#Pengendara Motor di Bogor
Explore tagged Tumblr posts
Text
Dalam 3 Jam, Polres Bogor Tilang 70 Kendaraan di Jalan Tegar Beriman
RASIOO.id – Polres Bogor melakukan Operasi Zebra Lodaya 2024 di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor pada Selasa, 12 Oktober 2024. Kanit Turjawali Polres Bogor, Iptu Angga Nugraha menjelaskan, sebanyak 105 pengendara yang diberhentikan untuk menanyakan kelengkapan surat bermotor dan kelengkapan berkendara. “Ada sekitar 105 kendaraan yang kami berhentikan dengan sekitar 70 di antaranya…
0 notes
Text
Hukum, Cinta, dan Sirene yang Memotong Percakapan Kita
Di negeri ini, hukum dan cinta memiliki kesamaan: keduanya sering kali tak berjalan tanpa paksaan. Hukum butuh viral untuk terjaga; cinta kita? Butuh keberanian yang tak pernah kita miliki.
Dan sirene? Ah, sirene itu tak butuh alasan untuk meraung.
Maka, di antara deru patwal yang menyelinap di jalanan, di antara suara sirene yang mengoyak udara dan memaksa pengendara lain menepi, ada sesuatu yang lebih bising dari klakson kendaraan yang terpaksa berhenti: rindu yang selalu kau abaikan.
Kita, Korban dari Sirene yang Tak Pernah Diam
Aku ingat hari itu. Kita duduk di dalam mobil yang melaju kencang, dikawal dua motor besar yang membelah jalanan seperti pisau mengiris daging.
Aku menoleh ke arahmu. Kau menatapku dengan senyum tipis. Aku ingin bicara. Aku ingin bilang bahwa aku rindu, bahwa aku ingin kita berhenti bersembunyi.
Tapi belum sempat aku berkata apa-apa, sirene meraung.
Memotong udara.
Memotong jalan.
Memotong percakapan kita.
Aku menarik napas panjang. Percuma.
Aku tahu, sirene akan selalu lebih nyaring dari suaraku. Seperti dunia yang selalu lebih berpihak pada mereka yang berkuasa.
Kita hanya bisa diam, seperti para pengendara lain yang kesal tapi tak berdaya. Kita adalah korban dari suara yang tak peduli siapa yang terganggu.
Ironi di Balik Sirene
Belakangan ini, media sosial dihebohkan oleh video viral seorang petugas patroli dan pengawalan (patwal) yang diduga menendang pengendara motor di Puncak, Bogor. Insiden itu terjadi saat petugas mengawal mobil mewah, dan pengendara motor dianggap menghalangi jalan. Video tersebut memperlihatkan petugas patwal memepet pengendara motor hingga hampir terjatuh ke sisi jalan. Akibatnya, petugas tersebut dicopot dari tugasnya dan menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Bogor.
Ironisnya, aku juga terlibat dalam praktik serupa. Setiap hari, aku membayar Rp2 juta kepada patwal untuk mengawal bos besarku, seorang petinggi di republik ini. Dengan bayaran itu, patwal membuka jalan, membelah kemacetan, dan memaksa pengendara lain menepi, agar bosku dapat melaju tanpa hambatan.
Aku sadar, dengan membayar patwal, aku turut andil dalam menciptakan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan lain. Aku melihat wajah-wajah kesal para pengendara yang harus menepi karena sirene yang meraung tanpa henti. Mereka adalah korban dari sistem yang memprioritaskan mereka yang mampu membayar, sementara yang lain harus rela mengalah.
Cinta yang Terhimpit Sirene
Di tengah hiruk-pikuk sirene dan jalanan yang bising, ada cinta yang terhimpit. Percakapan mesra kita sering terpotong oleh raungan sirene patwal. Rindu yang ingin kuungkapkan tenggelam dalam kebisingan.
Aku sering berpikir, mungkin cinta kita ini seperti hukum di negeri ini.
Tak bisa berjalan sendiri.
Harus didorong.
Harus dipaksa.
Atau mungkin cinta kita seperti sirene itu sendiri. Datang tiba-tiba, menyelinap, memotong segalanya, tapi tak pernah benar-benar punya tujuan yang jelas.
Mungkin aku berharap terlalu banyak.Mungkin aku pikir, kalau aku cukup bersabar, suatu hari kita bisa bicara tanpa perlu diteriaki oleh suara yang tak diundang.
Mungkin aku pikir, jika aku cukup kuat bertahan, kita akan menemukan jalan yang bisa kita lalui tanpa harus menyelinap seperti patwal yang mengawal bos besar.
Tapi kau dan aku tahu…
Cinta ini tak punya akses khusus.
Cinta ini tak punya sirene yang bisa membelah kemacetan.
Cinta ini hanya berdiri di pinggir jalan, menunggu sesuatu yang tak pernah datang.
Dan aku?
Aku hanya berharap, suatu hari nanti, kau akan menyadari:
Bahwa yang paling mengganggu bukanlah suara sirene patwal.
Yang paling mengganggu adalah suaramu yang tak pernah berani berkata:
*"Aku juga mencintaimu."*
2 notes
·
View notes
Text
Kurang Penerangan, Jalur Paledang Kembali Makan Korban
BOGOR – Seorang pengendara roda dua kritis usai menabrak kendaraan roda empat yang sedang terparkir di Jalan Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (2/03/2025) malam. Menurut warga setempat, jalur tersebut kerap menyebabkan kecelekaan, lantaran kurangnya lampu penerangan jalan. “Motor dengan kecepatan tinggi melaju dari arah Gumati ke arah Lapas Paledang. Tiba-tiba menabrak mobil dan…
0 notes
Text
Kecelakaan Maut di Cigombong, Satu Pengendara Motor Tewas dan Satu Luka Berat
JENTERANEWS.com – Kecelakaan tragis yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu dini hari (12/1/2025), sekitar pukul 00.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas di tempat kejadian dan satu lainnya mengalami luka berat. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan, kecelakaan bermula ketika…
0 notes
Text
Pengendara Motor Bertabrakan dengan Truk yang Hendak Antre Bensin di Pringsewu, 1 Orang Tewas
Pringsewu – Seorang pengendara sepeda motor tewas akibat terlibat kecelakaan dengan truk yang hendak mengantre bensin di Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya depan SPBU Wates, Gadingrejo, Pringsewu, Senin (12/8) siang. Adapun pengendara sepeda motor B 3658 EYW itu diketahui bernama Tri Sandrosum (34), warga Kota Bogor, Jawa Barat. Kasatlantas Polres Pringsewu, Iptu David Pulner mengatakan…
0 notes
Text
Naas ojol gagal nyalip bus, penumpangnya masuk kolong bus dan terlindas di jalan raya jakarta bogor.
