#Detektif Conan
Explore tagged Tumblr posts
Text
Permata Dalam Emas Monas
#cerpen #ff #fiksimini
Pengarang: detectivetyo.tumblr.com
Dinilai: Remaja+
Pembaruan: Setiap hari - acak
Kaito Kid x Monas Part 3
Jurnalis Samsudin merekam kejadian malam itu diposisi aman dengan Ponsel Genggam Jenius (PGJ)-nya bermerk Esia. Dia berada di lokasi bagus dengan membawa Motor Listrik Nusantara type P04. Instingnya sangat kuat untuk bisa memposisikan dirinya dalam keadaan yang tepat untuk merekam kejadian yang ada sebagai Jurnalis Investigasi Senior yang Independen dan hebat.
Live dimulai.
"Pemirsa, saat ini saya Wartawan Bernas Samsudin Ali menyiarkan siaran langsung dari Jalan Medan Merdeka Utara. Malam ini kita akan menyaksikan kembali aksi pencuri legendaris Kaito Kid alias Adit Kobuser. Apakah ini berarti di dalam emas Monas terdapat permata berharga? Permata apakah itu? Kita lihat dan saksikan situasi selengkapnya. Saya akan berbicara sebentar dengan Kapolda Metro Jaya terlebih dahulu dengan ponsel OBS secara terpisah. Pak Ginzo Nakamori alias pak Lisigit Prasetya. Bagaimana Anda akan menangkap Kaito Kid aka Adit Kobuser saat ini? ..." "Saya akan menangkap Kaito Kid dari puncak Monas dengan Helikopter J86!" Bersambung. Lanjut?
2 notes
·
View notes
Text
(J-Corner Ep.10) Destinasi Liburan ala Pop Culture Jepang
Akhirnyaaa setelah libur tiga bulan, bisa posting J-Corner lagiii… Kangen Eya, deh… *lho?🤣* Kali ini mau cerita destinasi liburan di Jepang yang berhubungan dengan budaya populer Jepang. Pernah nggak, sih, pas baca atau nonton sesuatu, berasa pengen mengunjungi lokasi tempat tokohnya berada? Nah, terinsipirasi dari situ, muncullah ide postingan kali ini. *Ngaku-ngaku aja sih ini, aslinya nemu…

View On WordPress
#Anime Theme Park#Benten Nakamise#Churaumi Aquarium#Cosmoworld#Destinasi Liburan Jepang#Enoshima#Enoshima Aquarium#Enoshima Island Spa#Festival Kembang Api#Festival Musim Panas#Fujiko F Fujio Museum#Gosho Aoyama Manga Factory#Hanabi Taikai#Hanshin Koshien Stadium#Koshien#Museum Detektif Conan#Museum Doraemon#Museum Ghibli#Nijigen no Mori#Shirakawago#Summer Koshien#Taman Bermain Anime
0 notes
Text
[Ulasan Buku] Arsene Lupin: The Gentleman Burglar (Edisi Bahasa Melayu)
Skor: 3.7/5.0

Buku ini menghimpunkan kisah-kisah pengenalan, siapakah Arsene Lupin ini? Ada yang kononnya dari beliau sendiri, ada daripada “mulut” orang lain, ada yang berkaitan antara satu sama lain, ada yang tidak. Kes-kes yang diceritakan tidaklah disusun dari satu bab ke satu bab. Which is interesting, baru rasa macam baca journal, atau himpunan “testimonials”. hehe.

Sejujurnya, saya memang terpengaruh untuk baca kisah Arsene Lupin sebab membesar, saya memang peminat komik Detektif Conan dan amat menggemari karakter Pencuri Kid. Walaupun seiring waktu, saya menyedari yang plot detektif conan ini diinspirasikan daripada Sherlock Holmes, saya tidak menyangka ia semirip ini!
Oleh kerana itu, mungkin kisah-kisah yang saya baca dalam buku ini kurang memberi kesan? Sebab saya sering kali teringat kes-kes yang sudah saya baca dalam komik Detektif Conan. Ditambah pula dengan gaya penulisan Maurice Leblanc yang nadanya agak mendatar, a.k.a sentiasa tenang walaupun sekeliling ada kekecohan, macam “oldman” vibe? Haha… Tapi itu menunjukkan yang penulis berjaya sampaikan yang Arsene Lupin ini selalu bergaya “gentleman”, ye tak? Mungkin gaya penceritaan, saya lebih gemar buku seperti penulisan Agatha Christie.

