanyakan iki, Nduk?"
"Ngga lah, Pak. Nah, gimana rasanya?"
"Wueenak tenan, lembut, nyoklat, harum, ada toppingnya lagi. Perfect, nduk," puji Pak Trio dengan aksen Jawa nya. Ia pun memberi jempol andalan. Rue terkikik. Hanya dengan berinteraksi ke Bi Siti dan Pak Trio ia bisa merasakan kehadiran sebuah keluarga. "Makasih yo, Rue. Bapak seneng bisa makan cemilan dari Nduk yang sudah bapak anggap seperti anak sendiri," ucap Pak Trio.
Rue tersenyum simpul, ia jadi teringat bahwa anak perempuan Pak Trio sudah tiada saat usia enam belas tahun karena kecelakaan, begitupula isterinya. "Rue juga seneng bisa berbagi, Pak. Rue mau sekalian pamit ya? Bapak semangat kerjanya!" Rue mengepalkan kedua tangannya berpose menyemangati, sembari nyengir kuda.
"Be carefully, Nduk Rue!" Pak Trio dengan kumisnya ikut tersenyum dan ia melambaikan tangan pada Rue. Gadis itu membalasnya dengan antusias. Ia memesan ojek online untuk pulang ke rumah.
***
Bulan keenam tiba ...
Tak terasa ini adalah bulan terakhir untuk masa magang Rue di Kantor Penerbit Sun95. Kali ini ia shift pagi dan sampai tepat waktu, ia tidak melihat Bi Siti di sana seperti biasanya. Yang dilihatnya adalah Bu Ita, wanita itu duduk di ruang kerja pribadinya yang pintunya terbuka. Mereka bersitatap, Rue tersenyum dan menyapa sopan pada Bu Ita. Tetapi, raut wajah Bu Ita tampak tidak mengenakkan.
"Keuntungan kita merosot Rue, laporan-laporan yang seharusnya terpampang detail di portal saya tidak ada sama sekali sejak bulan ketiga. Sampai mana laporan kalian sebenarnya?"
Rue mengernyitkan dahi, ia mencoba mengingat. "Kalau untuk laporan bagian saya sudah saya upload full Bu---"
"Gimana sama hasil laporan temenmu?" tanya wanita dengan setelan blazer merah itu.
"Kemarin saya sempat lihat Desi mengerjakannya Bu, apa tidak ada konfirmasi langsung ke ibu kalau mungkin saja dia menggabungkan laporan per-bulannya?"
"Nggak ada, Rue. Ini klien udah komplin macem-macem ke kita karena saya menunda pertemuan untuk membahas project selanjutnya. Sedangkan saya juga tidak menerima laporan divisi dan keuangan bagiannya."
"Sampaikan pada Desi, kalau tidak selesai jobdesknya sampai hari terakhir kalian magang. Ibu tidak akan meluluskan hasil magangnya dia."
Napas Rue mendadak sesak, kepalanya terasa nyeri, jantungnya berdegup kencang, padahal bukan dia yang salah. Padahal seharusnya Desi yang berkomunikasi langsung dengan Bu Ita perihal ini. Rue sudah berkali-kali dikecewakan oleh keadaan, disepelekan oleh seniornya, dibuat lelah oleh Desi. Tapi yang kali ini kenapa terasa sungguh berat?
Dari pagi itu hingga jam 12.00 Rue merasa tidak enak badan, pikirannya begitu campur aduk. Rue tidak selera makan, ia bahkan tidak meminum jus Alpukat kesukaannya. Rue tidak mendatangi pekerja di lantai satu seperti biasanya. "Cape ...," lirihnya. Sanggul gadis itu mulai lepas, ia nampak semakin kusut dan pucat. Matanya memerah dan sedikit berair.
"Rue, balik yuk! Lo udah kan? Gue juga udah siap kerj--"
"Eh? Lo kenapa, Rue!?" tanya Fara---rekan kerja seruangan gadis itu. Fara membetulkan hijabnya yang terurai karena agak menunduk melihat Rue. Ia tampak khawatir, sedikit panik juga.
"Ga papa, Far. Pusing dikit aja, udah jam satu ya? Pulang yu," ajak Rue.
"Gue anter ke rumah lo gapapa kan? Searah soalnya."
"Boleh."
Rue, gadis malang itu sering memendam apa yang ia rasakan. Dia selalu ingin terlihat baik-baik saja. Tapi akhirnya emosi dalam dirinya meluap, berdampak pada kesehatan fisik dan mentalnya. Rue, gadis malang yang tidak mengerti bagaimana cara dunia bekerja. Cara menghadapi manusia dengan berbagai macam sifatnya yang tak mudah terlihat. Keadaan dimana ia merasa asing dengan bidang yang dipilihkan orangtuanya. Orang-orang yang kadang suka beranggapan bahwa Rue mesti sempurna, pula orang-orang yang sering mencoba meredupkan sinar Rue. Menggerogoti tubuh perempuan muda itu seperti ia sedang berdampingan dengan buah busuk.
'Lama-lama muak juga,' batin Rue. Wajah Rue kali ini tanpa ekspresi apa-apa, sejak ia tahu bahwa Desi sangat membuatnya marah tapi ia pun tidak bisa mengungkapkan karena kasihan, Rue menutup hatinya. Rue membatasi interaksinya dengan yang katanya teman kerjanya itu. Dan juga lebih jarang membantu, apalagi mengajak bicara. Kalau disapa Desi pun Rue hanya merespons dengan datar. Rue jadi menyesal magang di tempat ini, ia merasa tidak cocok dengan semua orang, bahkan ia menjadi rendah diri.
'Seharusnya aku masuk Tata Boga. Mungkin di sana aku bisa hidup dan tidak akan merasa asing seperti ini. Takkan berurusan dengan drama kantor dan senior tukang judge.'
Keadaannya itu berlangsung hingga beberapa minggu. Kepala Rue semakin sakit, dadanya terasa sesak, tubuhnya lemas, ia pun kehilangan minat masaknya, Rue tak lagi merias wajah. Yang dia lakukan setiap hari adalah bangun, bebersih, makan, berangkat magang dan begitu sampai rumah ia langsung tertidur. Tidur yang lama, sampai ia merasa rasa sedih yang menimpa ikut terlelap bersamanya. Setiap hari Rue merasa dihantui oleh rasa bersalah, kekosongan, kesakitan, itu pertama kalinya ia merasa sangat drop.
Rue jadi tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya, ia tak sebahagia dulu. Tapi orang-orang tidak tahu apa yang ia rasakan, orangtuanya khawatir pada Rue dan terus menelepon. Tetapi Rue lagi-lagi seakan baik saja. Rue mengubur letupan emosinya dalam-dalam. Tak seorang pun tahu. Bahkan Pak Trio dan Bi Siti yang Rue sayangi juga tidak tahu keadaan gadis itu.
Maafkan saya. Diri ini berpikir sudah sedikit mulai mengerti. Tapi nyatanya perasaan tiap orang sangat rumit dan sensitif. Tidak semua orang bisa menyampaikan perasaan lewat kata-kata. Terkadang mereka jujur, dan terkadang berbohong. Saya tidak dapat mengurainya dengan tepat. Bagi saya hal itu sangat sulit ....
Tulis Rue pada buku diary nya.
Waktunya bertahan hanya tinggal seminggu, lalu enam hari, kemudian lima hari, dan sampai di sisa empat hari lagi.
***
"Segera temui ibu minggu ini. Bu Ita bilang kalau laporan divisi dan keuangan bagiannya tidak selesai, kamu ngga diamankan lulus magangnya."
"Ohyakah Rue? Duh gimana ya aku masih gak paham, tapi yaudah nanti aku selesaikan."
"Iya, nanti langsung kabari Bu Ita aja."
"Makasih ya Rue informasinya." Ucap Desi yang menggaruk-garuk kepalanya, ia kebingungan. Sementara Rue pergi berlalu, ia mengecek buku-buku di lantai satu. Tidak peduli lagi bagaimana Desi akan membuatnya, yang penting pesannya Bu Ita sudah disampaikan walau Rue perlu beberapa waktu untuk bisa sanggup berbicara lagi dengan Desi. Dan lusanya setelah Rue menanyakan apakah Desi sudah menjumpai Bu Ita, ternyata Desi belum menemuinya. 'Dia ngga pernah berubah, selalu sama'.
***
Saat hari minggu Rue akhirnya pulang ke tempat orangtuanya. "Bunda, Rue pulang ...." Gadis itu memeluk ibunya dengan erat, ia menangis tersedu-sedu. Lama sekali. Rue menceritakan semuanya dengan terisak seperti anak berusia tujuh tahun yang dijahili teman-temannya. Awalnya Bunda Rue menceramahi putrinya terlebih dahulu, seakan menyalahkan Rue atas keputusannya untuk merantau.