BOGOR, infocom news 8.com.se orang penumpang ojek online (ojol ) meninggal dunia terlindas bus antar kota antar oropinsi (AKAP) di jalan raya bogor kilometer 34, kita depok ,jawabarat, pada senin ( 17/6/2024) malam. Kecelakaan tersebut terjadi akibat motor yang ditumpangi korban gagal menyalin . Insiden bermula ketika pengendara motor yang melaju dari arah depok menuju jakarta mrncoba…

View On WordPress
0 notes
Text
0812.8182.9344| Biro Jasa Pembuatan Paspor Terdekat 1 Hari Jadi di Bogor Utara

0812.8182.9344| Biro Jasa Pembuatan Paspor Terdekat 1 Hari Jadi di Bogor Utara
Jasa Pembuatan SIM A, SIM C Bogor Utara, Jasa Perpanjangan STNK Bogor Utara, Jasa Pembuatan Paspor Bogor Utara, Jasa Perpanjangan Paspor Bogor Utara, Bogor Utara, Bogor Utara, Bogor Utara, Bogor Utara, Bogor Utara, Bogor Utara,
Klik Link https://wa.me/6281281829344 Mudahnya Urusan Berkendara dengan Biro Bintang Jasa Biro Jasa Pembuatan SIM, Paspor, dan Perpanjangan STNK: Solusi Cepat dan Praktis Dalam kehidupan sehari-hari, memiliki dokumen resmi seperti SIM, paspor, dan STNK sangat penting untuk berbagai keperluan. Namun, proses pembuatan dan perpanjangan dokumen-dokumen ini seringkali memakan waktu dan tenaga. Untungnya, kini hadir biro jasa yang menawarkan layanan pembuatan SIM A, SIM C, pembuatan paspor satu hari jadi, serta perpanjangan STNK tahunan dan paspor dengan cepat dan murah. Artikel ini akan mengulas berbagai layanan tersebut serta manfaat yang bisa Anda dapatkan. Pembuatan SIM A dan SIM C dengan Bintang Jasa: Praktis dan Cepat Mendapatkan SIM (Surat Izin Mengemudi) adalah keharusan bagi setiap pengendara di Indonesia. SIM A diperlukan bagi pengemudi mobil, sementara SIM C wajib dimiliki pengendara motor. Proses pembuatan SIM seringkali memerlukan waktu yang tidak sedikit, mulai dari ujian teori, ujian praktik, hingga proses administrasi.Namun, dengan adanya biro jasa pembuatan SIM, Anda bisa menghemat waktu dan tenaga. Biro jasa ini akan membantu Anda dalam seluruh proses pembuatan SIM, mulai dari pendaftaran, pengisian formulir, hingga pendampingan saat ujian. Keunggulan menggunakan biro jasa ini antara lain: Efisiensi Waktu: Anda tidak perlu antre lama di kantor polisi. Pendampingan Profesional: Dapatkan panduan dan tips lulus ujian teori dan praktik. Proses Mudah dan Cepat: Dokumen Anda akan diproses dengan cepat dan tepat. Bintang Jasa Melayani Pembuatan Paspor Satu Hari Jadi: Mudah dan Cepat Paspor adalah dokumen penting bagi Anda yang ingin bepergian ke luar negeri. Proses pembuatan paspor biasanya memakan waktu beberapa hari hingga minggu. Namun, bagi Anda yang membutuhkan paspor dalam waktu singkat, layanan pembuatan paspor satu hari jadi adalah solusi terbaik. Layanan ini memastikan paspor Anda selesai dalam waktu satu hari kerja, sehingga Anda bisa segera melakukan perjalanan. Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari layanan ini meliputi: Proses Cepat: Paspor selesai dalam satu hari kerja. Kemudahan: Tidak perlu repot mengurus berbagai persyaratan sendiri. Aman dan Terpercaya: Dokumen Anda diproses oleh profesional yang berpengalaman. Perpanjangan STNK Tahunan di Bintang Jasa: Tidak Ribet dan Efisien STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) adalah dokumen yang harus diperpanjang setiap tahun. Proses perpanjangan STNK seringkali memakan waktu karena harus mengurus pembayaran pajak dan administrasi lainnya. Dengan menggunakan biro jasa, perpanjangan STNK tahunan bisa menjadi lebih mudah dan cepat. Keuntungan menggunakan Bintang jasa Untuk perpanjangan STNK tahunan antara lain: Hemat Waktu: Proses perpanjangan dilakukan oleh biro jasa sehingga Anda bisa fokus pada aktivitas lain. Layanan Lengkap: Mulai dari pembayaran pajak hingga pengambilan STNK, semua diurus oleh biro jasa. Pelayanan Profesional: Dokumen Anda akan diproses oleh tim yang berpengalaman dan profesional. Perpanjang Paspor Murah Cepat Satu Hari Jadi Selain pembuatan paspor baru, perpanjangan paspor juga seringkali menjadi kebutuhan mendesak. Dengan layanan perpanjang paspor murah dan cepat satu hari jadi, Anda tidak perlu khawatir tentang waktu dan biaya yang mahal. Layanan ini menawarkan: Harga Terjangkau: Biaya perpanjangan yang kompetitif dan transparan. Proses Kilat: Paspor diperpanjang dalam satu hari kerja. Kemudahan Proses: Seluruh persyaratan diurus oleh biro jasa. Anda dapat menghubungi Biro Bintang Jasa Call 0812.8182.9344 atau WA klik https://wa.me/6281281829344. Kunjungi Website Kami di https://bintangjasa.net
#Jasa Pembuatan SIM A#SIM C Cibinong#Jasa Perpanjangan STNK Cibinong#Jasa Pembuatan Paspor Cibinong#Jasa Perpanjangan Paspor Cibinong
0 notes
Text
A NeoMark AU - Part III. Sate Kelinci dan Millo Hangat
Pemandangan rintik hujan di jendela mobil terasa lebih menarik daripada manusia yang duduk di sebelahnya, yang sedari tadi fokus di balik kemudi Honda Civic kesayangan. Sentuhan pada paha kanannya membuat Mark menoleh ke arah pria di sebelahnya. Si pria melempar senyum yang kemudian ia balas dengan seadanya. Mark sedang tak semangat berbasa-basi. Ia sedang tak ingin mengobrol atau meributkan hal-hal tidak penting seperti yang biasa ia lakukan dengan Neo, seseorang yang telah menyandang label sahabat selama tujuh tahun terakhir. Ia mengembalikan netranya ke arah jalan di depannya, menonton pengendara motor berebut di jalanan kota Bogor yang padat pada sore hari. Mark baru memusatkan seluruh perhatiannya ketika ia menyadari Neo mengarahkan mobilnya ke arah jalan tol, padahal arah rumahnya berlawanan dengan itu.