Namun begitu, ada 2 kisah yang saya tak rasa bosan dan memang menarik minat saya sepenuhnya. Satu, kisah Arsene dikurung di penjara dan bagaima beliau melepaskan diri. Dua, kisah bagaimana beliau merompak kediaman tertutup orang walaupun waktu itu beliau masih dalam penjara.
Kalau menggunakan istilah dunia manga, boleh dikategorikan buku Arsene Lupin ini bergenre seinen. Sebab agak dewasa jugalah cara penyampaian ceritanya. Saya macam nak letak dalam shounen, tapi macam agak matang si Lupin ni, so tak jadi. Haha.

Sekian, selamat membaca!
Boleh dapatkan di Book Cafe :)
---
Follow me on Telegram for quick updates and more!
Find me on:
Instagram
Facebook
Goodreads.com
#ulasan buku#arsene lupin#sherlock homes#the gentlemen burglar#edisi terjemahan#bahasa melayu#Malaysia#ichamicha
3 notes
·
View notes
Text
Detective Conan Cafe 2024 Tempat Nongkrong Seru bagi Penggemar Serial Detektif Terkenal!

View On WordPress
2 notes
·
View notes
Text
Dariku, penggemar tulisan detektif "Conan Edogawa" :
Satu yang tidak berubah, aku menyukai tulisan tanganmu
Karena ada namaku disitu
Kau tau, aku selalu tersenyum ketika membaca milikmu
Lagi dan lagi
Meski kalimatnya tak akan pernah berubah, dan tak bertambah membentuk paragraf penutup seperti yang diharapkan, pesan itu yang selalu terekam dalam memoriku.
Terima kasih, karenanya aku merasa berarti meski dalam keadaan terburukku,
Aku merasa menjadi matahari, di saat duniaku sendiri menganggapku seperti gerhana yang teramat gelap perusak suasana pagi
Seperti "yellow" yang disenandungkan akhir-akhir ini, sesederhana itu bahagiaku mengingat begitu indahnya diriku sendiri..
Konbangwa, dari penyuka setia serial komik conan edogawa :p | 14 Mei 2023 |
3 notes
·
View notes
Text
se-engga-sukanya aku dengan Kimia Anorganik (kelimpahan unsur), untung aku pernah baca Komik Detektif Conan yang jelasin fungsi phospor buat apa :')) Waktu jawab dan dia tau realitas penggunaannya, dia berhenti bertanya, kah? Engga. Dia nanya unsur Fluor :')
0 notes
Text
my eyes have been mesmerized by you since the beginning.
Rasanya Gala mau mengubur dirinya hidup-hidup kalo gini ceritanya. Dia mana tahu orang yang menyewa kamar sebelah bakalan datang sepagi ini. Citranya udah buruk, gimana kalo misalnya– si penyewa nggak mau lanjut?
Abis deh gue sama abang…
Gala membukakan pintu apartemen dan mendapati laki-laki berambut gondrong tetapi berpenampilan rapi. Juga wajahnya sangat familiar di ingatannya. “Sandya–?”
“Loh, Manggala? Eh?”
Ini beneran mati aja deh gue, nggak pa-pa banget.
Orang yang menyewa kamar di sebelahnya, ternyata Sandya, teman satu SMP-nya dan orang pertama yang membuat Gala sadar kalo dia not only into girls. Memorinya kembali memutar kejadian tujuh tahun lalu, di mana ia berinteraksi pertama kali dengan Sandya.