"Rue mau bantu keluarga, Ndaa. Rue mau mandiri, sukses. Kata senior, Rue keliatan ada penyakit pernapasan karena Rue sesak terus. Terus orang-orang jahat sama Rue, temen Rue ngecewain Nda, terus Rue kaya disalahin padahal bukan Rue yang salah. Rue gamau di penerbitan lagi, ngga mau, Rue ga suka. Rue juga ngga mau jadi beban di keluarga kita, Bun!" Teriak gadis itu.
Ibunya semakin memarahinya. "Kalau semua perkataan orang kamu telen mentah-mentah, dan perbuatan orang semuanya kamu pikirin, ya kamu yang bakal sakit. Jangan kemakan omongan orang lain, kan di sana cuma belajar. Kamu harus tau gak semua orang itu baik, Rue."
Tetapi di pertengahan ibunya mengatakan hal yang tidak pernah bisa Rue lupakan. "Jiwa kamu harus besar, Nak. Lapangkan hatimu, lepaskan semua beban-beban itu." Rue memeluk bundanya kembali, menyisakan isakan-isakan kecilnya yang perlahan memudar. "Bunda kaget kamu pulang-pulang kok nangis kejer." Ia pun bercengkerama dengan ibunya sepanjang malam. Hingga esoknya ketika ia bangun tidur, sedih dan sakitnya sudah lenyap.
Rue terlahir kembali, ia merasa harus bangkit lagi dan tidak akan menyia-nyiakan pelajaran berharga dalam perjalanan hidupnya sampai detik ini. Tuhan memberinya cobaan yang begitu menyesakkan karena tahu bahwa diri itu bisa melewatinya, untuk bisa menguatkan hati para hamba-Nya. Rue datang ke tempat magang seperti ia datang pertama kali.
Hari terakhir magangnya telah tiba, ia mencoba memberi ruang pada orang yang telah membuatnya sangat kecewa. Dan bersumpah untuk tidak berurusan dengan orang seperti itu lagi dalam hidupnya. Bukankah parasit akan selalu menempel pada inang dan berdampak merugikan? Mungkin kalimat ini tampak kejam. Tapi nyata adanya bukan?
Hari-hari berganti dan tak terasa semua yang terjadi adalah perihal masa lalu bagi Rue, sudah berjarak setahun sejak kesialan dulu menimpa gadis itu. Rue ialah simbolisme dari ketidakadilan orang-orang yang terlampau baik, dan kebaikannya disalahgunakan oleh orang yang dungu. Kini Rue sudah merasa bebas, ia tidak pernah sedih karena mempercayai semua perkataan orang lain.
Ia belajar bahwasannya manusia punya tabiat yang berbeda-beda. Rue harus lebih kuat dan tabah, kita mesti jeli untuk berinteraksi dan lebih selektif dalam membantu orang lain. Kesalahan orang lain bukan tanggung jawab kita. Tak perlu ikut terseret ke dalam jurang sial. Membela diri ketika tidak salah itu penting jika kita tidak mau direndahkan orang. Rue menjadi sosok yang baru, dia lebih aktif mendedikasikan dirinya untuk mereka yang benar-benar layak dibantu. Ia sudah melepas dirinya dari ketidaktahuannya atas sifat manusia.
Tamat
"Dan jika terlahir kembali, aku takkan menyia-nyiakan kesempatan, aku akan selalu mengingat bagaimana cara diri ini hidup dan bertahan di masa lalu. Agar bisa terus belajar dan menyesuaikan ruang bertumbuh."
Cerita pendek ini bertajuk 'Melepas Kegilaan' , sebuah dalang yang memaknai jiwa yang bertahan sekuat mungkin untuk kembali bangkit dari keterpurukan mendalam, dan perihal penciptaan batasan diri yang sehat.
13 notes · View notes
bersuara · 1 year ago
Text
Permasalahan yang sering dihadapi orang yang berkacamata adalah sering lupa menyimpan kacamata di mana. Aku yang suka lupa ini sering banget dibikin muter-muter disatu tempat sambil mengingat "Perasaan tadi aku taro kacamatanya di sini, tapi ngga ada" begitu terus sampai akhirnya bisa ketemu.
Begitu pun kejadian barusan, aku lagi-lagi lupa taro kacamata di mana. Perasaan tadi sore aku main ke rumah Tante pakai kacamata, terus pas selesai magrib nganter pesenan Tante juga pakai kacamata. Pas pulang ke rumah, aku baru ingat kalau sedari tadi ngga pakai kacamata. Alhasil mundar-mandir cari kacamata di mana sampai akhirnya balik lagi ke rumah Tante dan hasilnya nihil.
Sudah pasrah kalau kacamata beneran hilang, mungkin untuk beberapa saat penglihatanku sedikit terbatas. Akan butuh setidaknya paling cepat satu Minggu bisa ganti kacamata. Sudah tahap pasrah, pas masuk ke kamar, akhirnya aku menemukan kacamataku tergeletak tak berdaya di lantai kamar. Rasanya, ingin mengumpat sambil menertawakan diri sendiri.
Berakhirlah drama mencari kacamata di malam ini, namun aku tidak bisa berjanji drama semacam ini tidak akan terulang kembali. Karena aku benar-benar se pelupa itu.
- 11 Februari 2024
9 notes · View notes
vanilachocolate · 1 year ago
Text
Udah mulai gludug lagi padahal udah niat mau ke serayu. Olahraga. Soalnya tadi pagi sakit kepala banget mengingat dapet obat pengganti kuotiapin dari puskesmas.
Kemarin di rumah ujan deres pake angin sama gludug gede juga. Sampe lagi lagi kamar atas banjir karena air masuk dari sela-sela. Mana hujannya kan lama. Tapi yaa, mari ambil hikmahnya.
Jadi karena kamarku juga kebanjiran dan kasurku di lantai, finally ganti seprei. Kemarin coba beli seprei di sopi. Milih warna random aja karena beda 10k kalau pilih warna. Terus dateng warna lime (?) atau mustard (?) I dunno. Dah dicuci dan barusan abis dipasangin. Penampakan kamarku jadi beginiii
Tumblr media
Ngga pernah pernahnya pake seprei berwarna selain warna netral. Tapi boleh dicoba lagi next time buat warna lain hehehe.
Huaah, semoga ngga badai lagi hujannya kaya kemarin. Cape cyin buat angkat angkat barang, mana masih batuk batuk yahud
2 notes · View notes
cocotangaje · 1 year ago
Text
31 Oktober 2023
Gue hari ini mengalami cukup banyak kesialan. Sebenernya dari kemarin, tapi entah kenapa gue bisa menghadapinya dengan lebih selow, tanpa tantrum dan badmood berkepanjangan.
Dimulai dari menerima informasi yang salah soal letak bobobox yang ditulisin di aplikasinya di ITC Kuningan padahal sebenernya letaknya di lantai 4 mall ambassador, jadilah gue muter-muter hampir setengah jam buat cari bobobox. Gak berhenti nyampe disitu, pod yang gue tempatin bluetoothnya sempet gabisa connect, stop kontaknya mati, yang mengharuskan gue menunda mandi dan baru bisa bersih-bersih di jam 8 malem. Masih berlanjut di temen gue yang jadiin gue samsak tinju emosinya sendiri dengan numpahin segala unek-uneknya ke gue, saat gue lagi capek.
Seharian kemaren gue udah adu tegang sama mama, mengakhiri hari dengan banyak persoalan, terus pagi ini kaos gue kena cokelat sisa sarapan roti isi dari bobobox yang gatau kapan itu baju kena si cokelatnya. Mau ganti gak ada baju lain. Dilanjut dengan gue kebingungan cari exit gate mall ambassador yang masih tutup di set 10an. Pas pesen grab ke travel, grabnya gak mau nyamperin dan mengharuskan gue buat jalan ke kuningan city karena dia nunggu disana. Gue ngalah dan nyamperin, tapi niat mau ngasih bintang 4 aja di aplikasi karena gue sedikit kecewa. Pas turun, mau ngasih rating, kepencet 5.
Begitu bayar travel, gue nyadar kalo punggung baju gue basah banget. Untungnya gue bawa jaket adek gue dan memutuskan buat ganti pake itu. Meskipun ini jaket agak bikin deg-degan karena dia modelnya kancing, bukan sleting. Tapi daripada masuk angin, gue tetep nekat pake ini. Terus lanjut beli makanan soalnya sarapan gue cuma roti isi cokelat doang. Tadinya mau mcd, tapi setelah inget kalo beli mcd gue bisa beli di rumah, gue akhirnya memutuskan buat beli subway. Toppingnya paperoni, pake cheddar, sisanya sayur. Pake sweet onion sama mayones, udah. Melipir ke sbucks karena punya sisa duit di sbucks carrd dan beli es latte. Biar kalopun gue bete, seenggaknya gue mau mengapresiasi diri karena udah menghadapinya dengan sekalem mungkin.