“Ih mau kemanaa? Lu gak lupa jalan ke rumah gua kan? Katanya udah janji mau nganterin gue pulang kok malah ke sini sih, ini malah mau ke mana coba?” rentetan pertanyaan darinya hanya dibalas senyuman lebar dari Neo hingga memperlihatkan gusinya. “Yeh, ditanya malah cengar-cengir. Ini mau ke mana si? Gatau jalanan macet mampus gini apa?”
“hehehe.. puncak yuk! Kayaknya lu lagi bete deh. Dari tadi diem aja, diajak ngomong malah ngeliatin jendela terus, guenya malah dicuekin. Lagi kenapa si?” Neo menjawab sambil tetap fokus memanuver mobilnya agar tidak menyenggol pengendara ojol yang berusaha menyalip mobilnya di tengah kemacetan.
“Sumpah! Mau ngapain ke puncak? Ini macet banget tau gak? Bisa-bisa malem baru nyampe atas. Katanya lu mau malmingan sama mbak pacar? Gak akan sempet kalo kita ke puncak dulu gila!” memang tadi Neo sempat bercerita bahwa ia diajak mencoba dessert di toko dekat kampus.
Neo hanya tersenyum lalu menepuk paha si lawan bicara, “udeh gapapa, santai aja! Masa sohib gua lagi bete gini guanya malah malmingan. Mendingan gua temenin lu ke puncak terus mam sate kelinci sama mimi millo anget, katanya lu lagi kangen puncak kan?”
Kata-kata ajaib ‘sate kelinci’ membuat Mark akhirnya mengiyakan ajakan sahabatnya itu. Sulit untuk menolak godaan sate kelinci dan millo anget di tengah dinginnya udara puncak di malam hari. Semua itu merupakan paduan yang cocok untuk meredakan pikiran-pikiran yang akhir-akhir ini memang sedang memenuhi otaknya. “Oke deh! Sebenernya gua gak bete-bete banget sih, tapi kalo lu maksa boleh lah ayok kita ke puncak. Hehehe” kemudian dengan cepat ia menambahkan, “tapi kalo lu sampe berantem sama mbak pacar jangan salahin gue ya! Apalagi sampe ngadu nangis-nangis, gak akan gue ladenin!”
“Gampang lah itu maah! Berantem tinggal putus susah amat” Neo menjawab dan tersenyum puas karena akhirnya ia berhasil meyakinkan Mark itu untuk berganti destinasi dan menunda perjalanan pulang.
“Hush! Ngaco lu kalo ngomong!” omel Mark sambil tangannya menyalakan radio mobil dan mencari frekuensi yang ia inginkan. Memang mulutnya saja yang mengomel, dalam hatinya ia senang. Mark senang sahabatnya itu masih menaruh perhatian lebih padanya. Tau kapan ia sedang banyak pikiran, tau saat ia sedang membutuhkan sweet escape, bahkan sahabatnya ingat hal-hal yang bisa membuatnya sejenak melupakan serangga-serangga bising yang ada di kepalanya. Mark senang sahabatnya mengorbankan salah satu agenda malam minggu dengan mbak pacar untuk menemaninya makan sate kelinci. Memang hanya itu yang bisa ia dapatkan, ia puas dengan hal itu. Mark tidak bisa dan tidak boleh meminta hal yang lebih jauh dari itu. Titel ‘sahabat’ yang terlanjur melekat di antara mereka menahan hatinya untuk mengambil langkah yang lebih jauh dari sekedar sate kelinci dan millo hangat di salah satu malam minggu.
0 notes
Text
Honda Serah Terima Bantuan Revitalisasi Marka Jalan dan Rambu Lalu Lintas di Alun-Alun Bangli

BALIPORTALNEWS.COM, BANGLI – Honda lakukan serah terima bantuan revitalisasi marka jalan dan puluhan rambu lalu lintas bertempat di alun-alun Kabupaten Bangli pada Selasa (17/10/2023). Alun-alun Kabupaten Bangli terletak di Jalan Brigjen Ngurah Rai No.30, Kawan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli yang merupakan pusat pemerintahan dari Kabupaten Bangli. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye tanggung jawab sosial Honda, khususnya untuk mendukung keamanan bagi seluruh pengguna jalan raya. Acara ini dihadiri oleh President Director PT Honda Prospect Motor, Kotaro Shimizu, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, Product Planning Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Ryo Asaoka, Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, S.E., Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, S.ST.Par., Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastiksa, SH., Kajari Bangli, Yudhi Kurniawan, S.H., M.H., beserta segenap jajarannya. Untuk kegiatan kali ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bangli untuk merevitalisasi marka jalan dan rambu lalu lintas di alun-alun Bangli. Revitalisasi yang dilakukan meliputi revitalisasi marka jalan sepanjang 4 kilometer, PJU Solar Cell sebanyak 4 unit, Zebra Cross sepanjang 12 meter, Rambu penyeberangan 4 unit serta Strip Trap sebanyak 2 unit. Ruas jalan ini sehari-hari digunakan oleh penduduk setempat sebagai akses dari dan juga menuju pusat Kabupaten Bangli. Saat ini kondisi jalan tersebut tidak memiliki marka jalan yang baik, kemudian juga belum dilengkapi dengan zebra cross serta rambu penyeberangan. Bupati Sedana Arta mengucapkan terima kasih atas bantuan revitalisasi marka & rambu Jalan di alun-alun Bangli yang merupakan inisiasi bersama antara PT Honda Prospect Motor dengan pemerintah Kabupaten Bangli. “Kami berharap program CSR yang dilakukan PT Honda Prospect Motor ini dapat membantu meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas dan juga mendukung kelancaran transportasi di Kabupaten Bangli,” harap Sedana Arta. Sementara President Director PT Honda Prospect Motor, Kotaro Shimizu menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud serta tanggung jawab sosial Honda dan juga sekaligus merupakan perwujudan dari visi Safety for Everyone, dimana Honda ingin mewujudkan sebuah lingkungan aman bagi seluruh pengguna jalan. “Untuk mewujudkan visi tersebut, kami berusaha untuk terus menghadirkan produk dengan fitur dan teknologi keselamatan terdepan, melakukan sosialisasi keselamatan berkendara untuk konsumen, serta membantu menciptakan kondisi jalan yang aman bagi setiap orang. Harapan kami dengan adanya marka jalan dan rambu petunjuk jalan akan meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat sekitar,” jelas Kotaro Shimizu. Sebelumnya, Honda juga telah melakukan kegiatan serupa bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor untuk merevitalisasi marka jalan dan rambu lalu lintas di Jl. Kolonel Ahmad Syam, Kota Bogor, Jawa Barat pada 15 Desember 2021. Kemudian juga di Jl. Pemogan, Kota Denpasar, Bali pada 18 Desember 2022. Dalam kegiatan tersebut Honda melakukan revitalisasi ruas jalan yang sehari-hari digunakan oleh penduduk setempat. Revitalisasi yang dilakukan meliputi marka membujur utuh dan marka membujur putus-putus di dua sisi jalan, rambu petunjuk, zebra cross dan lampu peringatan kuning. Secara global, Honda telah menggerakan kampanye ‘Safety for Everyone’ yang bertujuan menciptakan kondisi aman bagi semua pengguna jalan, mulai dari pengendara dan penumpang di dalam mobil, pengguna kendaraan lainnya, hingga pejalan kaki. Tak hanya dengan teknologi keselamatan dalam mobil, inisiatif keselamatan Honda juga terwujud dari perbaikan fasilitas di jalan raya, salah satunya melalui kegiatan CSR yang dilakukan di Indonesia. Visi Honda untuk Safety for Everyone Honda terdiri dari tiga komponen utama yang saling terkait, yakni keahlian dan kesadaran manusia, teknologi kendaraan, dan ekosistem jalanan. Dari sisi produk, salah satu teknologi terdepan dari sisi keselamatan yang diusung produk Honda saat ini adalah Honda SENSING, yaitu rangkaian teknologi keselamatan yang memberikan perlindungan komprehensif bagi pengemudi dan penumpang dengan cara memberikan peringatan hingga secara otomatis mengambil tindakan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan. Dengan berbagai fungsi dan kemampuannya, Honda SENSING berfungsi untuk melindungi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya dengan cara mencegah tabrakan di jalan. Di samping itu, Honda SENSING juga mengedukasi pengemudi untuk berkendara lebih aman dengan memberikan berbagai peringatan dan koreksi ketika sistem mendeteksi gaya berkendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Saat ini teknologi Honda SENSING saat ini telah diterapkan pada model New Honda Accord, All New Honda CR-V, All New Honda Civic RS, All New Honda HR-V, All New Honda BR-V, Honda City Hatchback RS, New Honda City dan Honda WR-V.(tis/bpn) Read the full article
0 notes
Text

Dini hari itu, kurang lebih sekitar pukul 1, saya tiba di titik kumpul yang merupakan sebuah kafe di simpang Ciater, Tangerang Selata. Sesuai perkiraan saya, saya adalah orang pertama yang tiba di tempat ini. Padahal sesuai janji, kami semua harusnya berkumpul tepat di jam 1. Sudah biasa, namanya juga Indonesia, haha. Selang beberapa menitpun mulai nampak satu per satu rider yang lain tiba di titik kumpul.
Ya, kami semua berkumpul untuk melakukan perjalanan bersama ke Kasepuhan Ciptagelar, Jawa Barat. Kasepuhan tersebut berjarak kurang lebih sekitar 68 kilometer dari Jakarta jika ditarik garis lurus. Namun, jika dibuat mengikuti jalur perjalanan, jaraknya membengkak sampai 180kilometer. hampir tiga kali lipat jaraknya. Tentu ini disebabkan posisi Kasepuhan Ciptagelar yang berada di kaki gunung Salak. Yang secara otomatis membuat perjalanan kami harus memutar untuk sampai ke tujuan. Sambil menunggu waktu berangkat, yang menurut rencana adalah pukul 3, saya memilih meminum kopi. Berharap nantinya akan memperlambat rasa kantuk saya untuk terasa. Maklum, saya memang tidak tidur sebelumnya. Dan perjalanan yang jika sesuai perkiraan akan memakan waktu sampai 10 jam, rasanya akan cukup menguras banyak tenaga.
Kurang lebih pada pukul 3 kurang, kami mulai bersiap untuk berangkat. Dimulai dengan doa demi kelancaran perjalanan, kami pun berangkat tepat pukul 3 pagi. Rute yang akan kami lewati adalah melewati Dramaga Bogor via Parung. Rute yang sesungguhnya memutar dibanding rute aslinya yang melewati jalur Ciawi-Sukabumi. Kami menghindari jalur tersebut dikarenakan kondisi lalu lintas di daerah tersebut sangat padat pada saat kami melakukan perjalanan ini. Setelah melewati kampus IPB Bogor, kami menuju ke arah kracak untuk kemudian melewati jalanan yang tidak begitu besar. Jalur yang kami lewati ini nantinya akan membelah gunung Salak. Saya yakin jalur ini akan menyajikan pemandangan yang indah. Di daerah Puraseda, kami berhenti sejenak di sebuah Musholla, atau Masjid, saya tidak begitu ingat, untuk melaksanakan sholat subuh, dikarenakan waktu yang sudah menunjukkan pukul 5 pagi. Setelah melaksanakan sholat subuh, kami melanjutkan perjalanan. Benar saja, sekitar pukul 6 kurang, ketika kami mulai membelah gunung Salak, matahari pun mulai menampakkan sinarnya. Pemandangannya sangat indah, ditambah dengan hawa sejuk karena kami berada di dataran yang cukup tinggi.
Jalanan yang kami lalui tidak selalu mulus. Ketika kami melewati Cianten-Cipeutey contohnya, di jalur ini kami menemui jalanan berlumpur yang basah setelah diguyur hujan semalam. Lebih parahnya lagi, hanya satu lajur yang dapat dilalui, dikarenakan satu lajur lainnya sedang dalam proses pembetonan yang belum selesai. Lalu, apakah kami dapat langsung lewat? tentu tidak. Di depan kami terdapat dua buah truk dan satu buah mobil pick up yang terjebak di jalanan tersebut. Di karenakan truk dan mobil pick up tersebut kosong tanpa muatan, membuat bagian belakang kendaraan kendaraan tersebut jadi terlalu ringan sehingga membuat mereka terjebak di dalam lumpur. Kami, bersama beberapa warga lainnya bergotong royong membantu kendaraan kendaraan tersebut dengan cara menaiki bagian belakangnya, untuk menambah beban sehingga menambah daya cengram ban ke tanah. Usaha tersebut berhasil, tiga kendaraan tersebut berhasil lewat.