“Konyol sihh! Gue panggilin anak PMR dulu dah.” Hari sial memang nggak ada di kalender dan Gala nekat nggak pemanasan dulu. Sekarang kakinya terkilir ketika hendak melakukan serangan dalam pertandingan futsal antar kelas. Salahnya juga, ia datang agak terlambat karena semalaman ia habiskan dengan membaca sepuluh komik Detektif Conan. Untungnya, sudah tidak ada kegiatan belajar– jadi datang terlambat pun tidak akan dihitung absen. Hanya saja kakinya jadi terkilir. “Perlu pakai tandu?” “Nggak usah masih bis– woy turunin gue! Gue masih bis ja–” “Cicing weh. Mau nanti kakinya dipotong?!” “Astaga… udah jangan berantem,” Akhirnya Gala dibawa dengan tandu menuju UKS. Ada sedikit rasa malu, karena Gala sendiri bisa dikatakan anggota aktif di ekskul futsal. Salah satu anggota PMR membawakan es batu beserta handuk. “Eh, esnya jangan dingin-dingin…” Anggota PMR itu langsung tertawa, “Mana ada es nggak dingin. Mau sembuh nggak?” “Mau…” Setelah mengompres kaki Gala dengan es batu, anggota PMR itu memberikan Gala teh anget dan dua buah lontong. “Ini perlu gue bayar nggak?” “Iya lah,” “... gue bayar nanti ya. Duitnya ada di tas semua,” “Ih bercanda doang tau! Nggak usah dibayar,” ujar anggota PMR itu. “Siapa?” “Apanya?” “Nama lu lah. Masa nama supir angkot yang lewat sekolahan,” Anggota PMR itu tertawa lagi. Gala jadi mikir, apa dia udah cocok jadi pelawak sensasional yang tayang di televisi. Karena setiap Gala mengeluarkan suara, anggota PMR itu selalu tertawa. “Sandya, panggil Sandy aja.” Oh, Gala nggak pernah percaya sama namanya cinta pandangan pertama. Tapi, kali ini bakalan jadi pengecualian.
“Ini kamar lu beberapa bulan ke depan, Sandya.”
Sandya terkekeh pelan, “Dari dulu gue bilang, panggil aja Sandy.”
Gala menggaruk tekuk lehernya yang tidak gatal. Kalo Gala boleh jujur, Sandya betulan kayak malaikat alias makin cantik dan ganteng. Gimana bisa dirinya nggak salah tingkah karena membayangkan beberapa bulan ke depan ia akan tinggal bersama crush SMP-nya itu. Abis ini gue harus sujud di depan abang.
“Gue nggak tau lu kuliah di kampus itu juga, tapi emang gedung fakultas kita jauh sih ya,”
Sandya mengangguk setuju, “Ditambah gue pindah ke Bogor. Jadinya, lu nggak tau.”
“Bener. Lu makin cakep aja deh,”
“Sorry?”
AAAH MONYET KECEPLOSAN.
“Maksud gue, lu beda banget sama yang ada di ingatan gue. Sekarang lu makin OKE!” Gala langsung mengoreksi perkataannya sebelumnya.
Bukan berarti ucapan sebelumnya bohong. Hanya saja, beberapa laki-laki yang Gala kenal tidak begitu suka dipuji secara langsung dan Gala takut Sandya salah satunya. Apalagi jika itu membuatnya tidak nyaman. Mulai hari ini Gala harus mengontrol ucapannya.
“I’m okay with compliments and thank you! Lu juga makin ganteng dan dewasa,”
Izinkan Gala membeli tanah pemakaman terdekat daerah Jakarta Selatan.
0 notes
Text
5 Series Barat dengan Rating Tertinggi di IMDb

Serial televisi Barat selalu menawarkan beragam cerita yang menarik dan produksi berkualitas tinggi yang telah memikat penonton di seluruh dunia. Berikut adalah lima series Barat dengan rating tertinggi di IMDb yang wajib Anda tonton.
1. Breaking Bad (2008-2013)
Rating IMDb: 9.5/10 Genre: Crime, Drama, Thriller Sinopsis: "Breaking Bad" mengisahkan tentang Walter White (Bryan Cranston), seorang guru kimia SMA yang beralih menjadi produsen dan pengedar narkoba setelah didiagnosis menderita kanker paru-paru. Bersama mantan muridnya, Jesse Pinkman (Aaron Paul), Walter menjalani kehidupan ganda yang penuh bahaya dan moral yang abu-abu. Dengan penulisan yang brilian dan akting yang luar biasa, "Breaking Bad" dianggap sebagai salah satu serial terbaik sepanjang masa.
2. Game of Thrones (2011-2019)
Rating IMDb: 9.2/10 Genre: Action, Adventure, Drama, Fantasy Sinopsis: Berdasarkan seri novel "A Song of Ice and Fire" karya George R.R. Martin, "Game of Thrones" adalah epik fantasi yang mengikuti perjuangan kekuasaan di benua fiksi Westeros. Dengan plot yang kompleks, karakter yang mendalam, dan produksi berskala besar, serial ini memikat penonton dengan pertarungan politik, pertempuran epik, dan makhluk mistis. Meskipun akhir serinya kontroversial, pengaruh dan popularitasnya tetap tak terbantahkan.