Kalo di rumah gue bisa ngamuk tantrum ini dikasih kesialan bertubi-tubi gini. Di Jakarta gue perlu pinter-pinter manajemen energi. Kalo gue ngamuk karena hal sepele, gue nanti gak punya tenaga buat ngerjain hal lain yang lebih penting yang jadi kewajiban yang harus gue selesaikan. Jadinya cuma shibal shekiya dalam hati bentar, mikir solusi praktisnya, lakuin, dan move on.
Di Jakarta kalo sama mood sendiri lu kalah, udah lu kegusur dah. Mana bisa ngoyo menya-menye disini. Gak ada waktu.
2 notes · View notes
daisyglore · 2 years ago
Text
Hancur
Tidak tahu harus mulai dari mana sebenarnya. Mulut diam tapi kepala dan hati penuh suara, penuh perasaan yang berlomba lomba untuk keluar. Tapi kalau keluar, aku tahu hanya akan menambah rasa sakit. Ingin sekali ganti kepala sama hati, biar hidup lebih ringan, biar tiap malam tidak harus mimpi hal yang sama, biar tidak punya ingatan itu lagi, biar tidak gampang nangis kalau lagi nyuci piring atau sikat gigi.
Diselingkuhin rasanya se hancur itu.
Hatimu di banting ke lantai sampai hancur berkeping keping, kamu coba untuk menyusunnya kembali tapi belum selesai disusun, hari esok datang untuk menghancurkannya lagi. Setiap hari.
Pagi ini kamu merasa sudah lebih kuat, sudah lebih ikhlas, tapi kamu hanya membohongi dirimu sendiri. Karena kamu tahu, tunggu beberapa menit atau jam lagi saja, ingatan itu akan datang dan menghancurkan hatimu lagi. Atau, pagi ini kamu merasa menjadi orang yang sudah bangkit, kuat, dan siap menata masa depan, tapi begitu malam datang, kamu masuk dalam periode tidur mu, dia akan datang dalam mimpi. Mimpi itu akan selalu membuatmu terbangun dengan mata terbuka lebar, dan napas yang cepat. Perasaan menekan itupun buru buru masuk ke dadamu yang sedang berusaha mengatur napas. Kamu coba menenangkan irama napas dan jantungmu sambil berkata dalam hati, "tolong jangan datang lagi, aku pingin istirahat."
Sebagai orang yang paling tidak suka dibohongi, diselingkuhi membuatmu merasa hidupmu selama bersama dia adalah kebohongan. Membuatmu merasa jadi orang paling bodoh dan kotor karena bisa percaya akan kebohongannya. Rasanya dari awal yang dia lakukan adalah kebohongan. Semakin hari semakin percaya pada suara suara dikepala yang bilang "dari awal, dia memang tidak pernah mencintaimu. Itu semua dia lakukan supaya kamu jatuh ke permainannya saja. Dan sayangnya kamu percaya dan benar benar mencintainya."
Dia mungkin panik setelah menyadari bahwa kamu sudah jatuh terlalu dalam sehingga dia keluarkan semua skenario jahatnya untuk membohongi mu dan menyakitimu pelan pelan. Dia mulai kehabisan akal karena ternyata kamu sekuat itu mencintainya sampai di hempas berkali kali tapi masih datang lagi. Lama-lama dia tak lagi menyakitimu pelan-pelan, dia semakin sengaja menyakitimu, membuatmu merasa kesepian dan jadi orang yang paling tidak berharga dimatanya, selalu menyalahkanmu untuk setiap kekhawatiranmu, selalu meremehkan perasaanmu, selalu tidak ada disaat kamu butuh dia.
Jangan pernah lupa bagaimana dia membuatmu membenci acara kesayanganmu dan makanan kesukaanmu. Jangan pernah lupa bagaimana kamu dibuat menunggu kabar darinya. Jangan pernah lupa bagaimana dia setiap hari menyalahkanmu karena hanya ingin ngobrol dengannya. Jangan pernah lupa, bagaimana dia membentakmu dan langsung pamit istirahat. Jangan pernah lupa saat itu yang kamu lakukan adalah mendengarkan keluh kesah dia, mencoba menghibur dia disaat kamu tahu betul betapa saat itupun kamu sangat kesepian dibuatnya. Jangan lupa bagaimana setelah telepon selesai kamu langsung nangis hebat, merasa sangat marah, sedih, sakit, kesepian, sampai sampai kamu memutuskan jam 7 malam untuk datang ke kolam renang yang masih buka. Jangan pernah lupa betapa kamu merasa sangat sendirian saat itu. Jangan pernah lupa betapa bodohnya kamu untuk mencoba tetap sabar dan mencari seribu alasan untuk memaklumi nya sambil bertekad untuk tidak meninggalkannya. Jangan pernah lupa bahwa beberapa hari setelah itu kamu tahu, di malam malam kamu sesakit itu sendirian, dia jemput perempuan lain.
JANGAN PERNAH LUPA BETAPA JAHATNYA DIA.
JANGAN PERNAH LUPA BAGAIMANA DIA MENGANGGAPMU TIDAK BERHARGA.
Jangan pernah lupa bagaimana dia menghancurkanmu. Jangan pernah lupa bagaimana dia membuatmu tidak mengenali dirimu sendiri. Jangan pernah lupa bagaimana dia merubah sosok wanita kuat sepertimu menjadi seseorang yang nangis sesenggukan tiap malam. Iya jangan lupa, setiap malam. Jangan lupa dia menyakitimu dengan penuh kesadaran diri. Jangan lupa bagaimana sampai akhir dia tidak pernah menyesal telah menyakitimu, dia hanya menyesal pernah mendekatimu di awal. Jangan pernah lupa bahwa yang dia sesali adalah pertemuannya denganmu. Jangan pernah lupa bahwa sampai akhirpun yang dia beri ke kamu hanya kebohongan.
Jangan pernah lupa bahwa, dia, tidak pernah mencintaimu selama ini.
Lupakan semua kata sayangnya. Lupakan dia pernah menangis karena berpisah darimu. Lupakan bagaimana dia pernah memelukmu saat kamu nangis. Lupakan bahwa dia pernah menghabiskan waktu berdua bersamamu. Lupakan bagaimana dia pernah mengantarmu pulang ditengah2 kesibukannya. Lupakan dia pernah memohonmu untuk tidak pergi dan bertahan. Lupakan bagaimana dia selalu khawatir soal keberadaanmu dulu. Lupakan bagaimana dia meyakinkanmu untuk percaya padanya. Lupakan bagaimana dia pernah menemani hari-harimu.
Lupakan, bahwa, dia, pernah, ada, dalam, hidupmu.
Lupakan, bahwa, kalian, pernah, bertemu.
Lupakan.
Lupakan.
Karena toh dia melakukan hal yang sama dengan perempuan yang menemaninya sekarang.
Lupakan. Hapus semua ingatan soal dia.
Ingat, kamu tidak pernah bertemu dia. Dia tidak pernah ada. Kalian tidak pernah saling kenal atau bertemu.
Dia tidak pernah ada.
Kalian tidak pernah ada.
Tumblr media
3 notes · View notes
manusialabil29 · 2 years ago
Text
"Jurnal Interaksi"
Edisi - 2🍬
Tidak banyak hal yang dilakukan, ternyata sudah memasuki masa - masa akhir semester lagi. Kali ini bukan main, waktunya cukup terlalu singkat untuk mengejar apa yang sudah seharusnya sudah di dapatkan. Bulan pertengahan memaksa aku harus berjuang lebih keras dari hari kemarinnya. Setelah penantian lama, kabar baik itu datang tanpa aba-aba saja.
Sidang pertamaku, akhirnya kesampaian juga dan aku sebagai anak introvert dipaksa untuk berlalu lalang di kampus sampai tiba aku akan dinyatakan lulus dan keluar sebagai alumni di universitas kota besar yang kutempati.
Ada waktunya aku capek secapek-capeknya menghadapi hari-hari. Dan juga ada waktunya aku lebih bersemangat karena alasan tertentu, dan pastinya tertebak alasan tertentu itu adalah kamu.
Aku ingat, pertemuan itu dan setelahnya. Namun aku hanya akan menyimpannya dikepalaku sebagai memori indah. Tidak dengan orang lain dan juga kepada siapapun itu tanpa terkecuali.
"hari ini gue capek banget. Sumpah. Gak kebayang dong. Sidang pertama gue akhirnya berlalu dengan damai dan sentosa meskipun ada revisi tapi gue harus tetap bersyukur. Gue hebat kalii ini." Bicaraku sendiri sudah berbaring di kasurku yang empuk. Seharian di kampus memang sangat melelahkan. Energi anak introvert ini sudah habis dan butuh di pulihkan kembali.