Perjalanan pun kami lanjutkan, jalanan ini lalu tembus ke Jalur Cikidang, jalur yang sudah cukup populer terutama di kalangan pengendara motor yang ingin melakukan perjalanan ke arah Pelabuhan Ratu maupun sebaliknya. Jalur ini cukup banyak dikenal dikarenakan jalannya yang berkelok dan naik turun. Dengan jumlah kendaraan yang tidak begitu banyak melewati jalur ini membuat jalur ini jadi jadi sangat menyenangkan untuk dilalui. Di daerah Cikidang ini kami kembali menepi untuk makan pagi, yang sudah kesiangan, hehe. Di samping sungai Citarik terdapat satu rumah makan yang rasa makanannya sangat enak dengan harga yang terjangkau menurut saya. Nanti, akan saya buatkan satu tulisan khusus mengenai rumah makan ini di lain waktu.
Selesai makan, perjalanan kami lanjutkan. Saya melakukan kecerobohan disini. Sesaat setelah kami berjalan, saya sadar bahwa saya lupa mengunci boks motor belakang saya, lalu saya menepi dan menyuruh rombongan untuk melakuka perjalanan. Bodohnya saya, saya menepikan motor saya di jalanan menurun, dengan standar samping. Otomatis, motor saya pun jatuh, untungnya tidak ada kerusakan berarti selain baret di bodi kiri dan handle rem belakang saya yang bengkok, saya pun kembali melakukan perjalanan dan menysul rombongan. Melewati Pelabuhan Ratu, kami meneruskan perjalanan ke bukit Habibie. Sesungguhnya, simpang jalan yang mengarah ke Kasepuhan Ciptagelar sudah kami lewati, namun kami ingin sedikit menikmati perjalanan ke arah bukit Habibie yang sangat indah, dimana kami disuguhkan pemandangan laut lepas Samudera Hindia.

Lantas, setelah puas menikmati pemandangan birunya laut, kami kembali ke tujuan utama yaitu ke Kasepuhan Ciptagelar. Kami melewati daerah Bayah yang menjadi akses masuk kami ke arah Kasepuhan Ciptagelar. Jalanan kembali menanjak. Dengan jalur yang berkelok – kelok dan aspal yang tidak begitu mulus, kami tetap bisa melewati jalanan tersebut tanpa ada hambatan berarti. Memasuki wilayah Bengkung, jalanan yang tadinya aspal mulai berubah menjadi bebatuan dan pasir. Kami berhenti sejenak untuk beristirahat.
Hari semakin siang, kami pun kembali melanjutkan perjalanan. Cuaca berubah ubah dari cerah mendadak mendung, begitu pun sebaliknya. Rute yang kami lalui merupakan rute yang lebih mudah dibandingkan rute lainnya yang harus membelah hutan. Hal ini kami lakukan, dikarenakan kendaraan yang kami gunakan (Yamaha Nmax) tidak di desain khusus untuk melewati jalur off road yang berat. Meskipun begitu, jalur yang kami lalui juga tidak kalah menantang. Kontur jalan nya yang naik dan turun, berkelok, berbatu dan berpasir juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk melaluinya. Ada yang unik disini, letak geografis jalan yang kami lalui berada di perbatasan Provinsi Jawa Barat dan Banten. Sehingga, kalau diurutkan, perjalanan kami dilakukan dari Jakarta, ke Banten, masuk ke Jawa Barat, kembali ke Banten dan lalu berakhir di Jawa Barat lagi.

Setelah naik turun perbukitan hampir lima kali (seingat saya), kami pun tiba di tujuan yaitu Kasepuhan Ciptagelar. Sesampainya disana, kami langsung disuguhkan makan siang yang disajikan secara prasmanan. Setelah itu kami menumpang di salah satu rumah penduduk untuk beristirahat. Sesungguhnya banyak kegiatan yang ingin saya lakukan ketika tiba di sana. Namun, rasa lelah dan kantuk menyerang saya, dan saya pun akhirnya memilih untuk beristirahat. Ketika saya terbangun dari istirahat saya (yang ternyata cukup panjang), hari sudah berganti malam. Saya diberi tahu oleh teman saya bahwa tadi diadakan acara yang cukup meriah. Saya sedikit menyesal melewatkan itu, lain kali saya ke sini saya tidak akan melewatkannya. Setelah berkeliling saat malam dan juga memotret milky way yang terlihat dari desa ini, saya pun kembali ke rumah tempat menginap untuk lanjut kembali beristirahat.

Keesokan hari nya, saya terbangun cukup pagi, mungkin sekitar pukul 5. saya berkeliling desa sambil memotret dan juga membuat video. Hawa nya sangat sejuk, membuat saya betah berada di sini. Sekitar pukul 7 pagi, sarapan sudah disiapkan oleh pemilik rumah yang kami tumpangi. makanannya sederhana namun nikmat, suasana kebersamaannya sangat terasa di sini. Hal yang mungkin sulit untuk di temui di perkotaan seperti Jakarta. Hari semakin siang, kami harus bergegas pulang dikarenakan masing masing dari kami masih harus beraktivitas kembali keesokan harinya. Sesungguhnya kami sangat ingin berlama lama di sini, namun kami harus kembali ke Jakarta. Sebuah perjalanan singkat yang amat menyenangkan

Untuk video perjalanannya, dapat disaksikan di bawah ini. Selamat menyaksikan
youtube
salam jelajah
Perjalanan Menuju Kasepuhan Ciptagelar, Desa Mandiri di Lingkar Gunung��Salak Dini hari itu, kurang lebih sekitar pukul 1, saya tiba di titik kumpul yang merupakan sebuah kafe di simpang Ciater, Tangerang Selata.
3 notes
·
View notes
Text
Termurah! Pom Mini Digital Hanya 6 jutaan
Informasi pemesanan pom mini digital hubungi ; 082213888122 (Telp, SMS, WA)
Penjual bensin eceran dengan menggunakan pom mini tak jarang jadi penyelamat para pengendara kendaraan bermotor saat di tengah perjalanan bahan bakar menipis bahkan habis, tetapi letak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih jauh.
Keberadaan pengecer bensin di pedesaan juga sangat membantu warga setempat yang memiliki kendaraan bermotor. Mereka tidak perlu jauh-jauh pergi ke pom bensin yang biasanya ada di kota kecamatan.
Tak hanya di pedesaan, di tengah kota pun, termasuk Jakarta, masyarakat tetap membutuhkan kehadiran para penjual bensin ketengan. Sekalipun, posisi SPBU terdekat hanya berjarak ratusan meter.
Dan, peluang yang menarik itu melahirkan inovasi. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak pedagang bensin eceran tidak lagi menjual BBM dalam wadah botol kaca atau plastik.
Layaknya SPBU, mereka menjajakan bensin menggunakan dispenser lengkap dengan selang dan mulutnya (nozzle). Namanya: pom mini, singkatan dari Pertamina mini yang mulai populer pada 2013 lalu.