3. The Wire (2002-2008)
Rating IMDb: 9.3/10 Genre: Crime, Drama, Thriller Sinopsis: "The Wire" adalah serial kriminal yang menyelidiki kehidupan di kota Baltimore dari berbagai sudut pandang, termasuk polisi, pengedar narkoba, sekolah, dan pemerintah. Dikenal karena penggambarannya yang realistis dan kritis terhadap institusi sosial, "The Wire" dipuji sebagai salah satu serial televisi paling mendalam dan berpengaruh yang pernah ada.
4. Chernobyl (2019)
Rating IMDb: 9.4/10 Genre: Drama, History, Thriller Sinopsis: Miniseri "Chernobyl" menceritakan kisah nyata dari bencana nuklir Chernobyl pada tahun 1986, menjelaskan kejadian yang menyebabkan ledakan, serta dampaknya terhadap manusia dan lingkungan. Dengan akting yang kuat, penulisan yang mendetail, dan perhatian yang cermat terhadap fakta sejarah, "Chernobyl" mendapatkan pujian luas dan penghargaan, memperkenalkan peristiwa bersejarah ini kepada generasi baru.
5. Sherlock (2010-2017)
Rating IMDb: 9.1/10 Genre: Crime, Drama, Mystery Sinopsis: "Sherlock" adalah adaptasi modern dari kisah detektif terkenal Sherlock Holmes karya Sir Arthur Conan Doyle. Benedict Cumberbatch memerankan Sherlock Holmes, seorang detektif konsultan yang cerdas dan eksentrik, sementara Martin Freeman berperan sebagai Dr. John Watson, teman dan rekannya. Dengan plot yang cerdas, dialog yang tajam, dan akting yang memukau, "Sherlock" menawarkan pandangan baru yang segar terhadap cerita klasik ini.
Kelima serial ini bukan hanya mendapatkan rating tinggi di IMDb, tetapi juga memiliki pengaruh besar dalam dunia televisi. Dengan cerita yang mendalam, karakter yang kompleks, dan produksi berkualitas tinggi, mereka menawarkan pengalaman menonton yang tak terlupakan. Jika Anda mencari tontonan berkualitas, serial-serial ini wajib masuk daftar Anda.
0 notes
Video
youtube
Belajar Islam dari Detektif Conan | alur cerita anime
0 notes
Text

Hari ini saya ajak anak-anak main ke Gramedia di mall di kota kami. Bagi Rafif sudah tentu bukan hal yang baru karena dulu sudah sering kami ajak membaca dan membeli buku disana. Bagi Kanaya ini hal baru. Kalau menurut POV nya Kanaya mungkin dia pikir kita lagi main di perpustakaan, soalnya bolak balik dia mau baca buku yang masih ada segelnya.
Hari ini saya baru saja menyadari, ternyata kegemaran dan kesukaan seseorang itu bisa berubah. Dulu waktu masih sekolah saya suka membaca komik seperti Doraemon sampai komik detektif dan masih banyak lagi. Saya juga suka baca novel- novel tebal yang butuh berhari-hari untuk menyelesaikannya. Dulu saya punya mimpi kalau sudah punya uang sendiri saya bahkan beli buku-buku favorit saya dengan uang sendiri.
Setelah bekerja dan punya uang ternyata yang saya beli bukan jenis buku-buku yang sering saya baca dulu. Saya beli Al Qur'an, siroh Nabawi, beberapa buku fikih dan buku-buku berat lainnya. Nyatanya kesukaan saya sudah jauh berbeda.
Saat sudah punya anak buku parenting yang saya sukai, dan buku mewarnai untuk anak-anak.
Hari ini Rafif minta komik Detektif Conan, langsung saya ACC karena saya pikir saya juga akan membacanya. Nyatanya saya pilih menyelesaikan 1 juz Alquran di waktu luang saya.
Kegemaran orang berbeda
Jadi saya rasa saya tak akan larang anak-anak yang sedang suka hal-hal yang sekarang mereka sukai, toh semua ada waktunya. Semua ada masanya
Semoga memberi manfaat dan kebaikan untuk kehidupan mereka di masa depan..aamiin
1 note
·
View note
Text
21:04
so, hello?