Ke - esokan harinya.
Ting,
Sya, Lo bisa gak nemenin gue ke fakultas. Gue ada perlu sama dosen nih.
Begitulah kira-kira isi pesan yang aku terima pagi itu juga. Kukira aku punya waktu istirahat dulu saja di kos, tapi ini panggilan teman yang tidak bisa aku tolak dan berakhirlah aku sekarang ada di fakultas lantai 3 ruangan jurusan menemani Ara.
Ditempat ruang tunggu persis depan ruangan dosen, aku menunggu Ara yang lagi berkonsultasi untuk yang terakhirnya dalam penyusunan skripsinya. Ditengah aku sibuk dengan ponselku, tiba tiba datang seorang dosen menghampiriku dan meminta bantuan ku,
"Nak, boleh ibu minta tolong ?" Dia bertanya padaku.
"boleh buk," jawabku cepat. Dosen itu lalu menyodorkan beberapa kantongan kepadaku.
"Ini barang ibu, tolong dibawain kebawah bisa nak? Ibu ambil mobil dulu di parkiran. Kita ketemu di lobby yah" aku mengangguk mengerti dan mempersilahkan dia berjalan lebih dulu. Sembari itu, aku mengirim pesan kepada Ara dahulu.
Semesta lagi berpihak yah sama aku ? Hehehe
Sebelum aku sampai di lobby fakultas, tak sengaja mataku melihat kamu sedang bercengkrama hangat dengan teman kelasmu. Oh Tuhan, Apa yang sedang aku pikirkan saat itu,
Aku memperbaiki penglihatan ku yang kukira aku salah orang, tapi tentu tidak. Mataku hari itu baik baik saja, dan perasaanku sedang baik baik saja.
Aku ingat kamu berdiri di sana, bersandar di dinding menggunakan pakaian kaos warna hitam yang dipadu dengan jaket army dan celana Levis hitam. Tidak lupa sepatu Vans yang tidak pernah kau ganti selama 2 tahun katamu padaku sejak pertama kali bertemu. Katamu, sepatu itu yang membawamu kesini dan tempat-tempat yang sedari lama sudah kamu impikan telah kamu datangi. Artinya, sepatu itu pembawa keberuntungan.
Bicara soal sepatu ? Kenapa aku bisa ingat detail itu. Padahal gak penting juga, tapi aku ingat. Aku termasuk perempuan aneh menurut mu bukan ?
Apakah sekarang, kamu sudah cukup mengerti ? Atau aku terlanjur terang-terangan untuk menyukaimu ? Karena, aku waktu itu juga, memberikan senyum saat aku melintasimu dan sempat menyapamu disana untuk keluar dari gedung fakultas dan hampir melupakan tugasku. Ahh benar - benar sulit dipercaya. Akhirnya, aku akan terus berdoa untuk semesta agar kita dipertemukan dihari - hari berikutnya.
Minggu kedua, Juli - 2023
2 notes · View notes
rittereinzbern · 2 years ago
Text
Kisah Tahun Ketiga (Part 1)
Kisah ini seharusnya masuk kedalam Kisah Tahun Ketiga, namun karena banyaknya kejadian di 6 bulan pertama di tahun ketiga ini, maka lebih baik jika ceritanya dibagi menjadi 2 part.
******
Kisah tahun ketiga kami diawali tepat seperti ending di kisah tahun kedua, liburan natal di Surabaya selama 3 hari di salah satu hotel di jalan tunjungan. Sayangnya kamar yang kami tempati AC nya tidak bisa disetting lebih dingin lagi sehingga terkadang sedikit gerah rasanya. Di hotel itu kami mencoba having sex dengan meletakkan bantal dibawah pinggulnya, lalu posisi dia bersandar di tembok aku masuk dari depan, dan posisi dia tengkurap aku masuk dari belakang, di posisi ini dia sampai gemeteran dan tidak ingin disentuh. Seperti biasa, kami menyiapkan morning pill untuk cum inside dan kondom untuk dipakai setelah perlindungan dari morning pill telah habis. Liburan ini pertama kali nya kami nonton bioskop bareng, selesai nonton jam 11 dan mall sudah tutup, hanya tinggal orang-orang yang satu studio bersama kami.
Setelah liburan di Surabaya itu, rencananya aku akan ke rumah orang tua nya saat lebaran bulan april itu, namun karena satu dan lain hal akhirnya rencana itu dimajukan dan kami liburan di Bandung saat bulan puasa. Itu merupakan pertama kali nya kami bersama saat bulan puasa, mencari makanan untuk berbuka namun tidak mencari makan untuk sahur karena aku tidak berpuasa selama liburan itu. Itu juga pertama kali nya aku mengantar dia beribadah ke gereja di PVJ, aku menunggu dia di taman di lantai teratas PVJ, lalu setelahnya kami nongkrong sampai malam.
Selama 6 bulan itu kami memutuskan dan menetapkan sebuah rencana, pada bulan juli 2023 aku akan pindah dan menetap di Bandung agar kami tidak lagi berjauhan. Pada awal tahun aku sudah menyampaikan niatku untuk pindah ke Bandung pada pihak kantor dan atasanku merespon positif dan memintaku untuk kembali mengabari 2 bulan sebelum pindah jika memang sudah ada rencana pasti. Setelah berbagai pertimbangan akhirnya aku menyampaikan kembali niatku kepada atasanku bahwa bulan juli 2023 aku akan pindah ke Bandung. Ini merupakan keputusan terberat buatku saat itu karena aku pernah menganggur lama dan keputusan ini membuatku takut jika aku tidak segera mendapatkan pekerjaan di Bandung dan menganggur lama, aku tidak ingin membebani pasanganku jika aku tidak segera mendapatkan pekerjaan. Namun dalam ketakutan itu, pada bulan juni aku mendapatkan berita bahwa perusahaan tempat ku bekerja akan pindah lokasi pada bulan agustus 2023 menjadi 1 dengan salah satu perusahaan lain yang masih 1 grup, dan beberapa karyawan merasa keberatan karena akan jadi lebih jauh dari tempat tinggal mereka maupun tempat tinggal ku, hal itu membuat beberapa karyawan bersiap-siap untuk resign pada bulan agustus. Mendegar berita itu aku jadi merasa, cepat atau lambat aku memang harus pindah dari perusahaan itu. Tanggal 27 Juni 2023 menjadi hari terakhir aku bekerja disana, namun karena aku belum membuat surat pengunduran diri dan pihak kantor juga belum mempersiapkan surat referensi kerja jadi hari senin tanggal 3 juli 2023 aku harus kembali ke kantor untuk bertukar dokumen serta berpamitan dengan rekan-rekan kerja ku. Dari tanggal 3 juli itu aku sudah mulai menyiapkan segala kebutuhan untuk kepindahanku ke Bandung, mulai dari ganti baterai hp yang berujung hp ku tidak bisa memutar video dan audio jadi harus beli hp baru, mengurus skck dan pajak kendaraan, mengirim barang dan mengirim motor melalui kereta api, hingga pada tanggal 7 juli 2023 aku berangkat dari Sidoarjo ke Jogja untuk transit sebentar lalu melanjutkan perjalanan ke Bandung, saat itu masa liburan sekolah jadi dia berangkat dari Tasikmalaya dan kami bertemu di kereta.
Tanggal 8 Juli 2023 menjadi hari pertama ku memulai hidup baru di Bandung bersama pasanganku, sebelumnya kami sudah membooking satu kamar kos untuk ditempati berdua, jadi ketika pagi hari kami sampai di Bandung kami langsung menuju kos kami. Pagi itu kami having sex untuk pertama kali nya di kamar kos kami, setelah cum inside kami berpelukan hingga ketiduran dalam kondisi masih naked dan aku masih didalam dia. Malam hari nya kami having sex lagi dan tidur dalam keadaan naked, paginya aku masuk angin. Hari senin nya aku antar dia ke tempat kerja nya, dan sore nya aku menjemputnya.
I'm happy. She's happy. We're happy. 😊
Selama 6 bulan ini juga beberapa kali ada kesalahapahaman diantara kami namun untungnya kami dapat segera menyelesaikannya, dan aku juga sempat melakukan satu kesalahan yang membuat dia ngambek selama beberapa hari, tapi dengan komunikasi yang terjalin baik diantara kami, semua itu tidak menjadi masalah yang serius bagi kami.
Dan sekarang masih ada satu hal yang mengganggu pikiranku, ketakutanku jika aku tidak segera mendapatkan pekerjaan.
Semoga aku bisa secepatnya mendapatkan pekerjaan, agar aku tidak menjadi beban di kehidupan dia.