Cuma, pom mini ini bukan kepanjangan tangan resmi PT Pertamina, ya. Yang jelas, pom mini jadi nama generik pom bensin mini tersebut.
pom mini pun bertransformasi. Dari dispenser manual menggunakan tabung takar ukuran lima liter menjadi digital seperti yang ada di SPBU-SPBU. Bahkan, memiliki dua nozzel yang bisa menyalurkan dua jenis bahan bakar sekaligus, yakni Pertalite dan Pertamax.
Jenis Pom Mini Digital
Berikut adalah jenis jenis pom mini digital yang kami jual;



Kelebihannya, menurut Udin Syamsudin, pemilik pom mini di daerah Bogor, dengan memakai alat itu, pembeli jadi lebih yakin volume bensin sesuai harga yang mereka bayar.
Udin sendiri mulai mencoba peruntungan di bisnis pom mini sejak akhir 2013. Sebelumnya, ia hanya menjual bensin eceran dalam wadah botol. “Terjadi peningkatan penjualan hingga 30% setelah menjual menggunakan pom mini,” ungkapnya.
Pasokan bensin
Dalam sehari, kini Udin mampu menjual total 100 liter hingga 150 liter Pertalite dan Pertamax. Dia menjual Pertalite seharga Rp 9.000 per liter, selisih Rp 1.200 dengan harga jual di SPBU.
Jika sehari rata-rata terjual 100 liter saja, maka Udin bisa mengantongi untung Rp 120.000 per hari atau Rp 3,6 juta sebulan. Lumayan, bukan?
Pengusaha lain yang mendapat berkah dari pom mini adalah Kuswardi asal Ciputat, Tangerang Selatan. Memulai usaha pom bensin mini semenjak pertengahan 2014, sekarang ia sudah punya empat pom mini yang tersebar di Ciputat, Tanah Kusir, Parung, Pamulang.
Dalam sehari, Kus, nama panggilan Kuswardi, rata-rata bisa melego hingga 100 liter BBM di masing-masing lokasi pom mini miliknya. “Paling banyak di Parung yang bisa mencapai 120 liter per hari,” sebut dia.
Untuk margin per liter Pertalite, Kus mendapatkan Rp 1.250 sedangkan seliter Pertamax sebesar Rp 1.100. Alhasil, dari empat mesin pom mini, sebulan ia sanggup menghasilkan laba paling dikit Rp 13 juta.
Kebanyakan pembeli yang datang, Kus mengatakan, adalah pengendara sepeda motor. “Persentasenya sekitar 70% dan 30% antara motor dengan mobil serta angkot,” kata dia.
Untuk stok, biasanya Udin membeli BBM ke SPBU untuk dua hari sekaligus. Sekali belanja, ia mendapatkan jatah dari SPBU maksimal 300 liter.
Sejatinya, kapasitas penampungan mesin pom mini miliknya hanya 200 liter. Untuk menyiasatinya, dia menggunakan beberapa jeriken untuk menampung kelebihan BBM.
Sebab, Udin harus menghitung ongkos operasional angkot untuk membawa 300 liter bahan bakar. “Biar lebih hemat operasional,” ujarnya.
Sama seperti Udin, Kus pun memperoleh jatah maksimal sebanyak 200 liter hingga 300 liter per hari dari SPBU. Sekali beli, ia memborong seluruh jatah bahan bakar tersebut.
Biasanya, para pemilik pom mini datang ke SPBU untuk membeli BBM di atas jam 11 malam. Ini sudah jadi kesepakatan umum dengan para pengelola SPBU. Tujuannya, tentu untuk menghindari antrean panjang yang merugikan pembeli bahan bakar lainnya.
Tempat strategis
Nah, untuk memulai bisnis ini, menurut Kus tidak lah sulit. Banyak produsen mesin pom mini yang menawarkan produk buatan mereka secara online.
Saat ini, harganya berkisar Rp 8 juta hingga 10 juta per mesin untuk pompa manual. Sementara harga mesin digital bisa mencapai Rp 25 juta per unit.
Selanjutnya, mencari lokasi penjualan yang strategis atau di pinggir jalan raya. Pemilihan tempat sangat penting. Makin banyak kendaraan lalu lalang melewati kios pom mini milik Anda, peluang untuk didatangi pembeli semakin besar.
Soalnya, Kus bercerita, dirinya pernah pindah lokasi karena pom bensinnya kurang laku. Ya, itu tadi, lokasinya bukan di pinggir jalan raya yang ramai kendaraan bermotor.
Yang tidak kalah penting adalah meminta izin dari pihak berwenang setempat. Kus bilang, biasanya perizinan berbeda-beda tergantung wilayah lantaran memang tidak ada aturan baku.
Contoh, untuk daerah Ciputat, Parung, dan Pamulang, cukup meminta izin tertulis berdagang BBM eceran dari kelurahan setempat.
Sedangkan untuk kawasan Tanah Kusir, permohonan izin sampai tingkat kecamatan. “Paling dikenakan biaya administrasi Rp 100.000 dan bayar keamanan per bulan Rp 20.000– Rp 30.000,” imbuh Kus.
Begitu juga di Bogor. Udin menyebutkan, pengajuan izin jualan BBM eceran hanya sampai level kelurahan saja. “Enggak ribet, kok,” ucap dia.
Tentu saja berikutnya menjalin kongsi dengan pengelola SPBU terdekat untuk bisa mendapatkan pasokan rutin. Cukup dengan pengelola SPBU, tidak perlu sampai Pertamina
Memang, sih, dua tahun lalu Pertamina mengeluhkan keberadaan pom mini yang menjamur. Udin juga mendengar, perusahaan energi milik pemerintah itu akan melakukan razia lantaran mereka menilai usaha pom mini melanggar aturan.
Tapi sampai sekarang, Udin dan rekan-rekan sesama pengusaha pom mini masih aman-aman saja. “Tidak pernah ada penutupan dan sejenisnya, bahkan jumlah pom mini semakin banyak,” tambah Udin.
Sebenarnya, Udin menilai, keberadaan pom mini menguntungkan semua pihak. Konsumen senang ada sumber BBM yang lokasinya dekat dan terjangkau. Sedang buat Pertamina dan pengelola SPBU, penjualan mereka bisa meningkat karena terbantu pengecer.