2024 diawali dengan cukup ... baik? i guess. alhamdulillah juga, selama liburan ini mulai kembali jogging nyerempet jalan kaki selama 1 jam lebih. niatnya mau lari selama rute yang ada, ternyata hamba masih belum kuat. entah napas yang mulai ngos-ngosan, entah perut bagian kanan yang ngerasa sakit, atau memang kaki aja yang udah kerasa pegel. tapi gapapa, setidaknya jalur jalan kaki-jogging kali ini dapat kemajuan lebih.
rute yang biasanya diambil itu dari arah pom bensin-gunung tujuh-smanda-nagrog-rumah. sekarang mulai lebih jauh jadi pom bensin-kantor imigrasi-bale kota-taspen-pool budiman-kantor dprd-smanda-nagrog-rumah. atau terkadang suka dilanjut ke arah alun-alun kalau ngejar pengen banget 10k langkah.
efeknya cukup baik buat aku pribadi. mungkin karena dari pagi udah olahraga, jadi sedikit leha-leha. pikirannya juga lebih segar karena kena udara pagi (walau kadang campur sama asap knalpot). kadang pengen ambil track lebih jauh lagi. cuman mempertanyakan kekuatan kaki juga haha. dan biar lebih bagus, semestinya diselingi angkat beban. sedangkan sekarang kayaknya lagi males banget angkat beban. males yang beneran males. mungkin karena di rumah. udah lama juga ngga ke tempat gym. mungkin nanti pas sudah masuk semester baru.
omong-omong, berat badanku juga mulai agak menyusut. sekarang mendekafi 60 lagi (hore). memang porsi makan juga sgak lebih sedikit. kadang malah jadi kayak makan sekali aja, sisanya makan buah dan ngemil gorengan dikit 🤏
pertanyaan serius, kenapa gorengan enak banget? walaupun kalau kebanyakan jadinya pusing kolesterol sih wkwk. pada akhirnya memang ngga boleh makan yang berlebihan.
selama liburan ini lebih banyak nggak produktifnya. terutama aku yang memang pengemnya nggak melakukan apa-apa juga sih. cuman ya turns out malah jadi bosen. entah sudah berapa banyak drama yang cuman liat preview dikit. aku sukanya alur detektif atau misteri, tapi kebanyakan drama yang lebih dari 10 episode. mau nonton conan udah keburu bosen. jadinya mau coba yang lain. sekarang lagi ngikutin criminal minds, tapi kayaknya bentar lagi juga drop wkwk.
oh ya! sekarang ini aku lagi suka banget makan buah. jeruk aja sih. soalnya yang asem dan seger sejauh ini cuman jeruk. belinya di toserba juga. lumayan nguras kantong, tapi sejauh ini setelah dipikir lagi, nguras kantong selama bikin sehat kenapa enggak?
terus, kalau ngomongin tentang kehidupan pribadi yang lainnya ... sejauh ini mungkin cukup baik-baik juga. kalau dibilang apakah masih ada yang bikin ragu, kayaknya itu tetep ada. dan ternyata, berusaha untuk terbuka sama lawan bicara pun masih belum biasa. masih terpikir, kayaknya ini ngga begitu penting deh. juga, sifatku yang ribet itu kayaknya masih aja ada. memang ngga bisa tring langsung jadi. tapi, sejauh ini selama beberapa minggu ini, aku merasa mulai baik-baik saja. mulai menjalani dengan santai. mulai menanggapi dengan biasa aja (walau masih suka kepikiran).
ya, semoga aja ke depannya bisa terus membaik. aku, sebagai pengajar pun bisa jadi lebih baik. bukan cuman sebagai transfer ilmu, tapi juga betulan jadi pengajar dan pendidik yang baik. kadang, masih suka ngerasa tertinggal. tapi, kenapa ngga coba-coba untuk maju secara perlahan? yang mungkin jadi salah satu sifat aku yang ngga begitu bagus itu, suka maju duluan dan buru-buru, tapi kesananya melempem. jadi, kenapa ngga coba untuk pelan-pelan dulu aja? gagal itu wajar. gimana kalau mulai coba lagi? ngga ada yang sempurna, wajah salah. begitu, kan?
informasi-informasi di dunia maya juga luar biasa bikin pening. semoga aja kita semua dijauhkan dari yang kurang baik itu. biar dijadikan pelajaran jauh aja, ngga perlu harus mengalami dulu. berharap juga semoga semakin dekat dengan Allah. mulai kembali merajut kebiasaan-kebiasaan baik. perlahan juga bisa hapus atau tinggalkan yang memang Allah ngga suka.
semangat buat kita semua! dan percayalah, kalau semua bakalan baik-baik aja. 💓
salam hangat,
alif.