Amin 🙏
3 notes · View notes
elmobsub · 8 days ago
Text
Ambang Batas Cycle Count MacBook yang Kamu Harus Tahu
Tumblr media Tumblr media Tumblr media
Cycle count adalah jumlah penuh pengisian daya yang dilakukan pada baterai MacBook, dan setiap baterai punya ambang batas tertentu sebelum performanya menurun. Untuk MacBook Pro, MacBook Air, dan MacBook Retina, batas cycle count umumnya adalah 1000 cycle, yang berlaku untuk model dari tahun 2012 hingga 2025. Setelah mencapai batas ini, baterai mulai mengalami penurunan daya tahan, sehingga kamu perlu mempertimbangkan untuk mengganti baterai.
MacBook Pro, MacBook Air, dan MacBook Retina yang dirilis antara 2012 hingga 2025 semuanya memiliki ambang batas cycle count yang serupa, yaitu 1000 cycle. Meskipun MacBook dengan chip M1, M2, dan M3 di tahun 2021 hingga 2025 memiliki efisiensi daya yang lebih baik, batasan cycle count tetap sama. Meski baterainya lebih tahan lama, jika sudah mencapai ambang batas, performa baterai tetap akan menurun.
Jika kamu mulai merasa baterai MacBook cepat habis meski sudah full charge atau terasa panas saat digunakan, bisa jadi waktunya untuk mengganti baterai. Untuk kamu yang di Surabaya, bisa langsung hubungi Electro Mobile Apple Repair Service Store di 0822-3097-8910 atau datang ke lokasi mereka di WTC e-Mall Lantai 2, No. 816, Surabaya. Mereka ahli dalam reparasi berbagai produk Apple, termasuk ganti baterai MacBook, jadi kamu bisa dapetin layanan terbaik di sana!
Source: https://www.elmobsub.com/2025/03/ambang-batas-cycle-count-macbook-pro.html
0 notes
jasakolam · 22 days ago
Text
Ini Dia Bahaya Jika Tidak Pernah Mengganti Air di Kolam Renang
Tumblr media
Efek Jika Tidak Pernah Ganti Air Kolam Renang: Bahaya yang Harus Kamu Tahu
Jika kamu nggak rutin mengganti air kolam renang, kualitas air bisa menurun, menyebabkan bakteri dan kuman berkembang biak, yang berisiko mengganggu kesehatan kulit dan mata. Selain itu, sistem filtrasi kolam akan bekerja lebih keras, dan filter bisa tersumbat, mengurangi efisiensinya. Kolam pun jadi lebih keruh dan kurang nyaman digunakan, bahkan bisa merusak dinding dan lantai kolam akibat penumpukan kotoran dan bahan kimia yang terlarut dalam air.
Untuk menjaga kenyamanan dan keindahan kolam, penting untuk mengganti air secara rutin dan menjaga pH air agar tetap seimbang. Jika kamu kesulitan merawat kolam renangmu, Andi Pool Construction siap membantu dengan layanan pembuatan, perawatan, dan renovasi kolam renang, kolam jacuzzi, kolam ikan hias koi, dan kolam custom. Hubungi kami di [email protected] atau melalui 082298135417 untuk layanan terbaik!
Source: https://www.jasakolam.com/2025/03/bahaya-jika-tidak-pernah-mengganti-air.html
0 notes
eaaa10 · 3 months ago
Text
Material Lantai Kayu Parket Premium
Lantai kayu parket premium menjadi pilihan favorit bagi mereka yang menginginkan kualitas tinggi, estetika, dan kehangatan dalam desain interior rumah. Selain memberikan sentuhan alami, kayu juga menawarkan keindahan dan keunikan yang tidak dapat ditandingi oleh material lainnya. Lantai kayu parket premium memiliki berbagai keunggulan, mulai dari ketahanannya, tampilan yang elegan, hingga nilai investasi jangka panjang. Artikel ini akan membahas beberapa material lantai kayu parket premium yang dapat menjadi pilihan terbaik untuk hunian Anda.
Tumblr media
1. Parket Kayu Jati
Jati merupakan salah satu jenis kayu terbaik yang sering digunakan untuk lantai parket premium. Kayu jati dikenal karena kekuatannya yang luar biasa, daya tahan yang tinggi terhadap perubahan suhu dan kelembapan, serta serat kayu yang indah. Keunggulan lain dari parket kayu jati adalah warna cokelat kekuningan yang semakin tua akan semakin menambah keindahan dan nilai estetika ruangan.
Lantai kayu parket jati cocok digunakan di berbagai area, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, hingga ruang makan. Dengan perawatan yang tepat, lantai kayu jati bisa bertahan bertahun-tahun tanpa kehilangan keindahan alami dan teksturnya. Selain itu, kayu jati juga dikenal ramah terhadap lingkungan karena proses penanamannya yang dikelola dengan baik di banyak daerah tropis.
2. Parket Kayu Merbau
Kayu merbau adalah pilihan lain yang sangat populer untuk lantai parket premium. Memiliki warna cokelat kemerahan dengan corak serat yang unik, kayu merbau memberikan kesan elegan dan mewah pada setiap ruangan. Kayu merbau terkenal karena kekuatannya yang sangat tinggi dan ketahanannya terhadap cuaca lembap, menjadikannya pilihan ideal untuk lantai di daerah tropis atau wilayah dengan kelembapan tinggi.
Lantai parket kayu merbau sangat cocok untuk ruang tamu, ruang keluarga, atau area dengan lalu lintas tinggi. Karena kayu merbau memiliki tingkat kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kayu lainnya, lantai parket ini sangat tahan terhadap goresan dan kerusakan.
3. Parket Kayu Oak (Kayu Eropa)
Kayu oak, terutama yang berasal dari Eropa, dikenal dengan serat yang halus dan warna yang terang, mulai dari krem hingga cokelat muda. Kayu oak memberi kesan luas dan bersih pada ruangan, menjadikannya pilihan yang sangat cocok untuk rumah bergaya modern atau minimalis. Keunggulan kayu oak terletak pada daya tahannya yang sangat baik dan kemampuannya untuk menyesuaikan dengan berbagai jenis furnitur dan gaya desain interior.
Parket kayu oak juga sangat mudah dipelihara dan diperbaiki jika terjadi kerusakan kecil. Selain itu, kayu oak sering kali memiliki permukaan yang lebih halus dan lebih mudah diberi finishing, baik itu dengan lapisan matte, glossy, atau satin.
4. Parket Kayu Walnut
Untuk ruangan yang membutuhkan tampilan mewah dan berkelas, parket kayu walnut adalah pilihan yang sempurna. Kayu walnut memiliki warna cokelat gelap dengan nuansa ungu yang khas, memberikan kesan elegan dan dramatis pada ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang makan. Kayu walnut juga dikenal karena teksturnya yang halus dan seratnya yang unik, membuatnya sangat disukai untuk lantai parket premium.
Selain tampilan yang indah, kayu walnut juga sangat tahan terhadap kelembapan dan perubahan suhu, menjadikannya pilihan yang cocok untuk berbagai iklim. Karena warnanya yang gelap, parket walnut juga memberikan kehangatan dan kedalaman pada ruang, cocok untuk desain interior yang lebih sophisticated.
5. Parket Kayu Maple
Kayu maple dikenal karena warna terang dan serat halus yang memancarkan keindahan alami. Warna maple bervariasi dari putih kekuningan hingga cokelat muda, memberikan nuansa hangat dan ringan pada ruang tamu atau kamar tidur. Keunggulan lain dari kayu maple adalah kekerasannya yang cukup tinggi, membuatnya lebih tahan lama dan tahan terhadap goresan.
Parket kayu maple sangat cocok untuk rumah yang mengusung konsep desain modern, Scandinavian, atau kontemporer. Lantai kayu maple juga dapat dicat atau diberi finishing sesuai keinginan, baik itu dengan tampilan matte, glossy, atau satin. Keindahan serat alami dan warna kayu yang cerah menjadikannya pilihan tepat untuk ruang dengan pencahayaan alami yang banyak.
6. Parket Kayu Meranti
Kayu meranti adalah salah satu jenis kayu tropis yang sering digunakan untuk lantai parket premium. Memiliki warna cokelat kemerahan yang kaya, kayu meranti memberikan kesan hangat dan alami pada setiap ruang. Kayu meranti juga dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap kelembapan, sehingga cocok untuk daerah tropis.
Selain tampilannya yang indah, parket kayu meranti memiliki tekstur yang halus dan mudah dipasang. Parket meranti cocok digunakan di berbagai area, mulai dari ruang tamu hingga kamar tidur, memberikan sentuhan alami dan kehangatan pada ruangan.
7. Parket Kayu Ebony
Kayu ebony terkenal karena warna hitam pekatnya yang sangat elegan dan mewah. Parket kayu ebony memberikan kesan dramatis dan penuh karakter, cocok untuk ruang tamu atau ruang makan yang ingin menonjolkan kemewahan dan keanggunan. Meskipun lebih sulit ditemukan dan cenderung lebih mahal dibandingkan jenis kayu lainnya, kayu ebony adalah pilihan premium yang sangat eksklusif.