1 note
·
View note
Text
Aksi Sosial OKP Parungpanjang, Bagikan Takjil untuk Pengguna Jalan
RASIOO.id – Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil kepada para pengguna jalan, Senin, 17 Maret 2025. Dalam aksi ini, puluhan paket takjil diberikan kepada pengendara sepeda motor hingga pejalan kaki yang melintas di Jalan Raya Cikabon, Desa Cibunar. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap…
0 notes
Text
Kunang Kunang di Perjalanan Kemarin
Ceritanya, hari Sabtu lalu saya ke Bandung diminta mamah nemenin kondangan dari adik besannya kakak pertama (berarti sodara dari besan) iya itu lah pokoknya. Saya berangkat dari Bogor, naik bus lokal yang sampai di terminal Leuwipanjang Bandung, kurang lebih perjalanan sekitar 5 jam, agak macet tapi tidak terlalu parah. Sampailah sekitar jam setengah 5 di Bandung, akhirnya saya sholat di sebrang terminal Leuwipanjang, dekat rumah makan Amper*. Dari situ, sebetulnya saya sudah pengalaman ke rumahnya aa Bandung, tapi bukan dari Leuwipanjang, tapi dari Gedebage. Pertama saya pesan mobil, tapi sayangnya pas sudah melakukan komunikasi, si Bapak nya entah karena alasan apa cancel order, hem. Saya akhirnya pesan lah ojol dengan cara stop abang nya yang pakai seragam online, agar lebih praktis, dan bapaknya setuju menuju ke alamat tersebut. Naik lah saya ke motornya, di atas motor dan suasana Bandung ketika senja membuat nyelecep (apaan sih ini), maksudnya tenang, saya pun menikmati suasana sekitar, sambil sekali melihat peta, estimasi saya sampai di rumah aa sekitar 18.06. Lumayan lah, 30 menit perjalanan (jauhhh padahal ini kata aa).
Nah, tibalah pada detik-detik menegangkan cerita ini. Pas kita sedang melewatin jalan besar, saya tidak paham kenapa jalur yang si bapak lewati ini justru jalur yang membuat kita diusir oleh Pak Polisi, pak Polisi semacam melarang kendaraan beroda dua melewati jalur ini, akhirnya si bapak grab dan juga semua pengendara roda dua putar arah. Kepanikan saya dari 0 mulai naik 1, mau di baw kemana saya ~ terus jalan mana yak ~ Demi memecah penasaran, saya bertanya ke bapaknya, mau lewat mana, bapaknya mengaku tahu jalan, saya percaya, ya Bismillah lah. Setelah putar balik itu, si Bapak mengarahkan motornya masuk ke area mall, terus saya bertanya-tanya lagi, ini saya tujuan pulang bukan mau ngemall, ternyata Bapak ini berniat untuk ambil jalan keluar mall nya, oke saya bantu bayar parkir lewat situ, tingkat panik sudah mulai naik menjadi 2. Tapi saya (sok-sok) an calm disitu. Tibalah kami di perumahan, perumahan rasa ruang angkasa, pasalnya saya melewati Jalan Yupiter, Jalan Saturnus, dan Jalan-Jalan Planet lainnya, okelah gakpapa jaln sore mengitari planet sebelah, apa salahnya :)
Yang tadi masih asik, masuk ke part selanjutnya. Setelah selesai mengitari planet lain selain bumi, alhamdulillahnya kita ke jalan besar lagi, tapi tidak lama, bapaknya belok lagi ke jalan kecil di pinggiran sungai, tapi ini masih ramai karena sebelahnya masih rumah penduduk, setelah sekitar beberapa kilometer, menurut peta bapaknya kita mesti nyebrang, akhirnya kita nyebrangin jembatan penyebrangan yang di bawahnya sungai :") tibalah pada creepy session. Itu kondisinya udah hampir pukul 18.00, hape saya dalam kondisi low, jalanan yang kami tempuh kondisinya jauh dari bagus, jalanannya belok (ini tuh semacam kondisi tanah habis kena hujan dan ada banyak kubangan), sebelah kanan ilalang tingginya 1,5 m, sebelah kiri sungai. 1-2 kilometer kita jalan, masih ada orang di beberapa titik, pas udah maju 3 kilometer, itu udah blast gak ada orang, jalanan yang kita pakai kayak bener-bener motor bapaknya aja. Kepanikanku meningkat menjadi 6, hehe. Mulai nanya ke bapaknya make sure, "Pak ieu leres jalanna?" "Muhun neng, caket da", pikiranku udah melayang ke berita2 sadis terkini, yang enggak-enggaklah pokoknya wkwk. (bisa ketawa sekarang ya winn). Pasalnya tuh, jalan di depan gak keliatan hilal terangnya, mau balik lagi juga udah jauh banget euy!
Akhirnya, si Bapak teguh pendirian ini melanjutkan perjalanan, tingkat kepanikan saya naik menjadi 6,59789. Di tengah kondisi tersebut, dengan motor yang berusaha menyeimbangkan diri dengan jalanan berlumpur, saya lihat banyak kunang kunang di ilalang. Ih, masyaAllah cakep betul kamu hai. Saya memgucap tasbih banyak banyak. Sambil terus menenangkan diri, "Ada jalan kok, ada"..
Dalam 1 km yang menegangkan itu, kamipun meluhat secercah sinar perumahan di sebelah kanan yang artinya perjalanan kami menemui ujungnya #Yeahh. Di jalan yang masih berlumpur itu, si bapak nyeletuk "jadi aya bahan picaritaeun neng" Hakk! iyasihhhh, saya tertawa getir, dalam hati "iyaa tapi gak mau ngulang buat ke dua kalinyaa Paaaakkkk" dalam hati aja.
Saya pun mulai mengenali jalanan Perumahan aa, iya udah betul ini. Sampailah motor bapaknya di depan rumah aa, dengan selamat, Alhamdulillah ya Allah :")
Baiklah, dari banyak perkisahan naik ojol, ini salah satu kisah yang cukup thriller, dan excited sekaligus. Gak lama, saya memang pernah berseloroh ingin melihat kunang kunang, hehe. Allah mengabulkannya dengan cara tak terduga.
Dalam filosofi setiap berkendara, kita selalu pakai rumus percaya hampir sepenuhnya kepada si empunya. Entah itu driver ojek, mobil, kereta, kapal laut, ataupun pesawat atau delman sekalipun, meskipun kita tidak mengenal mereka tapi kita yakin mereka akan mengantarkan ke tempat tujuan (tanpa maksud menghilangkan kisah lain, ada yang tidak sampai karena berbagai faktor ya), begitu pada dasarnya. Lalu, jika itu semua diibaratkan pada keberlangsungan nasib kita, takdir yang terlalu abu abu untuk diterka, juga masa depan yang tidak pernah kita bisa intip akan ada apa, apakah ada kepercayaan terhadap Yang Maha Mengendarai kita? sudahkah kita lepaskan prasangka prasangka baik itu? bukankah, kita dengan berbagai macam media bisa mencari tau siapa yang Maha Segalanya itu? Jadi, setelah kita mengetahui hal tersebut (dan masih harus terus mencari tahu)
Apa kita masih perlu khawatir?