0 notes
Text
Kaito Kid x Monas Part 4
"Emasnya, Emas Monas menghilang!"
Kaito Kid mengarah keluar tepat ke arah jalur Wartawan Senior Samsudin berada. Ponsel Genggam Jenius Samsudin ditanamkan dalam motor sensorik untuk merekam objek yang ditandai dengan tepat.
Samsudin menayangkan berita secara langsung sambil menjalankan motor listriknya.
Tak disangka ada mobil hitam disampingnya yang ikut mengejar Kaito Kid.
Mobil tersebut melewati Samsudin. Samsudin menekan layar PGJ-nya untuk merekam mobil dan plat nomor tersebut. Tiba-tiba, *Dorrr*.
Wartawan Senior Samsudin mati ditempat.
Banyak yang menyaksikan peristiwa tersebut lewat live channel YouTube TV-nya @_BernasTV.
Bersambung.
0 notes
Text
Nama Lengkap: Alexis Fabastiano Hadiwijaya
Panggilan: Alex
Tempat Tanggal Lahir: Jakarta, 24 Desember 2003
Golongan Darah: A
Tinggi: 175 cm
Berat: 55 kg
MBTI: ISTJ-A
Pekerjaan: Mahasiswa Sastra Indonesia tahun kedua, Universitas Indonesia
Keluarga: Ayah, Ibu
Tentang Alex
Alexis Fabastiano Hadiwijaya, asma yang disematkan pada putra tunggal keluarga Hadiwijaya. Orangtuanya adalah orang yang paling berpengaruh di ibu kota Indonesia, membuat Alex tumbuh dalam kondisi yang tak kekurangan uang sepersen pun. Namun, hal itu tentu saja tidak gratis. Sejak kecil, hidup Alex sudah diatur oleh kedua orangtuanya karena ia adalah pewaris tunggal keluarga Hadiwijaya. Alex tak memiliki banyak pilihan sejak kecil. Apa yang menurut orangtuanya baik, Alex terima tanpa protes sedikit pun.
Namun...
Hidup Alex berubah, ketika ia mulai kelas 3 SMA. Alex yang sejak kecil banyak menghabiskan waktunya dengan membaca buku alih-alih bermain dengan teman sebayanya, memutuskan untuk mengambil jurusan Sastra Indonesia sebagai jurusan kuliahnya kelak. Alex tak mengatakan hal itu kepada kedua orangtuanya, sementara orangtuanya sibuk mempersiapkan studi Alex ke Australia untuk mempelajari bisnis. Entah untung atau sial, Alex diterima di jurusan Sastra Indonesia di kampus negeri ternama di kota Depok. Mengetahui hal itu, tentu saja sang ayah menjadi murka padanya.
"Susah payah Papa dan Mama mengatur masa depanmu, namun kamu seenaknya mengubah masa depanmu?"
"Kuliah sastra mau jadi apa? Terlebih, sastra Indonesia."
Alex tentu saja tak mengambil pilihan orangtuanya, dan fokus pada pilihannya sendiri. Sejak saat itu, suasana di rumahnya berubah.
Sang ayah tak pernah lagi berbicara dengannya.
Hanya memberi uang saku via transfer ke rekening Alex dan membiayai kuliahnya. Selain itu, sang Ayah tidak mau tahu lagi tentang apa yang dilakukan Alex.
Sang Ibu yang selalu meremehkan dirinya.
Hanya membanggakan kalau Alex adalah mahasiswa di universitas negeri ternama, tapi tak pernah membanggakan jurusan yang Alex tekuni kepada teman-teman sosialitanya.
Namun, Alex tak begitu peduli. Baginya, rumah hanyalah tempat untuk tidur dan membersihkan diri. Selebihnya, ia lebih suka berada di luar. Bersosialisasi dengan teman-teman, yang tak pernah ia lakukan sewaktu kecil akibat les-les yang didaftarkan oleh kedua orangtuanya. Mengerjakan tugas kuliah di perpustakaan atau kafe, serta makan di kantin fakultasnya dan warung makan pinggir jalan.