Parket kayu ebony memerlukan perawatan ekstra agar tetap terlihat baik, namun daya tahan dan keindahannya sangat sebanding dengan investasi yang Anda keluarkan.
Kesimpulan
Lantai kayu parket premium memberikan tampilan yang tidak hanya elegan dan mewah, tetapi juga tahan lama dan ramah lingkungan. Jenis kayu seperti jati, merbau, oak, walnut, maple, meranti, dan ebony menawarkan keunikan masing-masing dalam hal warna, tekstur, dan daya tahan. Setiap jenis kayu ini memiliki karakteristik yang dapat disesuaikan dengan gaya rumah dan kebutuhan desain interior Anda.
Dengan pemilihan material lantai kayu parket yang tepat, ruang di rumah Anda akan terasa lebih nyaman, hangat, dan berkelas. Perawatan yang tepat juga akan memastikan lantai kayu tetap awet dan mempertahankan keindahannya dalam waktu yang lama, menjadikannya investasi jangka panjang yang berharga.
0 notes
geminibluff · 2 months ago
Text
Cigarettes
Tumblr media
Sepanjang perjalanan pulang dari pantai, Miguel tak berhenti mengoceh tentang cuaca, tentang dirinya yang sangat menyukai pantai, tentang semua hal yang ia temui diperjalanan pulang, seperti lampu merah yang hampir ia terobos, tentang hujan yang tiba tiba deras dan masih banyak lagi. Krisan hanya mengamati dengan tersenyum, menjawab seadanya karena ia terus terusan mengatur detak jantungnya yang tidak karuan semenjak Miguel menutupi kepala Krisan dari hujan dengan tas yang ia bawa. Jarak mereka terlalu dekat, seakan akan Krisan bisa merasakan aliran darahnya yang naik ke muka nya dan nafas Miguel ketika mereka lari ke mobil. Small things yang Miguel lakukan terus membuat Krisan kagum, mungkin?? Atau itu memang bare minimum nya sebagai laki laki yang baik? Sesekali Krisan melirik kearah Miguel dan mendapatinya sedang menggigit bibir nya. Krisan memerah, memalingkan mukanya dan membuka ponsel untuk meredakan pikirannya saat ini. Dibacanya chat Bina yang terabaikan dari 4 jam lalu. Dibalasnya chat Bina, yang menanyakan apakah Krisan jadi bertemu dengan Miguel. Semenit kemudian, Bina membalasnya. Sementara Krisan terpaku melihat balasan Bina, ia sangat ingin menanyakannya langsung ke Miguel. Tapi apa hak nya menanyakan apa yang dilakukan Miguel sehari hari? Tidak masuk akal, pikirnya. Tapi ia cukup penasaran, ingin membuka percakapan yang bisa mengarahkannya kesana. Hening terpecah karena Krisan memanggil nama Miguel, dan Miguel yang memanggil nama Krisan bersamaan, "Guel","San", katanya. "Lo duluan deh", kata Krisan. "Mau numpang copy foto foto tadi boleh? Biar kosong memorinya dan gaperlu kasih ke lo foto foto nya lagi, repot kalo harus email semua fotonya, karena pasti lama, tadi kan bisa ratusan tuh foto, jadi nanti gue keep di hard disk juga", tanya Miguel. "Ohh yaudah gapapa, nanti ikut naik aja ya, sekalian keringin atau bilas rambut lo yang keujanan", jawab Krisan. "Tadi mau ngomong apa San?", tanya Miguel. "Ah ngga, gajadi gapapa", jawab Krisan. Krisan menunda bertanya tentang Bianca, wanita yang pergi bersama Miguel siang ini dan membatalkan acara makan siangnya. Dipikiran Krisan hanya ada Miguel dan Bianca, sementara hening mereka di pecah oleh lagu Coldplay (lagi) yang diputar Miguel. Semakin banyak asumsi bermain dikepala Krisan, seperti, apakah mungkin Miguel sedang mendekati Bianca, apakah Miguel hanya menganggapnya teman. Mungkin Krisan benar hanya teman untuk Miguel, karena orang seperti Krisan tidak sebanding dengan Bianca. Bianca terlalu popular dibanding Krisan yang hanya punya beberapa teman. Bianca terlalu cantik dibanding Krisan yang biasa saja. Bianca dan Miguel bisa dibilang pasangan yang cocok. Mereka sama sama popular dan tidak sedikit orang yang senang menjodoh jodohkan mereka. Mungkin Krisan harus berhenti berharap. Miguel bukanlah orangnya. Miguel hanya mimpi belaka untuk Krisan. Krisan akan membuat tembok antara mereka, agar hatinya tidak terluka.
Sesampainya mereka di apart Krisan, Krisan mengajak Miguel ke atas. Miguel bertanya, "San, gapapa gak gue mampir? Kalo gak boleh juga gapapa loh". Krisan tersenyum, "Gue bilang gapapa Guel, lagian kenapa gak boleh dah? Lo kan temen gue", jawab Krisan. Mereka menuju unit Krisan, sesampainya diatas, di lantai 25, Krisan membuka pintu dan mempersilahkan Miguel masuk. Apartemen Krisan cukup besar, ada 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, ruang tamu dan ruang makan serta balkon. 1 kamar mandi didalam kamar, 1 lagi diluar dekat ruang tamu. Krisan mengambilkan 1 handuk bersih dan 1 kaos ganti untuk Miguel yang kehujanan. Dibuatkannya Miguel teh hangat agar tubuhnya hangat. Miguel berjalan kearah ruang tamu, lebih tepatnya ruang tv Krisan. Ia dipersilahkan duduk oleh Krisan disana. Miguel menemukan 1 kotak rokok Marlboro ice burst terbuka diatas meja beserta asbaknya. Miguel bertanya, "San, ini rokok siapa? Cowok lo?". Krisan tertawa, "Si punya cowok tuh gue", jawabnya. "Lah terus ini punya siapa? Punya lo? Gue gak tau dah kalo lo ngerokok??", tanya Miguel. Krisan berdeham, "udah kedengeran kaya perokok belom suaranya? Gue ngerokok Guel", jawab Krisan sambil tertawa. Krisan menghampirinya dengan menyodorkan handuk, pakaian bersih dan teh hangat yang ia buat. "Gue ngerokok gara gara si Josh (kakak gue), ada moment dimana gue stress banget ngerjain tugas, terus gue nyoba nyoba lah si rokok nya Josh ini, ternyata cukup helpful", jawab Krisan lagi sambil menyalakan satu batang rokoknya dihadapan Miguel. Kini Krisan tak perlu menjaga image nya dihadapan Miguel, karena Krisan tidak berharap apapun dari Miguel. Ia hanya akan menunjukkan diri nya seutuhnya tanpa malu malu dan memberikan image apa adanya terhadap Miguel. "Udah percaya kan gue ngerokok?", ujar Krisan sambil menghirup asap rokoknya tanpa malu malu. Untungnya ia dibuat sadar hari ini, jika tidak, mungkin semuanya akan terlambat.
"Oh jago ya ngerokoknya, berarti beneran perokok aktif", jelas Miguel sambil tertawa. "Kalo gitu, gue ikutan ngerokok ya San, abis itu gue numpang toilet lo buat basuh kepala gue", tambah Miguel. "Mandi aja sih sekalian, daripada lo sakit", sahut Krisan. "Iya iya, gue mandi aja, abisin satu batang dulu deh", jawab Miguel.
Krisan menyalakan tv dihadapannya untuk memecah keheningan, mereka sibuk dengan pikirannya masing masing sambil menghabiskan rokok ditangan. Sesaat Miguel selesai menghabiskan rokoknya, ia izin untuk membasuh tubuhnya yang kehujanan. Krisan bangkit dari sofa dan berlari ke kamar. Ia meninggalkan pesan untuk kakaknya, Joshua, agar tidak pulang terlebih dahulu. Entah apa yang ada di pikiran Krisan, tapi Krisan takut Joshua akan bertemu dengan Miguel dan mengira mereka ada hubungan. Bisa sial hidupnya kalau Joshua tahu Miguel hanya menganggapnya teman, dan tidak ada hubungan apapun saat mendapatinya di apart berduaan. Lebih baik Krisan yang declare di awal bahwa Miguel adalah temannya.