Winaster
Bogor 4 Maret 2019
2 notes
·
View notes
Text
Truk Kontainer Tabrak Jembatan Rel Ganda di Bogor, Satu Pengendara Kritis
Bogor – Sebuah truk kontainer bermuatan air minum kemasan menabrak jembatan rel ganda di atas Jalan Raden Saleh Bustaman, kawasan Empang, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu pagi (1/12/2024). Insiden ini diduga terjadi karena pengemudi tidak mengetahui kondisi medan jalan. Akibat kejadian tersebut, seorang pengendara sepeda motor terluka parah setelah tertimpa potongan besi portal dan dilarikan ke RS…
0 notes
Text
Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota Amankan dua Orang Debt Colector
Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota Amankan dua Orang Debt Colector
BELANEGARANEWS ID,KOTA TANGERANG II Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang debt colector yang diduga membuat resah pengendara motor di Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang, Banten. Pelaku berinisial BAN (28) dan AT (26) korbannya adalah Hendra (23) warga Rumpin, Bogor. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan kronologis kejadian menurut keterangan…

View On WordPress
0 notes
Text
0812.8182.9344| Biro Jasa Pembuatan Paspor Terdekat 1 Hari Jadi di Bogor Timur

0812.8182.9344| Biro Jasa Pembuatan Paspor Terdekat 1 Hari Jadi di Bogor Timur
Jasa Pembuatan SIM A, SIM C Bogor Timur, Jasa Perpanjangan STNK Bogor Timur, Jasa Pembuatan Paspor Bogor Timur, Jasa Perpanjangan Paspor Bogor Timur, Bogor Timur, Bogor Timur, Bogor Timur, Bogor Timur, Bogor Timur, Bogor Timur,
Klik Link https://wa.me/6281281829344 Mudahnya Urusan Berkendara dengan Biro Bintang Jasa Biro Jasa Pembuatan SIM, Paspor, dan Perpanjangan STNK: Solusi Cepat dan Praktis Dalam kehidupan sehari-hari, memiliki dokumen resmi seperti SIM, paspor, dan STNK sangat penting untuk berbagai keperluan. Namun, proses pembuatan dan perpanjangan dokumen-dokumen ini seringkali memakan waktu dan tenaga. Untungnya, kini hadir biro jasa yang menawarkan layanan pembuatan SIM A, SIM C, pembuatan paspor satu hari jadi, serta perpanjangan STNK tahunan dan paspor dengan cepat dan murah. Artikel ini akan mengulas berbagai layanan tersebut serta manfaat yang bisa Anda dapatkan. Pembuatan SIM A dan SIM C dengan Bintang Jasa: Praktis dan Cepat Mendapatkan SIM (Surat Izin Mengemudi) adalah keharusan bagi setiap pengendara di Indonesia. SIM A diperlukan bagi pengemudi mobil, sementara SIM C wajib dimiliki pengendara motor. Proses pembuatan SIM seringkali memerlukan waktu yang tidak sedikit, mulai dari ujian teori, ujian praktik, hingga proses administrasi.Namun, dengan adanya biro jasa pembuatan SIM, Anda bisa menghemat waktu dan tenaga. Biro jasa ini akan membantu Anda dalam seluruh proses pembuatan SIM, mulai dari pendaftaran, pengisian formulir, hingga pendampingan saat ujian. Keunggulan menggunakan biro jasa ini antara lain: Efisiensi Waktu: Anda tidak perlu antre lama di kantor polisi. Pendampingan Profesional: Dapatkan panduan dan tips lulus ujian teori dan praktik. Proses Mudah dan Cepat: Dokumen Anda akan diproses dengan cepat dan tepat. Bintang Jasa Melayani Pembuatan Paspor Satu Hari Jadi: Mudah dan Cepat Paspor adalah dokumen penting bagi Anda yang ingin bepergian ke luar negeri. Proses pembuatan paspor biasanya memakan waktu beberapa hari hingga minggu. Namun, bagi Anda yang membutuhkan paspor dalam waktu singkat, layanan pembuatan paspor satu hari jadi adalah solusi terbaik. Layanan ini memastikan paspor Anda selesai dalam waktu satu hari kerja, sehingga Anda bisa segera melakukan perjalanan. Manfaat yang bisa Anda dapatkan dari layanan ini meliputi: Proses Cepat: Paspor selesai dalam satu hari kerja. Kemudahan: Tidak perlu repot mengurus berbagai persyaratan sendiri. Aman dan Terpercaya: Dokumen Anda diproses oleh profesional yang berpengalaman. Perpanjangan STNK Tahunan di Bintang Jasa: Tidak Ribet dan Efisien STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) adalah dokumen yang harus diperpanjang setiap tahun. Proses perpanjangan STNK seringkali memakan waktu karena harus mengurus pembayaran pajak dan administrasi lainnya. Dengan menggunakan biro jasa, perpanjangan STNK tahunan bisa menjadi lebih mudah dan cepat. Keuntungan menggunakan Bintang jasa Untuk perpanjangan STNK tahunan antara lain: Hemat Waktu: Proses perpanjangan dilakukan oleh biro jasa sehingga Anda bisa fokus pada aktivitas lain. Layanan Lengkap: Mulai dari pembayaran pajak hingga pengambilan STNK, semua diurus oleh biro jasa. Pelayanan Profesional: Dokumen Anda akan diproses oleh tim yang berpengalaman dan profesional. Perpanjang Paspor Murah Cepat Satu Hari Jadi Selain pembuatan paspor baru, perpanjangan paspor juga seringkali menjadi kebutuhan mendesak. Dengan layanan perpanjang paspor murah dan cepat satu hari jadi, Anda tidak perlu khawatir tentang waktu dan biaya yang mahal. Layanan ini menawarkan: Harga Terjangkau: Biaya perpanjangan yang kompetitif dan transparan. Proses Kilat: Paspor diperpanjang dalam satu hari kerja. Kemudahan Proses: Seluruh persyaratan diurus oleh biro jasa. Anda dapat menghubungi Biro Bintang Jasa Call 0812.8182.9344 atau WA klik https://wa.me/6281281829344. Kunjungi Website Kami di https://bintangjasa.net
#Jasa Pembuatan SIM A#SIM C Cibinong#Jasa Perpanjangan STNK Cibinong#Jasa Pembuatan Paspor Cibinong#Jasa Perpanjangan Paspor Cibinong
0 notes