Alexis Fabastiano Hadiwijaya, ingin hidup mandiri tanpa bayang-bayang kedua orangtuanya.
■ Ada sedikit darah Cina, keturunan dari keluarga sang ayah
■ Alex sangat suka membaca. Buku favoritnya adalah serial Sherlock Holmes, dan komik Detektif Conan. Penulis favoritnya adalah Keigo Higashino dan Leila S. Chudori
■ Suka hal-hal yang berbau misteri
■ Saat SD mengikuti banyak les, termasuk les piano. Namun ia berhenti les piano saat lulus SD karena merasa tidak ada gunanya.
■ Pemuda yang rapi dan perfeksionis
■ Tidak suka lingkungan yang berantakan
■ Cenderung pendiam, namun suka memperhatikan sekitar
■ Penyuka kopi dan makanan manis
■ Bisa tidur dimana saja, dalam kondisi apa saja
■ Lebih suka menghabiskan waktunya dengan naik krl alih-alih menyewa rumah kost dekat kampus
■ Kadang bisa bersikap seperti anak kecil, tergantung lawan bicaranya.
■ Memiliki dua sepupu yang sebaya dengannya, namun tengah menekuni studi di salah satu universitas di Australia. Seharusnya Alex turut menekuni studi disana bersama mereka, jika ia tidak mengambil pilihannya. Karena hal ini, orangtuanya selalu membandingkan Alex dengan dua sepupunya. Namun Alex tak pernah membenci kedua sepupunya ini.
0 notes
Text

Another September comic haul.
Gara-gara kemarin beli komik Detektif Conan, akhirnya memutuskan buat jajan komik lagi. Kali ini nyari komik second di marketplace karena emang udah langka banget. Sebenernya mau beli komik C.M.B aja, tapi demi gratis ongkir akhirnya tambah komik Kindaichi. Iseng-iseng beli aja, tapi untungnya gue juga suka HAHA.
0 notes
Text
Kesalahan penulisan/typo pada komik Detektif Conan vol.102. Terdapat kata "Kopor" dan "Wania" yang perlu diperbaiki @elex.comics @elexmedia @gramedia @kompasgramedia
instagram
0 notes
Text
Melabuhkan Jangkar Ingatan
"Bu, makasih ya sudah mengajak anak-anak bermain."
Kurang lebih begitu pesan dari salahsatu orangtua santri hari Jum'at yang lalu. Baru kubaca pesannya sebab aplikasi instagramku sudah ku uninstall untuk mencegahku berlama-lama dengannya.
Perasaanku mendadak senang, Bagaimana tidak? semula yang kubayangkan kekhawatiran dimarahi oleh orangtua, ternyata mendapatkan setidaknya respon positif tentang jalan-jalan kami.
Tentu, saya tidak mengajak mereka jalan bukan hanya sekedar jalan. Tapi juga ada unsur edukasinya juga. Yaa, anggap saja jalan-jalan berfaedah. Hanya untuk mengamati alam, mengamati lingkungan sekitar, dan sebagainya. Saya ingin menanamkan jangkar ingatan pada mereka.
Sebelumnya, saya merancang aktivitas ini agar bisa menyenangkan saya maupun anak-anak. Tidak terlalu merepotkan, tetapi anak-anak masih ada dalam jangkauan. Masih memenuhi instruksi dan tugas-tugasnya. Saya membayangkan kelas kami seperti kelas Profesor Agasha bersama Conan dan detektif cilik.
Mereka yang jarang terpapar buku, sebaiknya kukenalkan ke tempat-tempat dimana banyak buku. Seperti yang kita ketahui, bahwa mereka kesulitan akses, bukan tidak memiliki biaya. Bahkan, sekolah kami pun belum memiliki perpustakaan yang memadai untuk murid bahkan untuk guru-gurunya.
Sekedar bermain dan jalan mengajarkan mereka berbagai banyak hal. Begitupun untuk gurunya. Seperti menaati norma sosial, perilaku di ranah publik, agar menjadi masyarakat yang sopan, dan banyak sekali pelajaran dari "sekedar" jalan-jalan. Hanya saja, bagaimana kita mengelola perjalanan itu.
Mengajarkan Journaling? Boleh juga..
Di malam yang syahdu, 5 Maret 2023
1 note
·
View note