Krisan juga membalas pesan Bina yang daritadi diabaikannya (lagi). Setelah cukup berfikir, Krisan mengabarkan bahwa dirinya baik baik saja kepada Bina. Setelah membalas pesan Bina, ia membasuh badannya yang kehujanan dan kembali ke ruang tamu, bertepatan dengan Miguel yang juga selesai mandi. "Thank you ya San, gue udah boleh numpang mandi segala", kata Miguel. "Berlebihan deh, cuma numpang mandi doang padahal", sahut Krisan. "Kalo lo mau copy fotonya, di kamar gue ada komputer, lo masuk aja ya, sekalian gue ngeringin rambut", tambah Krisan. Sesaat mereka akan ke kamar, pintu apartemen dibuka oleh Joshua. "Girl, what are you doing?", tanya Joshua ke Krisan sambil mengerenyitkan dahinya. Krisan memaki dalam hati, memang kakaknya ini tidak dapat dipercaya. "Guel, ini Joshua, kakak gue, Joshua, ini Miguel temen gue, dia mau copy file di komputer gue sebentar dan btw gue pinjemin dia kaos lo", jawab Krisan sambil melotot ke Joshua. Finally Joshua tidak penasaran lagi kenapa adiknya memintanya untuk pulang terlambat. "Hi Miguel, gue Joshua", sapa Joshua sambil menjulurkan tangannya. "Halo bang, gue Miguel temennya Krisan, sorry ya gue minjem baju lo, soalnya tadi kita keujanan dari luar", balas Miguel sambil menjabat tangan Joshua. "Okay well, silahkan dilajutkan, gue mau mandi dan beberes, and you, leave the door open", kata Joshua ke Krisan sambil menujuk kamarnya. Krisan malas membalasnya dan sambil berjalan ke kamarnya dia bilang "Yes sir".
Krisan mempersilahkan Miguel masuk ke kamarnya yang penuh dengan hiasan foto yang ia potret, ia mencetaknya dan menempelnya di dinding. "Sorry if my room kind of messy", sahut Krisan. "Slow San, lo belom pernah aja masuk ke kamar gue", jawab Miguel. "Gue pinjem bentar ya komputernya, sorry jadi ganggu abang lo nih", tambah Miguel. "Gausah pikirin dia, kadang dia bisa over protective tapi sebenernya ngga kok, gue ngeringin rambut dulu ya, password komputer nya 11061995", jawab Krisan. "Oke", jawab Miguel.
Mereka sibuk dengan kegiatannya masing masing, setelah Krisan mengeringkan rambutnya, ia menghampiri Miguel yang masih sibuk mengutak atik komputernya. Ia mendapati 1 fotonya yang diambil Miguel. "Gue mau dong foto ini", kata Krisan. "Wait, gue kirim nih ke hp lo", jawab Miguel.
Setelah menyelesaikan perpindahan foto dari kamera nya ke komputer Krisan, Miguel pamit karena hari semakin malam. Joshua mengamati mereka dari ruang tamu sambil menonton tv. Miguel pamit pulang ke Krisan dan Joshua yang kini telah sama sama berada di ruang tamu. "Bang, gue pamit ya, gue balikin bajunya abis gue cuci dulu ya, nanti gue titip Krisan", pamit Miguel. Joshua hanya tersenyum, mengangguk dan mengacungkan jempolnya kepada Miguel. Krisan mengantar Miguel sampai depan pintu apartemennya. "San, makasih banyak ya, sorry jadi ngerepotin lo", kata Miguel. "Slow Guel, gue gak ngerasa di repotin. Gue yang makasih lo masih mau temenan dan hunting bareng gue", jawab Krisan. "Gue bakal ajak lo ke tempat lain lagi buat hunting, janji", sahut Miguel. Krisan tersenyum mengiyakan dan melepas punggung Miguel yang menjauh dari apartnya sambil melambaikan tangan dan tersenyum. Lucu. Pikir Krisan. Tapi kemudian ia tepis pikiran itu dan masuk ke dalam memaki Joshua.
0 notes
halamanresmi · 2 months ago
Text
Cerpen : Autopilot
Aku menemukan diriku menggeletakkan diri di lantai begitu saja tanpa alas selepas pulang kerja. Rasanya nyaman menyentuhkan raga ke bumi. Tak ada yang menggangguku kecuali nyamuk-nyamuk. Jika sudah tidak tahan dengan gatalnya, aku lekas masuk kembali dan membersihkan diri
kemudian, aku merebahkan diri di kasur tanpa tau apa yang akan terjadi besok. Tapi, aku sering berharap jatuh sakit saja agar tidak harus pergi ke kantor
Malam yang sunyi itu terasa pendek sekali. Pagi hari, aku terbangun dengan jantung berdegup kencang lalu tak terasa ari mata menyembul begitu saja di pelupuk. Aku susah payah membendungnya agar tidak mengalir di depan ibu bapakku yang sedang menyantap sarapan mereka.
bersiap dengan cepat, memanaskan sepeda motor, pergi tepat 30 menit sebelum jam 8 pagi.
Eh, sampai, deh. Cepat sekali rasanya aku sudah tiba lagi di parkiran yang sesak. Susah payah aku menggeser beberapa motor agar dapat celah untuk parkir. Buru-buru melepas helm dan menggantungnya di spion. Aku mendapati ada sesama rekan kerja yang melangkahkan kakinya panjang-panjang menuju mesin absen juga. Aku senang bisa mendahuluinya meski ia seniorku.
"Pagi, Kak" kataku lalu bersegera mendorong pintu kaca besar.
"Pagi, Mbak" sapaku ke rekan resepsionis yang namanya mirip denganku. Sempat ada pembicaraan aku ganti nama panggilan saja agar tidak tertukar. tapi aku lupa, jadi apa ngga ya? aku merasa tidak perlu melakukan itu. aku benar-benar tidak memikirkan siapapun kecuali diriku sendiri
aku menghela nafas panjang sebelum mengusap layar ponsel sambil terlintas, kapan akan mengakhiri mimpi buruk ini?
0 notes
jasamezzaninebekasi · 2 months ago
Text
Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media Tumblr media
wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021
Ahli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 TERDEKAT TERBAIK & BERPENGALAMAN
0813-2393-9024 atau ->> http://bit.ly/3CbmJoY
mezzanine #designmezzanine #mezzaninedesign #contohmezzanine #inspirasimezzanine #modelmezzanine #jasapembuatanmezzanine #kontraktormezzanine #mezzaninejakarta #loteng #lotengrumah #mezzaninefloor #mezzaninebedroom #mezzaninebed #lofted #loftedbed #mezzaninemurah #mezzaninejakarta #mezzaninedepok #mezzanineindustrial #industrialmezzanine #perforatedmetal #mezanine #mezaninefloor #mezanin #tukangmezzanine
Apabila saat ini Anda sedang mencari JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 yang menawarkan material terbaik serta hasil kerja yang sempurna serahkan semuanya kepada kami. BIZARKREASINDO sebagai JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021
BIZARKREASINDO JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 sudah berjalan sebagai bengkel las yang mengerjakan berbagai macam kerajinan besi termasuk kanopi selama belasan tahun. Kami sudah dipercaya banyak pelanggan dari berbagai daerah dalam bidang las listrik yang menggunakan berbagai macam material seperti besi, stainless steel dan baja ringan.
Jika anda ingin menjadikan hunian berkesan mewah dan terhindar dari hujan serta panas bisa menggunakan kanopi. Jangan asal dalam memilih JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 karena sangat menentukan hasilnya, pilihlah yang terbaik dengan pengalaman yang teruji.
BIZARKREASINDO Sebagai JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 hadir sebagai solusi tepat untuk Anda dalam pembuatan kanopi.
Pilihan Material Rangka Kanopi
Dalam pembuatan kanopi anda bisa memilih material rangka yang ingin di aplikasikan. Berikut adalah material rangka kanopi yang paling banyak diminta dan digunakan.
Rangka Kanopi Stainless Steel
Rangka Kanopi Besi Hollow
Rangka Baja Ringan
Rangka Kayu
BIZARKREASINDO Sebagai JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 hanya mengerjakan rangka kanopi poin satu sampai tiga yang berbahan besi. Karena kami adalah bengkel las profesional yang mengerjakan segala hal tentang kerajinan besi.
Pilihan Atap Kanopi
Selanjutnya bisa menentukan pilihan atap kanopi. Pilihan atap kanopi lebih banyak dibandingkan dengan pilihan rangka kanopi. Dengan beragam pilihan ini bisa menyesuaikan kebutuhan dirumah. Berikut pilihan atap kanopi yang banyak diminta.
Polycarbonate
Spandek / Zincalume
Alderon
Onduline
Kaca
Solartuff
GoGreen
Membrane
Fiber
Kain
Tentukan pilihan atap kanopi dan rangka kanopi sesuai dengan tema dan kebutuhan agar hasilnya menambah kesan yang baik terhadap rumah.
Jika anda belum tahu mau menggunakan atap atau rangka yang mana bisa segera hubungi kami untuk berkonsultasi. Semua konsultasi bersama kami gratis tidak dipungut biaya sama sekali.
Kami siap mengerjakan pembuatan berbagai model kanopi minimalis dengan penawaran harga terjangkau. Semua desain dan pekerjaan kami mengikuti tren terkini yang terus berkembang.
Mengerjakan Perbaikan Kanopi
BIZARKREASINDO sebagai JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 juga menerima jasa perbaikan kanopi dan jasa pasang kanopi ataupun jasa ganti atap kanopi. Jika dirumah Anda sudah ada kanopi dan butuh perbaikan baik mau diganti atapnya atau perbaikan yang lain bisa juga mempercayakannya kepada kami.
Untuk perbaikan JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 dibutuhkan survei terlebih dulu agar kami tau masalahnya serta menentukan solusi terbaik untuk perbaikannya.
Untuk itu menghubungi kami adalah cara tepat untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kanopi Anda.
Untuk penawaran harga JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 sangatlah fluktuatif, bisa naik dan turun menyesuaikan harga material saat ini. Perlu diketahui oleh Anda kalo daftar harga yang kami berikan adalah harga perkiraan bukan harga pasti. Karena semua penawaran harga yang kami tampilkan bisa berbeda menyesuaikan permintaan anda.
ilustrasi bengkel las
Keunggulan
BIZARKREASINDO JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 memiliki keunggulan-keunggulan yang bisa menjadi
tolak ukur pertimbangan sebelum menggunakan jasa kami. Anda bisa membandingkan kami dengan jasa pembuatan kanopi minimalis lainnya di luaran sana.
Berikut beberapa keunggulan kami sebagai tukang kanopi minimalis.
Berpengalaman
Tukang Las Profesional
Material Terbaik
Tepat Waktu
Respon Cepat
Harga Terjangkau
Gratis Survei
Gratis ongkir
Garansi Pekerjaan
Langkah Pemesanan
-Konsultasi
Pada proses ini kami akan memberikan saran terbaik untuk pilihan kanopi berdasarkan konsultasi Anda. Semua mulai dari material, jenis atap dan model bisa ditentukan di proses konsultasi. Lalu kami akan meminta lokasi pemasangan dan perkiraan waktu kerja.
-Survei
Selanjutnya adalah survei, proses ini kami akan datang ke lokasi pemasangan kanopi dan mengukur luas serta menghitung jumlah kebutuhan. Dari perhitungan material baik rangka dan atap mendapatkan hasil budget yang diperlukan.
Pemberian RAB dan Surat Kontrak Kerja
Setelah proses survei dan mendapatkan perhitungan secara rinci, kami akan membuat RAB sesuai dengan apa yang telah disepakati dan mengirimkannya kepada Anda beserta surat kontrak kerja.
-Pembayaran DP dan Pengerjaan
Setelah proses penyerahan RAB Anda bisa melakukan DP sesuai dengan kesepakatan dan kami akan langsung melakukan pekerjaan pembuatan kanopi.
-Pelunasan
Pelunasan pekerjaan jasa pembuatan kanopi bisa anda lunasi ketika pekerjaan kami telah selesai.
SEMUA KONSULTASI BERSAMA KAMI GRATIS
Hubungi Kami BIZARKREASINDO JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021
Silahkan hubungi kami dan lakukan proses konsultasi agar semua proses bisa tercapai sesuai keinginan. Hubungi kami melalui layanan kontak yang tersedia dalam website ini. Tim kami akan membantu seluruh proses pembuatan kanopi dari awal sampai akhir.
Tukang kanopi BIZARKREASINDO Sebagai JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 hadir untuk mempermudah Anda dalam pembuatan kanopi.
Pasang Kanopi JAhli wa: [0813-2393-93024] mezzanine lantai 2 di Tapos jasa Q-021 dan sekitarnya siap membantu dan melayani anda sepenuh hati.
untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai pemasangan canopy, jika diperlukan akan kami survey juga untuk tindak lanjut
0 notes
aldoakimobil · 3 months ago
Text
Terpercaya! Toko Aki Mobil Terdekat Sedayu City Kelapa Gading Buka Sekarang Langganan Pejabat
Tumblr media
Toko Aki Mobil Terdekat Sedayu City Kelapa Gading Buka Sekarang , WA 0888-0860-0600 Bateriku Toko Aki Mobil 24 Jam , Terpercaya! Toko Aki Mobil Terdekat Sedayu City Kelapa Gading Buka Sekarang Langganan Pejabat
Bateriku Indonesia kini hadir di Sedayu City, Kelapa Gading, sebagai toko aki mobil terpercaya yang selalu siap melayani Anda. Dengan komitmen memberikan produk berkualitas dan layanan profesional, kami telah menjadi pilihan utama, termasuk bagi kalangan pejabat yang membutuhkan aki mobil berkualitas tanpa kompromi.
Lokasi strategis kami di Sedayu City memudahkan pelanggan untuk mendapatkan aki mobil berkualitas tinggi dengan berbagai pilihan merek terbaik. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan layanan konsultasi gratis agar Anda bisa memilih aki yang paling sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda. Layanan ini didukung oleh teknisi berpengalaman yang siap membantu dengan solusi cepat dan efisien.
Sebagai toko aki terdekat di area Kelapa Gading, kami memahami bahwa waktu sangat berharga. Oleh karena itu, kami menyediakan layanan ganti aki mobil panggilan untuk area Tangerang dan sekitarnya. Layanan ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan, memungkinkan Anda untuk mengganti aki tanpa harus datang langsung ke toko kami.
Kepercayaan pelanggan adalah prioritas kami. Dengan standar layanan yang tinggi, produk bergaransi resmi, dan harga kompetitif, kami memastikan Anda mendapatkan yang terbaik setiap kali berbelanja di Bateriku Indonesia. Tidak heran jika toko kami telah menjadi langganan banyak pelanggan setia, termasuk para profesional dan pejabat di area Tangerang dan Jakarta.
Jangan ragu untuk mengunjungi toko kami di Sedayu City atau menghubungi kami untuk layanan panggilan. Apapun kebutuhan aki mobil Anda, Bateriku Indonesia adalah solusi terpercaya yang selalu siap membantu. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, memastikan kendaraan Anda selalu siap menemani aktivitas sehari-hari.
Hubungi Kami : 
Bateriku Indonesia : 0888-0860-0600
Ruko Paramount Gadget, Blok A.7
Lantai 1, Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua 
Kabupaten Tangerang
 Banten 15311, Indonesia
0 notes
auliyaakimobil · 3 months ago
Text
Di Sini Jasa Ganti Aki Mobil Bukit Gading Villa Langganan Pejabat
Tumblr media
Jasa Ganti Aki Mobil Bukit Gading Villa , WA 0888-0860-0600 Bateriku Toko Aki Mobil 24 Jam , Di Sini Jasa Ganti Aki Mobil Bukit Gading Villa Langganan Pejabat
Cari layanan ganti aki mobil yang terpercaya di Bukit Gading Villa? Bateriku Indonesia Tangerang siap melayani Anda dengan profesionalisme dan kecepatan yang sudah diandalkan banyak pelanggan, termasuk para pejabat dan eksekutif di sekitar wilayah ini. Kami memahami bahwa waktu Anda sangat berharga, itulah sebabnya layanan kami dirancang untuk memberikan solusi cepat tanpa mengorbankan kualitas.
Dengan teknisi berpengalaman dan peralatan modern, kami memastikan proses penggantian aki mobil Anda berjalan lancar, aman, dan efisien. Tidak hanya itu, setiap aki yang kami sediakan adalah produk berkualitas tinggi dengan garansi resmi, memberikan ketenangan pikiran bagi Anda dalam berkendara.
Apakah aki mobil Anda mulai bermasalah atau tiba-tiba mati di tengah jalan? Jangan khawatir! Tim kami siap melayani panggilan ke lokasi Anda, termasuk di Bukit Gading Villa dan sekitarnya. Tak perlu repot datang ke bengkel—kami datang langsung ke tempat Anda, baik di rumah, kantor, atau di tengah perjalanan.
Mengapa pelanggan kami, termasuk banyak pejabat dan eksekutif, mempercayakan kendaraan mereka kepada Bateriku Indonesia? Selain kualitas produk dan layanan prima, kami juga menawarkan harga yang kompetitif. Tidak ada biaya tersembunyi, dan setiap proses dilakukan secara transparan.
Jadi, jika Anda mencari solusi ganti aki mobil yang cepat, hemat, dan profesional di Bukit Gading Villa, Bateriku Indonesia Tangerang adalah pilihan tepat. Hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan layanan terbaik yang sudah dipercaya banyak kalangan!
Hubungi Kami : 
Bateriku Indonesia : 0888-0860-0600
Ruko Paramount Gadget, Blok A.7
Lantai 1, Curug Sangereng, Kec. Klp. Dua 
Kabupaten Tangerang
 Banten 15311, Indonesia
0 notes